Viral! Kalimat Adzan Diubah Jadi Ajakan Jihad, Ini Kata PBNU


Selasa, 01 Desember 2020 - 01:18:57 WIB
Viral! Kalimat Adzan Diubah Jadi Ajakan Jihad, Ini Kata PBNU ilustrasi adzan.

PADANG, HARIANHALUAN.COM - Viral video ajakan jihad melalui azan dengan mengubah lafal azan pada umumnya ajak salat. Bacaan azan terdengar berbeda dalam beberapa video yang kini marak tersebar di media sosial dan sejumlah grup WhatsApp. Terlihat sejumlah orang seperti hendak melakukan salat berjamaah. Seorang diantaranya kemudian mengumandangkan azan.

Pada bacaan "Hayya alasshalat" yang artinya mari menunaikan salat, diganti dengan "Hayya alal jihaad" yang artinya mari berjihad. Sejumlah orang yang berada di belakangnya kemudian menjawab secara kompak "Hayya alal jihaad" sambil mengepalkan tangan ke atas. Video berdurasi 30 detik itu viral di grup Whatsapp. Nampak lima pria, satu di antaranya berada di depan dan empat lagi di barisan belakang. Pria yang di depan mengumandanhkan azan seperti layaknya akan menunaikan salat.

Baca Juga : Musim Kemarau, Ketua BPC HIPMI Pessel Ajak Petani Walet Jaga Kelembaban RBW

“Dalam negara bangsa yang telah merdeka seperti Indonesia, jihad harus dimaknai sebagai upaya sungguh-sungguh dari segenap komponen bangsa untuk mewujudkan cita-cita nasional,” kata Ketua Pengurus Tanfidziyah Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) Robikin Emhas, Senin 30 November 2020.

“Apa itu? Mewujudkan perdamaian dunia, mencerdaskan kehidupan bangsa, memakmurkan ekonomi warga serta menciptakan tata kehidupan yang adil dan beradab,” ucapnya Staf Khusus Wakil Presiden KH Maruf Amin ini.

Baca Juga : Brian Putra Bastara akan Buat Rekor MURI untuk HIPMI Sumbar

Oleh karena itu, lanjutnya, di tengah kehidupan yang plural seperti di Indonesia ini, kita harus memperkuat toleransi dan saling menghargai baik sesama maupun antar pemeluk suatu agama, etnis, budaya, dan lain lain. “Mari kita kokohkan persatuan dan kesatuan. Kita perkuat persaudaraan sesama warga bangsa dan persaudaraan kemanusiaan sebagai sesama keturunan anak cucu Nabi Adam AS.

“Jangan terpengaruh hasutan, apalagi terprovokasi. Agama jelas melarang keterpecah-belahan dan menyuruh kita bersatu dan mewujudkan perdamaian di tengah kehidupan masyarakat,” kata Robikin Emhas.  (*)

Baca Juga : Ini Kiat Menciptakan Entrepreneur Milenial dari Audy Joinaldy

Editor : Agoes Embun | Sumber : Pikiran Rakyat
TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
Logo Bawah
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing, Jalan Hamka Padang, Sumbar
Email: [email protected]