Kapolda Sumbar Buka Pelatihan Peningkatan Kemampuan bagi Penyidik


Senin, 30 November 2020 - 18:28:46 WIB
Kapolda Sumbar Buka Pelatihan Peningkatan Kemampuan bagi Penyidik Pelatihan penyidik di Polda Sumbar.

PADANG, HARIANHALUAN.COM - Kapolda Sumatera Barat Irjen Pol Toni Harmanto pagi tadi membuka pelatihan peningkatan kemampuan bagi Penyidik dan Penyidik Pembantu Ditresnarkoba dan Ditreskrimsus Polda Sumbar dan jajaran, Senin (30/11/2020).

Pelatihan yang berlangsung di gedung Sabhara Polda Sumbar ini dihadiri oleh Wakapolda Sumbar Brigjen Pol Edi Mardianto, pejabat utama Polda Sumbar, BNNP Sumbar, penyidik dari Dittipidkor Bareskrim Polri, Kepala PPATK, Kepala BPOM, Kasat Reskrim dan Kasat Narkoba sejajaran Polda Sumbar.

Baca Juga : Ketua MUI Sumbar Buya Gusrizal Gazahar Diteror

Dalam sambutannya, Kapolda menyampaikan bahwa organized and Transnational Crime merupakan jenis kejahatan yang sangat mempengaruhi kehidupan berbangsa, bernegara dan hajat hidup orang banyak. Kekayaan alam dan sumber daya manusia dieksploitasi dengan cara yang ilegal, yang tergambar dari pengungkapan kasus-kasus ilegal mining, ilegal loging, BBM ilegal dan penyalahgunaan serta peredaran narkoba yang dilaksanakan secara masif di setiap kantor kepolisian.

"Kejahatan jenis ini menjadi trend bagi masyarakat dari kalangan bawah sampai kalangan atas, mengingat keuntungan pribadi yang sangat menjanjikan. Ditreskrimsus punya domain dalam penindakan tindak pidana khusus dan Ditresnarkoba memiliki otoritas pencegahan dan penindakan peredaran dan penyalahgunaan narkoba," sebut Kapolda

Baca Juga : Update Perkembangan Zonasi Covid-19 di Sumbar, Kuning 14 dan Orange 5 Bagian

Kedua tugas pokok ini memiliki persamaan yang bersifat teknis yang diatur dalam regulasi kepolisian, diharapkan melalui pelatihan ini seluruh penyidik dan penyidik pembantu, memiliki komitmen yang kuat untuk mempertahankan integritasnya dalam penegakan hukum. Selain itu, pemeliharaan integritas tentunya juga harus didukung dengan pengetahuan, keterampilan dan perilaku yang baik dari penyidik. 

"Sehingga diharapkan output yang dihasilkan sesuai dengan target dan outcame yang diperoleh berhasil menurunkan keluhan dan klaim dari masyarakat," jelasnya.

Baca Juga : Tanggapi Aspirasi Masyarakat Padang Alai, Leonardy Harmainy Sarankan Nagari Miliki Bumnag

Untuk menghadapi perkembangan kejahatan organized and transnational crime, Polri dalam hal ini Bareskrim Polri, tidak dapat bekerja sendiri, perlunya sharing dan asistensi ke wilayah guna menyerap permasalahan dan hambatan yang terjadi di wilayah.

"Kemudian, memberikan solusi yang tepat sesuai mekanisme yang telah diatur, prestasi kerja dari wilayah akan menjadi indikator keberhasilan dalam melaksanakan tugas pokok kepolisian di tingkat Polda," tutur Irjen Pol Toni Harmanto.

Baca Juga : Positif Corona di Sumbar Bertambah 84 Orang dan Sembuh 51 Kasus

Dari gambaran tersebut, perlu adanya kerjasama dalam memberantas kejahatan organized and transnational crime yang dimulai dengan asistensi dari pembina fungsi teknis reserse guna meningkatkan kapabilitas dan kualitas penyelidik dan penyidik di seluruh wilayah Indonesia selaku pimpinan Polda Sumbar.

"Saya mengucapkan terima kasih kepada jajaran Reserse Kriminal Khusus dan Narkoba Polda Sumbar yang telah memberikan kontibusi kepada negara selama ini, sekaligus saya mengharap semoga dengan pelatihan peningkatan kemampuan bagi penyidik/penyidik pembantu ini agar lebih meningkatkan kualitas dan mengoptimalkan pengungkapan kejahatan organized and transnational crime," tutupnya. (*)

Reporter : Agoes Embun | Editor : Agoes Embun
TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
Logo Bawah
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing, Jalan Hamka Padang, Sumbar
Email: [email protected]