Kasus HIV/AIDS di Sumbar Turun Periode Januari-Oktober 2020


Rabu, 02 Desember 2020 - 04:42:23 WIB
Kasus HIV/AIDS di Sumbar Turun Periode Januari-Oktober 2020 Ilustrasi

PADANG, HARIANHALUAN.COM - Selain berdampak terhadap perekonomian masyarakat, pandemi virus Corona atau Covid-19 ternyata juga berpengaruh positif terhadap perkembangan HIV/AIDS di Sumbar. Pasalnya kasus HIV/AIDS tahun 2020 mengalami penurunan.

Ketua program HIV/AIDS pada Rumah Sakit M.Jamil Padang, dr. Raveinal mengatakan, pengobatan bagi penderita HIV/AIDS tidak dikendorkan, meski di masa pandemi. Sebab mereka butuh obat untuk berjuang agar tetap hidup dalam gerogotan virus mematikan itu.

Baca Juga : Pacu Percepatan Ekonomi Masyarakat, DPM Dharmasraya Upayakan Pembenahan Bumnag

"Layanan tetap jalan seperti biasa. Dalam pemeriksaan rutin, pasien dipastikan menerapkan protokol kesehatan setiap berkunjung ke klinik," ucap dr. Raveinal, kemarin.

dr. Raveinal mencatat, dalam satu bulan, terdapat 300 lebih pengidap HIV/AIDS yang datang untuk berobat Rumah Sakit M. Jamil Padang. Tidak saja dari Padang, mereka juga datang dari kabupaten/kota sekitar.

Baca Juga : Pemkab Agam Bolehkan Upacara Adat dan Pesta, Tapi Harus Sesuai Prokes

Sementara itu, Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinas Kesehatan Sumatera Barat, Linarni Jamil, M.Kes mengungkapkan, penanganan terhadap HIV/AIDS tetap menjadi perhatian. Sebab masih ada kasus baru meski angkanya mengalami penurunan dibanding tahun 2019 lalu.

"Rincinya, ditahun 2019 orang terjangkit HIV 566 kasus, sedangkan pengidap AIDS 298. Sedangkan pada Januari sampai Oktober 2020 kasus HIV sebanyak 332 dan AIDS 126 orang. Dominasi kasus penularan baru yakni dari hubungan lelaki sama lelaki. Kita tetap laksanakan penanganan agar mencapai target zero HIV/AIDS," bebernya.

Baca Juga : Sah! Lewat Sidang Pleno, KPU Tetapkan Andriwarman-Iwan Fikri Sebagai Bupati dan Wakil Bupati Agam

Sebagai bentuk antisipasi, Linarni Jamil menambahkan, penyuluhan bahaya HIV/AIDS juga terus digencarkan ke masyarakat. Namun hal itu tak lagi dilakukan secara tatap muka, melainkan secara virtual, seperti yang diselenggarakan dalam peringatan hari AIDS se dunia, Senin (1/12/2020).

“Penyuluhan dengan menggandeng organisasi penggiat penanggulangan HIV/AIDS dilaksanakn virtual saja. Tidak ada kampanye turun ke jalan seperti tahun lalu karena kali ini kita harus menerapkan protokol kesehatan,” imbuhnya. (*)

Baca Juga : Ada Buaya Bertelur di Lahan Sawit Milik Warga di Tiku

Reporter : Milna Miana | Editor : Milna Miana

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
Logo Bawah
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing, Jalan Hamka Padang, Sumbar
Email: [email protected]