Update Kasus Covid-19 di Dharmasraya 30 November: Tambah 7 Positif Baru, Total Mencapai 343 Orang


Senin, 30 November 2020 - 14:18:28 WIB
Update Kasus Covid-19 di Dharmasraya 30 November: Tambah 7 Positif Baru, Total Mencapai 343 Orang Ilustrasi

DHARMASRAYA, HARIANHALUAN.COM - Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Kabupaten Dharmasraya, Sumatera Barat, kembali menginformasikan penambahan jumlah kasus masyarakat positif terpapar virus tersebut sebanyak tujuh orang, Senin (30/11). 

Perwakilan juru bicara satuan gugus tugas tersebut, Apriati Tri W, di Dharmasraya, mengatakan tujuh kasus terbaru itu masing-masing tercatat sebagai Pasien 337 atas nama Tn Y (45), pekerjaan swasta yang terdeteksi memiliki penyakit bawaan Hipertensi asal Kecamatan Pulau Punjung, Pasien 338 atas nama Ny ST (41), seorang PNS pada Dinas Kesehatan setempat yang memiliki penyakit bawaan Asma asal Kecamatan Pulau Punjung.

"Kemudian Pasien 339 atas nama Nn FKR (1), bocah kecil asal yang terpapar dari riwayat Kontak Erat asal Kecamatan Padang Laweh, " Urainya. 

Selanjutnya, Pasien 340 atas nama Tn S (35), pekerjaan swasta asal Kecamatan Padang Laweh yang terpapar dari riwayat Kontak Erat, Pasien 341 atas nama Nn NLF (20), seorang Tenaga Harian Lepas pada Kantor Sekretariat Baznas setempat yang juga pasien berstatus riwayat Kontak Erat asal Kecamatan Pulau Punjung. 

Berikutnya Pasien 342 atas nama Tn AJ (33), juga tercatat sebagai seorang Tenaga Harian Lepas pada Kantor Sekretariat Baznas setempat yang juga pasien berstatus riwayat Kontak Erat asal Kecamatan Sitiung dan Pasien 343 atas nama Ny BRP (25), Mahasiswi asal Kecamatan Pulau Punjung.

Dengan penambahan kasus tersebut, pihaknya kembali memperbaharui data penanganan dengan rincian jumlah kasus konfirmasi positif menjadi 343 orang dan 259 orang diantaranya sudah dinyatakan sembuh. 

Untuk pemantauan terhadap pelaku perjalanan hingga hari ini sudah mencapai sebanyak 11.220 jiwa dan 449 diantaranya masih dalam proses dan 10.771 jiwa sudah selesai dipantau.

"Untuk kasus suspek yang masih ditangani sebanyak 17 kasus dengan total suspek akumulatif sebanyak 637 kasus dan 606 diantaranya sudah selesai pemantauan, " ulasnya. 

Pihaknya mengimbau, dengan masih terjadinya penambahan jumlah masyarakat terpapar virus Covid-19 maka diminta kepada seluruh lapisan masyarakat agar senantiasa meningkatkan kewaspadaan dan kedisiplinan untuk menerapkan standar adaptasi kebiasaan baru yakni memakai masker, mencuci tangan dan menjaga jarak. 

Standar tersebut, jelasnya, sudah diterbitkan dalam bentuk peraturan daerah provinsi Sumatera Barat tentang Adaptasi Kenormalan Baru, tegas diatur salah satunya tentang penggunaan masker bagi setiap individu selama berada  di luar rumah dan tempat keramaian, menyediakan sarana mencuci tangan dan lain sebagainya. 

"Bagi yang kedapatan melanggar maka akan dikenakan sanksi berupa denda hingga kurungan serta penutupan sementara bagi tempat-tempat umum seperti pertokoan, kedai, cafe dan warung yang tidak menyediakan fasilitas cuci tangan atau hand sanitizer akan dikenakan sanksi denda hingga penutupan sementara tempat usahanya, " tutupnya. (*)

Reporter : Rully Firmansyah | Editor : Rahma Nurjana

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
Logo Bawah
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing, Jalan Hamka Padang, Sumbar
Email: [email protected]