Jangan Buang Nasi Basi, Baik untuk Formula Alami Hand Sanitizer


Ahad, 29 November 2020 - 20:43:44 WIB
Jangan Buang Nasi Basi, Baik  untuk Formula Alami Hand Sanitizer Nasi basi (jempolindo)

SAINS,HARIANHALUAN.COM-Formula hand sanitizer alami berbahan dasar limbah nasi, diciptakan Lima Mahasiswa Fakultas Vokasi Universitas Airlangga menciptakan.

Lima mahasiswa yang berasal dari Prodi D3 Teknologi Laboratorium Medis ini terdiri atas Yasmin Auliya Hylmi, Annisa Maulidya, Ajeng Dilla Lestari, Hilda Rachmania Panglipurning dan Silvia Eka Kurniawati.

Baca Juga : Wah! Ilmuwan Temukan Tokek yang Bisa Menyala dalam Gelap

“Kami berhasil menciptakan formula bioetanol dari nasi basi dengan penambahan ekstrak daun kemangi yang berpotensi sebagai inovasi hand sanitizer alami,” kata Yasmin Auliya Hylmi, Ketua Tim Mahasiswa, Senin (23/11).

Ia melanjutkan, kandungan formula bioetanol dari nasi basi dengan penambahan ekstrak daun kemangi itu efektif membunuh berbagai mikroba. Seperti bakteri dan jamur termasuk coronaviruses.

Baca Juga : Wah! Ada Temuan Fosil Dinosaurus Terbesar di Dunia, Usianya 98 Juta Tahun

Selain itu, katanya, formula buatan mahasisa Universitas Airlangga tersebut memiliki sejumlah keunggulan. Pertama, tidak mengandung metanol. Sehingga tidak menimbulkan efek toksisitas. Selanjutnya, bahan dasar yang digunakan alami. Formula tersebut juga murah. Pasalnya, hand sanitizer ini berbahan dasar limbah. Meskipun dari limbah, formula tersebut efisien digunakan.

Selanjutnya, kandungan itu tidak hanya berperan sebagai antibakteri, tetapi juga sebagai anti virus dan anti fungi.

Baca Juga : Wah! Ada Planet Misterius Ditemukan, Punya Tiga Matahari

“Kami menggunakan metode destilasi bertingkat serta peragian untuk mendapatkan kadar bioetanol dari limbah nasi. Takarannya sesuai dengan kadar efektif hand sanitizer, yakni sekitar 60 hingga 80 persen,” jelasnya.

Sementara itu, ekstraksi daun kemangi dilakukan menggunakan metode maserasi. Pelarut dengan tingkat kepolaran tertentu digunakan agar mendapatkan ekstrak yang diharapkan. Finalisasi uji fitokimia juga telah dilakukan.

Baca Juga : Elon Musk Dikritik Usai Ngetweet Lowongan Kerja di Mars

Yasmin menambahkan, ide memanfaatkan limbah nasi itu muncul lantaran tidak sedikit nasi yang terbuang secara cuma-cuma dari warung makan. Selain itu, fasilitas cuci tangan di era pandemi masih minim.

“Kami mencoba menggabungkan beberapa masalah tersebut untuk mendapatkan satu solusi yang kami harap efektif sebagai penyelesaian,” ujar mahasiswa Universitas Arilangga ini .

Gagasan yang tercipta itu diikutsertakan dalam Olimpiade Vokasi Indonesia (OLIVIA) 2020. Setelah melalui persaingan yang cukup ketat, Yasmin dan timnya berhasil membawa pulang Juara LKTI Sub Kategori Saintek Inovasi Bioekonomi. (*)

Editor : Dodi

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
Logo Bawah
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing, Jalan Hamka Padang, Sumbar
Email: [email protected]