Polisi Pastikan Penegakan Hukum Tetap Berjalan Meski Habib Rizieq Minta Maaf


Kamis, 03 Desember 2020 - 07:03:28 WIB
Polisi Pastikan Penegakan Hukum Tetap Berjalan Meski Habib Rizieq Minta Maaf Imam Besar Front Pembela Islam (FPI) Habib Rizieq Shihab

JAKARTA, HARIANHALUAN.COM - Terkait kerumunan yang terjadi di Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten; Petamburan, Tanah Abang, Jakarta Pusat; dan Megamendung, Bogor, Jawa Barat, Imam Besar Front Pembela Islam (FPI) Habib Rizieq Shihab mengutarakan permintaan maaf. 

Dalam Dialog Nasional 100 Ulama dan Tokoh Nasional sebagai acara pengganti Reuni Akbar 212, Habib Rizieq menyampaikan permohonan maaf tersebut. Ia mengakui telah terjadi kerumunan, namun itu di luar kendali dirinya.

“Untuk itu, saya minta maaf kepada semua masyarakat, dalam kerumunan di bandara, di Petamburan, di Tebet, di Megamendung terjadi penumpukan yang memang di luar kendali, ini karena antusiasme umat, yang begitu rindu dan cinta,” ujar Habib Rizieq, Rabu 2 Desember 2020. 

Untaian kata maaf Habib Rizieq ternyata tak menggoyang kepolisian untuk menegakkan hukum. Sebab, proses hukum akan tetap berjalan.

Apalagi, penyidik Keamanan Negara (Kamneg) Ditreskrimum Polda Metro Jaya telah menemukan unsur pidana terkait kerumunan di acara Habib Rizieq di Petamburan, Tanah Abang, Jakarta Pusat. Dalam kasus ini, ditemukan adanya pelanggaran Pasal 93 Undang-Undang Nomor 06/2018 tentang Karantina Kesehatan.

"Silakan saja minta maaf, tapi penyidikan tetap berjalan tentang pelanggaran protokol kesehatan yang terjadi di Petamburan saat akad nikah anak MRS," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Yusri Yunus, Rabu 2 Desember 2020.

Polda Metro Jaya pun terus melakukan pemanggilan terhadap Habib Rizieq. Pada pemanggilan pertama, pada Selasa 1 Desember 2020, dia tak memenuhi panggilan dengan alasan sedang masa pemulihan dan harus beristirahat usai pulang dari rumah sakit.

"Masih beristirahat. Kita tahu bahwa beliau baru saja pulang dari Rumah Sakit Ummi, Bogor setelah beristirahat di sana jadi masih pemulihan," tutur tim kuasa hukum FPI Aziz Yanuar.

Alasan tersebut dianggap kepolisian tidak wajar, karena saat diminta surat keterangan dokter, tim kuasa hukumnya tak memilikinya. Kepolisian pun tak patah arang untuk kembali menghadirkan Habib Rizieq di Polda Metro Jaya.

Petugas kepolisian melayangkan surat pemanggilan dengan langsung mendatangi kediaman Habib Rizieq di Jalan Petamburan III, Tanah Abang, Jakarta Pusat. Meski, sempat diadang dan mendapat penolakan dari simpatisan Habib Rizieq, surat panggilan tersebut diterima pihak keluarga.

Rencananya Habib Rizieq dipanggil untuk menjalani pemeriksaan di Polda Metro Jaya pada Senin 7 Desember 2020. Kepolisian tetap berharap, Habib Rizieq bisa kooperatif untuk menjalani pemeriksaan, namun bila tetap tidak hadir akan dilakukan langkah sesuai dengan undang-undang yang berlaku.

“Nanti penyidik yang akan memutuskan langkah apa yang akan diambil,” ujar Yusri.

Pemanggilan tersebut diamini Wakil Sekretaris Umum Front Pembela Islam (FPI) Aziz Yanuar, bahwa Habib Rizieq kembali dipanggil pada 7 Desember pukul 10.00 WIB. "Surat diterima oleh perwakilan kuasa hukum. Iya (Pemeriksaan) hari Senin, pukul 10.00 WIB," ujar Azis. (*)

Editor : Rahma Nurjana

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
Logo Bawah
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing, Jalan Hamka Padang, Sumbar
Email: [email protected]