Anda Pakai Kawat Gigi? Waspadai 5 Hal Ini


Rabu, 02 Desember 2020 - 14:51:06 WIB
Anda Pakai Kawat Gigi? Waspadai 5 Hal Ini Ilustrasi

JAKARTA, HARIANHALUAN.COM - Memasang kawat gigi atau behel dapat membantu memperbaiki susunan gigi. Namun, banyak orang melakukan sejumlah kesalahan saat menggunakan behel. Kesalahan saat menggunakan kawat gigi ini dapat merusak kawat atau alat yang digunakan.

Kesalahan ini juga dapat memperlambat perawatan kawat gigi. Hasil dari penggunaan kawat gigi pun bisa tak maksimal. Hindari sejumlah kesalahan ini agar penggunaan kawat gigi bisa memberikan hasil yang optimal.

Berikut 5 kesalahan yang sering dilakukan saat menggunakan kawat gigi:

1. Mengunyah permen karet

Mengunyah permen karet dan makan sejumlah makanan yang bersifat lengket dapat merusak kawat gigi. "Permen karet dapat menyebabkan kerusakan pada behel karena lengket," kata dokter spesialis ortodontis M. Fahrul Rozi dalam webinar Kalbe, beberapa waktu lalu.

2. Menggigit makanan keras

Menggigit makanan yang keras dapat membuat alat lepas dari gigi, sehingga kawat gigi tak lagi bisa bekerja maksimal. Oleh karena itu, hindari makan makanan yang keras atau hancurkan makanan terlebih dahulu sebelum dimasukkan ke dalam mulut.

"Semuanya bisa dimakan, tapi cara makannya harus diperhatikan. Kalau keras, dipecah dulu, dibagi menjadi dua atau tiga. Jangan langsung digigit," kata Fahrul.

3. Kontrol tidak tepat waktu

Penggunaan kawat gigi harus dikontrol secara berkala. Biasanya berkisar setiap 3-4 minggu. Dokter akan memberitahukan jadwal kontrol berikutnya untuk melakukan tindakan pada behel. Namun, banyak orang tidak datang tepat waktu dan menunda pergi ke dokter gigi untuk kontrol, terutama di masa pandemi Covid-19 ini. Padahal, menunda ke dokter gigi dapat memicu pergerakan gigi dan membahayakan.

"Perawatan ortodonti dianggap perawatan emergensi jadi harus dikontrol tepat waktu, karena dikhawatirkan terjadi pergerakan gigi yang tidak dikontrol dan dapat menimbulkan penyakit mulut," ucap Fahrul.

4. Memasang bukan pada ahlinya

Banyak orang memilih memasang behel bukan pada dokter gigi yang ahli. Dokter gigi yang ahli memasang behel adalah dokter gigi spesialis ortodonti. Dokter gigi spesialis ortodonti adalah bidang kedokteran gigi yang mempelajari tentang estetika, posisi gigi, rahang, dan wajah. Memasang kawat di tukang gigi tidak dianjurkan karena dapat membahayakan gigi dan mulut.

5. Tidak membersihkan gigi dengan benar

Banyak pengguna kawat gigi tidak membersihkan gigi dengan baik secara menyeluruh. Gunakan sikat gigi khusus yang dapat menjangkau bagian gigi yang tertutup kawat. Pastikan sela-sela gigi juga ikut bersih. Gigi tidak bersih dapat membuat karang gigi menumpuk dan memicu berbagai penyakit.(*)

Editor : Nova Anggraini

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
Logo Bawah
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing, Jalan Hamka Padang, Sumbar
Email: [email protected]ianhaluan.com