Tingkatkan Pelayanan Pada Nasabah, Bank Nagari Relokasi Kantor Cabang Sawahlunto


Selasa, 01 Desember 2020 - 19:31:32 WIB
Tingkatkan Pelayanan Pada Nasabah, Bank Nagari Relokasi Kantor Cabang Sawahlunto Direktur Utama Bank Nagari, Muhamad Irsyad bersama Wali Kota Sawahlunto Deri Asta, Wakil Wali Kota Sawahlunto Zohirin Sayuti dan undangan lainnya, meninjau ruangan pelayanan Bank Nagari Cabang Sawahlunto saat Soft Opening Kantor Bank Nagari Cabang Sawahlunto, Selasa (1/12). Operasional di gedung baru ini akan dimaksimalkan begitu izin operasional dari OJK terbit.  IST

SAWAHLUNTO, HARIANHALUAN.COM - Kabar baik bagi nasabah Bank Nagari Cabang Sawahlunto. Bank Nagari sebelumnya berkantor di lantai 2 Pasar Remaja, akan pindah ke pertokoan Pasar Remaja Blok B. Dengan relokasi kantor tersebut, diharapkan memberikan kenyamanan bagi nasabah. Sekaligus dapat meningkatkan pelayanan kepada nasabah dan masyarakat.

"Kami turut bersyukur atas dukungan dan kerja sama yang diberikan Pemko Sawahlunto. Di mana tahun ini, Wali Kota Sawahlunto melalui Disperindagkop memberikan izin untuk pindah kantor dengan menyediakan lokasi kantor yang lebih luas di pertokoan Pasar Remaja Blok B," kata Direktur Utama Bank Nagari, Muhamad Irsyad saat Soft Opening Kantor Bank Nagari Cabang Sawahlunto, Selasa (1/12), yang bertepatan dengan HUT Sawahlunto.

Pada acara yang juga dihadiri Wali Kota Sawahlunto Deri Asta, Wakil Wali Kota Sawahlunto Zohirin Sayuti, Forkopimda dan stake holders terkait tersebut, Muhamad Irsyad menyebutkan, hingga kini pihaknya masih menanti izin dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK) untuk operasional bank. "Mudah-mudahan, secepatnya izin operasional terbit. Dan Bank Nagari Cabang Sawahlunto lebih maksimal melayani nasabah dan masyarakat," ucapnya.

Untuk diketahui, aset Bank Nagari Cabang Sawahlunto hingga posisi Oktober 2020 tercatat Rp 415,273 miliar, kredit tersalurkan Rp 404,297 miliar,  dana pihak ketiga Rp300,547 miliar dan laba Rp 15,075 miliar.

Layanan Digital

Irsyad pada kesempatan itu juga menjelaskan perkembangan Bank Nagari di tengah pandemi Covid-19. Bank Nagari tetap terkendali dalam penanganan Covid-19. Pihaknya melakukan uji swab kepada 2.000 karyawan baik di Sumbar, Jakarta, Pekanbaru dan Bandung. Pihaknya juga tetap memberikan semangat, asupan gizi, vitamin dan sebagainya.

"Bahkan kami sudah bekerja sama dengan Laboratorium Diagnostik dan Riset Penyakit Infeksi FK Unand pimpinan Dr dr Andani Eka Putra MSc. Serta didukung oleh Gubernur Sumbar. Karena ini merupakan institusi keuangan, kami berterima kasih. Pasalnya, kami berperan terhadap transaksi keuangan, pembayaran dilakukan pemerintah kepada pihak ketiga. Dan juga keluar masuk uang ke Sumbar. Kami mendapatkan perhatian cukup bagus. Mudah-mudahan ini berdampak positif juga bagi perkembangan ekonomi Sumbar," tutur Irsyad yang saat itu didampingi Pemimpin Divisi Sekretaris Perusahaan Idrianis.

Irsyad mengungkapkan layanan digital membantu nasabah dalam mengakses layanan Bank Nagari. Buktinya, terjadi kenaikan 40 persen lebih nasabah yang mengakses layanan digital Bank Nagari  dibanding tahun sebelumnya.

"Tentu akses-akses yang dikehendaki masyarakat, bisa kita layani. Transaksi-transaksi yang terjadi tetap dilayani sebagaimana mestinya," ungkapnya.

Dari sisi perkreditan, sebut Irsyad, sebagai bank daerah, kewajiban Bank Nagari memberikan kontribusi pertumbuhan ekonomi kepada masyarakat. "Diakui Bank Nagari tergerus sebagai dampak pandemi. Tapi kami memiliki ketahanan yang cukup dengan memberikan bantalan pada kredit jika terjadi masalah tanpa mengurangi estimasi laba untuk tahun 2020 ini," tutur Irsyad.

Irsyad menyebutkan estimasi laba Bank Nagari sampai Desember 2020 diperkirakan Rp300 miliar. Meski estimasi di angka Rp275 miliar. "Berkat kerja sama pimpinan cabang maupun karyawan, estimasi laba bank kita lebihkan. Kami optimistis. Malahan, kami sudah menambahkan cadangan kerugian bank sesuai regulasi lebih kurang Rp100 miliar. Jadi, ditotalkan tanpa dicadangkan Rp400 miliar. Lebih sedikit dari pada yang diestimasikan jika tidak ada Covid-19. Insya Allah kita memberikan yang terbaik untuk pemegang saham," ucapnya.

Bank Nagari sendiri, sebut Irsyad, memberlakukan restrukturisasi kredit bagi nasabah terdampak. Dan program ini sudah berjalan dengan baik. "Kami pun bekerja sama dengan Pemprov Sumbar dan segera diikuti Pemkab/Pemko pada 2021 yakni program kredit super mikro bersubdisi atau Simamak dengan plafon maksimal Rp 3 juta. Untuk pedagang kecil dan akan membantu mereka serta pelaku usaha terdampak. Pada tahun 2021, akan kami cover mereka melalui penegasan pemerintah daerah. Mereka cukup membayar 2 persen dan sisanya lewat APBD. Ini salah satu kegiatan recovery ekonomi lewat perbankan terkhusus bank daerah. Mudah-mudahan 2021 lebih baik," harapnya.

Irsyad menegaskan Bank Nagari memberikan kemudahan bagi pelaku UMKM. Baik mudah akses, mudah lewat layanan digital, Bank Nagari ada di kabupaten kota. Kemudian persyaratan tidak sulit. "Tak hanya sekadar penyaluran, kami juga melakukan supervisi dengan memberikam edukasi penggunaan kredit dan berkegiatan dalam masa pandemi. Itu peran kita bagaimana memberikan pertumbuhan ekonomi bagi Sumbar," tukasnya. (*) 

Reporter : Atviarni | Editor : Heldi Satria

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
Logo Bawah
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing, Jalan Hamka Padang, Sumbar
Email: [email protected]