Menko PMK Sebut Vaksin Bukan Senjata Pemungkas Menyelesaikan Covid-19  


Rabu, 02 Desember 2020 - 01:25:24 WIB
Menko PMK Sebut Vaksin Bukan Senjata Pemungkas Menyelesaikan Covid-19   Menko PMK: Tetap Patuhi Protokol Kesehatan.

JAKARTA, HARIANHALUAN.COM - Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Muhadjir Effendy mengkhawatirkan bahwa adanya vaksin menjadikan masyarakat lengah dan lalai dalam menjalankan protokol kesehatan.

Dia berujar, kasus Covid-19 yang belakangan meningkat kemungkinan dipengaruhi oleh hal itu.  Karena itu, menurut dia, masyarakat perlu diberikan pemahaman bahwa telah adanya vaksin bukan berarti virus telah bisa dikendalikan.

"Yang penting sekarang menyadarkan kepada masyarakat bahwa yang namanya vaksin itu bukan senjata pemungkas yang betul-betul memungkasi Covid-19 ini," ujar Menko PMK saat menyampaikan pengantar dalam diskusi bertajuk 'Covid-19 dan Tantangan Masa Depan Indonesia', yang diselenggarakan oleh PB HMI secara daring, dilansir dari Kemenko PMK, Rabu (2/12/2020).

Menurut Menko PMK, hal yang terpenting yang perlu dilakukan untuk mencegah virus adalah kepatuhan terhadap protokol kesehatan, yakni menggunakan masker, mencuci tangan, menjaga jarak, dan menghindari kerumunan.

"Sebetulnya yang paling penting kembali kepada semula, yaitu disiplin masyarakat untuk mematuhi protokol kesehatan," ungkapnya.

Salah satu protokol kesehatan yang utama untuk pencegahan penularan virus, kata Muhadjir, adalah menghindari kerumunan di tempat tertutup dalam waktu yang lama. Apabila hal itu bisa dihindari, maka menurut dia, pencegahan penularan Covid-19 akan lebih mudah diatasi.

"Asalkan protokol lainnya juga dipatuhi. Pakai masker, cuci tangan juga," cetusnya.  Mantan Mendikbud ini mengutarakan, apabila berkumpul bersama-sama banyak orang dalam waktu yang lama di ruang tertutup dengan pendingin ruangan (air conditioner/AC) dan banyak yang berbicara, maka kemungkinan micro droplet bertebaran di udara dan terinkubasi dalam ruangan itu. 

"Itu menurut saya justru di situ beberapa kasus terjadi adalah kluster kecil dari pertemuan tertutup yang sembrono yang tidak mau mematuhi protokol kesehatan itu," tandas Menko Muhadjir. (*)

Editor : Milna Miana

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
Logo Bawah
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing, Jalan Hamka Padang, Sumbar
Email: [email protected]