Luhut Ingatkan Agar Tak Ada Lagi Kerumunan dengan Alasan Apapun


Senin, 30 November 2020 - 23:21:41 WIB
Luhut Ingatkan Agar Tak Ada Lagi Kerumunan dengan Alasan Apapun Menko Kemaritiman dan Investasi Luhut B. Pandjaitan

HARIANHALUAN.COM - Angka kasus baru Covid-19 di DKI Jakarta, Jawa Tengah dan Bali terus meningkat signifikan. Peningkatan ini terjadi pasca libur panjang tanggal 28 Oktober sampai 1 November 2020.

Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan pun meminta para kepala daerah untuk tidak mengizinkan masyarakat mengadakan acara berkumpul dalam jumlah besar. Hal tersebut disampaikan Luhut kepada para kepala daerah, Pangdam dan Kapolda dalam rapat koordinasi penanganan Covid-19 di DKI Jakarta dan Bali.

Baca Juga : Sepekan Usai Divaksin Sinovac, Bupati Ini Positif Covid-19

“Saya ingin kita semua bersepakat jangan ada kerumunan lagi dengan alasan apapun untuk beberapa waktu ke depan," kata Luhut di Jakarta, Senin (30/11).

Luhut juga meminta agar Kementerian Kesehatan melalui Direktorat Jenderal Farmasi dan Alat Kesehatan saling mengecek ketersediaan obat yang ada di daerah. Dia tak ingin ada korban meninggal karena kelalaian petugas medis dalam mengecek persediaan obat.

Baca Juga : Waduh! Menkes Sebut Testing Corona di RI Salah, Maksudnya Gimana?

Selain itu, dia juga meminta agar Kemenkes memastikan kapasitas ICU dan isolasi di RS mencukupi untuk perawatan pasien Covid-19. Khusus untuk wilayah Bali, Luhut meminta agar pemerintah daerah menambah fasilitas isolasi terpusat terutama di Tabanan. Dia ingin Bali mencontoh Wisma Atlet yang menjadi Rumah Sakit darurat untuk penanganan pasien Covid-19.

"Kalau di kabupaten, hotel tidak cukup ya geserlah, yang penting pisahkan secepatnya dari keluarga yang masih sehat,” kata dia.

Baca Juga : PPATK: Penerapan UU Pencucian Uang Butuh Dukungan Hakim

Selain itu, Luhut juga meminta kepada pihak yang berwenang untuk mengevaluasi pelaksanaan Pilkada. Sebab dampak libur panjang pada akhir Oktober berkontribusi terhadap peningkatan kasus terkonfirmasi positif dan angka kematian.

Hasil tersebut menurutnya penting untuk menentukan kebijakan libur panjang akhir tahun. Sebagai informasi di DKI Jakarta, pada periode 28 Oktober - 3 November 2020 terdapat peningkatan kasus baru sebanyak 5.168 kasus baru. Lalu pada periode 25-30 November 2020 di DKI Jakarta terdapat peningkatan sebanyak 8.598 kasus. (*)

Baca Juga : Pakar Hukum: Penuntasan Kasus Tewasnya 6 Laskar FPI Harus Jadi Prioritas 100 Hari Kerja Listyo Sigit

Editor : Heldi Satria

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
Logo Bawah
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing, Jalan Hamka Padang, Sumbar
Email: [email protected]