Serapan Tenaga Kerja Industri Menurun di Masa Pandemi Covid-19


Selasa, 01 Desember 2020 - 09:36:26 WIB
Serapan Tenaga Kerja Industri Menurun di Masa Pandemi Covid-19 Inpektur Jenderal Kementerian Perindustruan (Kemenperin) RI, Arus Gunawan dalam acara pelaksanaan Wisuda Politeknik ATI Padang ke-40.

PADANG, HARIANHALUAN.COM - Dalam pelaksanaan pendidikan vokasi serapan tenaga kerja didunia industri atau kerja pada tahun 2020 menurun bila dibandingkan tahun 2019. Hal ini karena pandemi virus Corona atau Covid-19 maka perlu dilakukan berbagai langkah-langkah.

Hal itu disampaikan Inpektur Jenderal Kementerian Perindustruan (Kemenperin) RI, Arus Gunawan dalam acara pelaksanaan Wisuda Politeknik ATI Padang ke-40, dilansir dari kanal Youtube Politeknik ATI Padang, Selasa (1/12/2020).

Baca Juga : Mendikbud: Pelaksanaan Asesmen Nasional Diundur Jadi September 2021

"Kami sampaikan juga pada penurunan ini dapat mempengaruhi sektor-sektor kerja, dan teknologi. Untuk itu mahasiswa disarankan terlibat dalam inkubator bisnis sehingga bisa menjadi wirausahawan baru," kata Arus.

Arus menegaskan, bahwa lulusan yang belum diterima bekerja selalu dipantau. Untuk ke depan lulusan harus bisa bersaing di pasar global, karena manusia hanya bisa cukup dan berhenti ketika melalui suatu titik berbagai hal yang belum menjadi kekuatan, untuk bersaing harus ditingkatkan.

Baca Juga : Beri Klarifikasi soal Siswi Non-Muslim Diminta Pakai Jilbab, Kepsek SMK 2 Padang: Kami Tidak Pernah Memaksa

"Hal-hal soft skill seperti penguasaan bahasa asing, kemampuan berpikir kritis, analisis, inovasi, kepemimpinan, kerja tim harus dimiliki dan perlu ditingkat dimasa depan," tekan Arus.

Menurut Arus, soft skill yang banyak dibutuhkan di dunia kerja perlu ditingkatkan atau dibiasakan didalam institusi pendidikan baik ketika mahasiswa belajar maupun ikut berorganisasi.

Baca Juga : Jangan Lupa! Politeknik Negeri Padang Gelar Sosialisasi SNMPN Senin Depan

Arus mengatakan, beberapa instrumen telah disiapkan untuk mendorong stitusi impor. Diantaranya, diterapkan berbagai tarif, tata niaga impor. Dalam pelaksanaannya diperlukan dukungan dari Kementerian dan Lembag terkait.

"Pengembangan industri yang berkualitas memerlukan SDM yang handal dengan kompetensi dibidang industri, serta meningkatkan teknologi diperlukan untuk produktifitas dan daya saing," kata Arus.

Baca Juga : Surni Yanti: Lulusan Bahasa Inggris Politeknik Negeri Padang Dibutuhkan di Hotel

Maka dari itu, kata Arus, Kementerian Perindustrian telah menyiapkan langkah-langkah strategi dalam rangka membangunan sumber daya manusia dibidang industri yang kompeten melalui enam program prioritas, tenaga kerja serta iklim di dunia pendidikan perlu dibuat dan disupport agar soft skill bisa terarah.

Arus merinci, yang pertama adalah pengembangan pendidikan vokasi melalui dual system. Kedua, pembangunan Politeknik atau akademi, komunitas di kawasan atau wilayah WBBI. Ketiga, pengembangan link and match untuk SMK dan Indusri.

Keempat, program diklat 3 in 1. Kelima, pembangunan insfrastruktur dan kompetensi tenaga kerja industri. Terakhir keenam adalah pembangunan pusat inovasi dan pengembangan SDM industri 4.0. (*)

Reporter : Milna Miana | Editor : Milna Miana

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
Logo Bawah
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing, Jalan Hamka Padang, Sumbar
Email: [email protected]