Waduh, Ratusan Anggota KPPS Tolak Rapid Test  Covid-19


Kamis, 03 Desember 2020 - 04:30:40 WIB
Waduh, Ratusan Anggota KPPS Tolak Rapid Test  Covid-19 Ilustrasi. Net

JAKARTA,HARIANHALUAN.COM-Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) berjumlah sedikitnya 270 anggota, menolak mengikuti rapid test  Covid-19.

Anggota KPPS di Kapanewon Karangmojo, Gunungkidul itu  mengaku trauma karena beberapa bulan lalu sudah melakukan karantina mandiri akibat pandemi corona ini.

Salah satu anggota KPPS di Kalurahan Bejiharjo, Karangmojo, Windi Duriwianto mengungkapkan, sebagai syarat untuk bertugas, rapid test memang diwajibkan. Namun dia memilih tidak menjadi anggota KPPS apabila hal tersebut diwajibkan.

"Kejadian beberapa bulan lalu yang membuat sejumlah warga di Kalurahan Bejiharjo harus lockdown karena adanya Covid-19. Saya trauma. Enggak bisa ditawar-tawar lagi biarpun nanti hasilnya dirahasiakan, biarpun nanti selama isolasi dapat bantuan," tuturnya, Rabu (2/12/2020).

Ia mengatakan, sejak awal rekrutmen, dia merasa tidak membaca syarat rapid test menjadi bagian utama untuk menjadi KPPS. Jika kemudian nantinya tetap dipaksa menjalani rapid test, ia akan mengundurkan diri sebagai anggota KPPS. "Kalau dipaksa ya lebih baik saya mundur saja," ucapnya.

Langkah Windi ini juga diamini anggota lainnya sehingga ada 270 anggota KPPS di Kalurahan Bejiharjo yang menolak rapid test.

Sikap ratusan anggota KPPS ini membuat KPU Gunungkidul masih bingung. Hingga saat ini belum ada solusi tekeiat hak tersebut.

"Kami masih konsultasi dengan penolakan rapid test ini," ucap Ketua KPU Gunungkidul Ahmadi Ruslan Hani.

Dia berharap anggota KPPS bisa berubah pikiran sehingga sampai 4 Desember mau melakukan rapid tes di Puskesmas Karangmojo 2.(*)

Editor : Dodi

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
Logo Bawah
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing, Jalan Hamka Padang, Sumbar
Email: [email protected]