Sikat LGBT di Sumbar, Mulyadi-Ali Mukhni Akan Perkuat Peran Alim Ulama


Selasa, 01 Desember 2020 - 17:40:17 WIB
Sikat LGBT di Sumbar, Mulyadi-Ali Mukhni Akan Perkuat Peran Alim Ulama Mulyadi

HARIANHALUAN.COM - Calon Gubernur dan Wakil Gubernur Sumatera Barat (Sumbar) nomor urut 1 Mulyadi-Ali Mukhni ingin memperkuat peran dari tokoh agama atau alim ulama di tengah masyarakat. Hal itu sebagai salah satu upaya dalam menekan kenakalan remaja yang begitu marak pada akhir-akhir ini.

Sebagai calon gubernur, Mulyadi menyebut khawatir dengan perkembangan generasi muda yang terjerumus kepada pergaulan bebas yang tidak sesuai dengan agama dan budaya masyarakat Sumbar yang dikenal agamis. Salah satu yang mengusik menurut dia adalah adanya generasi muda yang terjerat LGBT yang mengejutkan semua pihak di Ranah Minang.

"Tidak pernah terbayangkan oleh kita bahwa anak-anak kita, generasi penerus, dan masyarakat kita ada yang terjerat LGBT. Ini budaya luar yang wajib kita saring, ini tidak sesuai dengan agama dan budaya kita sebagai orang Minangkabau," kata Mulyadi.

Kondisi tersebut kata dia tidak bisa dibiarkan. Harus ada tindak lanjut dari pencegahan dan membersihkan budaya luar tersebut. Menurut Mulyadi pemerintah harus mengambil komando tersebut, memastikan tidak ada lagi LGBT di Sumbar.

Dia menyampaikan, salah satu caranya ialah melalui pendekatan agama. Mengingatkan kembali bahwa budaya seperti LGBT tidak sesuai dengan agama. Yang harus dirangkul adalah pemuka agama atau alim ulama.

Anggota DPR RI tiga periode tersebut mengatakan, pemerintah tidak bisa berjalan sendiri. Harus mampu bersinergi dengan semua pihak terutama yang punya kekuatan di tengah masyarakat Sumbar; alim ulama, niniak mamak, cadiak pandai.

"Pemerintah kedepan harus kolaboratif karena tidak semua persoalan bisa diatasi oleh pemerintah. Makanya kita harus melibatkan alim ulama untuk mengatasinya. Alim ulama menjadi garda terdepan menanamkan nilai-nilai agama, dan itu telah teruji," jelasnya.

Sebagai bentuk penghormatan, Mulyadi-Ali Mukhni telah mempersiapkan tunjangan kehormatan bagi pemuka agama, ustaz serta marbut masjid. Serta memotivasi anak-anak muda dengan memberikan beasiswa bagi hafiz/hafizah, santri dan guru pesantren.

Mulyadi menuturkan, pemerintahan yang sukses adalah pemerintahan yang mampu mendelegasikan tugasnya ke berbagai kekuatan di tengah masyarakat. Bukan semua harus dilakukan pendekatan pemerintahan, termasuk memberantas LGBT di Sumbar. (*)

Editor : Heldi Satria

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
Logo Bawah
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing, Jalan Hamka Padang, Sumbar
Email: [email protected]