Menyedihkan, Sungai Siak Merana Jadi Tempat Pembuangan Sampah


Selasa, 01 Desember 2020 - 10:19:44 WIB
Menyedihkan, Sungai Siak Merana Jadi Tempat Pembuangan Sampah Senja di sungai Siak (Fb.BroSis Pekanbaru)

PEKANBARU, HARIANHALUAN.COM-Kebersihan aliran Sungai Siak semangkin memprihatinkan. Banyak sampah dibuang di aliran anak-anak sungai yang bermuara ke sungai terpanjang di Riau ini.

Aspirasi itu terungkap saat  Wakil Ketua DPRD Kota Pekanbaru Ginda Burnama turun ke Kecamatan Payung Sekaki dan Kecamatan Senapelan guna menjemput aspirasi dari masyarakat, Senin (30/11/2020). 

Baca Juga : Jumat, Tiga Kepala Daerah Terpilih Dilantik Gubernur

Ada banyak hal yang diadukan masyarakat dalam kesempatan itu, mulai dari kondisi jalan yang kurang bagus, permasalahan drainase hingga masalah kebersihan.

Namun ada suatu hal yang sangat penting untuk diperjuangkan oleh Wakil Ketua DPRD Kota Pekanbaru itu, yakni mengenai kebersihan Sungai Siak.

Baca Juga : Riau Kebut Produksi Beras Hingga Capai Taget 331.237 Ton

Hal itu disampaikan oleh Ketua Forum Masyarakat Peduli Batang Siak Herman, Minggu (29/11) yang mana selama keberadaan forum ini belum pernah mendapat bantuan secara penuh oleh Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru.

Diceritakannya, saat ini kondisi Sungai Siak sangatlah tidak baik, banyak sampah yang mengalir di sepanjang sungai, dan itu berasal dari parit yang bermuara ke Sungai Siak.

Baca Juga : Alhamdulillah, 27.325 Pasien Covid-19 Sembuh di Riau

“Dulu sudah pernah kami coba mengajukan lamaran ke Dinas PU, namun Alhamdulillah sampai sekarang belum ada jawaban. Jadi, kami bekerja seadanya,” kata Herman.

Empat tahun keberadaan forum itu yang dikepalai olehnya, hanya mendapat beberapa unit perahu. “Perahu ada, tapi tanpa mesin,” jelasnya.

Baca Juga : Menunggak, Listrik ke Kantor Dikbud dan Museum Diputus PLN

Dia berharap, dalam reses kali ini apa yang disampaikannya dapat diperjuangkan oleh Ginda Burnama di tahun selanjutnya.

Dihadapan Ginda, Herman meyakinkan jika apa yang diperlukan oleh Forum Masyarakat Peduli Batang Siak terpenuhi dalam jangka tiga bulan permasalahan sampah sudah teratasi.

“Dalam jangka waktu tiga bulan saja, saya yang jamin akan bersih. Disini, kami sudah menyiapkan bagaimana cara mengatasi permasalahan sampah di Sungai Siak,” tambah Herman meyakinkan Ginda.

Dengan apa yang terjadi di Sungai Siak saat ini, Herman sangat sedih, sebab Sungai yang juga menjadi ikon Kota Pekanbaru tak terurus. “Saya jujur, sedih jika melihat kondisi Sungai Siak ini,” tegasnya.

Menanggapi akan hal itu, Wakil Ketua DPRD Kota Pekanbaru Ginda Burnama bertekad akan memperjuangkan apa yang disampaikan itu.

“Nanti, bersama dengan rekan lainnya apa yang bapak sampaikan akan kami perjuangkan kembali,” jawab Ginda.

Sebab, menelaah apa yang disampaikan Herman, tidak semudah dibayangkan, semua hal-hal mengenai itu tentu melalui proses dan aturan.

“Itu menjadi hal yang akan saya perjuangkan, bagaimananya tentu ada hal yang perlu dimasukkan mulai dari hulu hingga ke hilirnya,” ucapnya.

Sementara aspirasi diperjuangkan, Ginda meminta keberadaan Forum Masyarakat Peduli Batang Siak untuk tetap bekerja sambil menunggu apa yang diinginkan terealisasi. (*)

Editor : Dodi | Sumber : Haluanriau.co (Haluan Media Grup)
TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
Logo Bawah
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing, Jalan Hamka Padang, Sumbar
Email: [email protected]