Update Penanganan COVID-19 Dharmasraya: 11 Positif, Satu Orang Sembuh dan Satu Orang Meninggal Dunia


Kamis, 03 Desember 2020 - 14:08:55 WIB
Update Penanganan COVID-19 Dharmasraya: 11 Positif, Satu Orang Sembuh dan Satu Orang Meninggal Dunia Ilustrasi

DHARMASRAYA, HARIANHALUAN.COM - Satuan Gugus Tugas Penanganan COVID-19 Kabupaten Dharmasraya, Sumatera Barat, mengkonfirmasi penambahan data kasus masyarakat positif terpapar virus pandemi COVID-19 sebanyak 11 orang, Kamis (03/12). 

"Pada kesempatan ini juga diperbaharui data pasien yang dinyatakan meninggal dunia pada Rabu (02/12) yakni Pasien 354 atas nama Ny F (57), seorang PNS asal Kecamatan Pulau Punjung," Ungkap perwakilan juru bicara satuan gugus tugas tersebut, Apriati Tri W, di Dharmasraya.

Ia mengatakan, untuk sebelas kasus positif masing-masing tercatat atas nama Pasien 345 atas nama Tn RD (33), pekerjaan swasta asal Kecamatan Pulau Punjung, Pasien 346 atas nama Tn RSG (17), seorang pelajar asal Kecamatan IX Koto dan Pasien 347 atas nama Ny AD (25), seorang pegawai Bank Mandiri asal Kecamatan Koto Besar.

Selanjutnya, Pasien 348 atas nama Tn GP (25), seorang pegawai Bank Mandiri asal Kecamatan Koto Besar, Pasien 349 atas nama Ny K (56), seorang Ibu Rumah Tangga asal Kecamatan Koto Baru dan Pasien 350 atas nama Tn DA (64), pekerjaan swasta asal Kecamatan Pulau Punjung.

Berikutnya Pasien 351 atas nama Ny N (54), seorang Ibu Rumah Tangga asal Kecamatan Pulau Punjung, Pasien 352 atas nama Nn. AAS (3), bocah kasus Kontak Erat asal Kecamatan Pulau Punjung, Pasien 353 atas nama Ny LS (24), Ibu Rumah Tangga yang sedang menjalani fase nifas pasca melahirkan pada 01 Desember 2020 asal Kecamatan Padang Laweh, Pasien 355 atas nama Tn PW (47), pekerjaan swasta yang merupakan Pasien Dalam Pengawasan (PDP). 

"Yang terakhir adalah pasien positif asal Kabupaten Tebo Provinsi Jambi atas nama Ny N (61), yang pencatatan kodifikasi kasusnya dilaksanakan oleh satuan gugus tugas di daerah asal," Ulasnya.

Sementara untuk pasien yang sudah dinyatakan sembuh berdasarkan akumulasi hasil uji swab pihak laboratorium, tercatat sebagai Pasien 288 atas nama Nn EF (19) seorang pelajar asal Kecamatan Pulau Punjung.

Dengan terjadinya penambahan pasien positif, pasien meninggal dan pasien yang dinyatakan sembuh tersebut, pada kesempatan tersebut pihaknya kembali memperbaharui data penanganan COVID-19 di daerah itu dengan rincian jumlah kasus positif sudah mencapai angka 355 orang dan 271 orang diantaranya sudah dinyatakan sembuh.

"Untuk pasien positif terpapar yang dinyatakan meninggal dunia berjumlah lima orang dan pasien. Suspek yang dinyatakan meninggal tetap berjumlah sebanyak 13 orang, " Jelasnya. 

Sementara untuk penanganan kasus kontak erat, lanjutnya, hingga saat ini sudah berjumlah sebanyak 4.981 jiwa atau bertambah sebanyak 39 orang dari sebelumnya dan 4.241 jiwa lainnya sudah selesai diproses. 

Untuk data penanganan kasus Suspek COVID-19, tambahnya, berjumlah sebanyak 10 orang dengan jumlah suspek kumulatif berjumlah sebanyak 640 jiwa. 

"Terkait upaya pemantauan terhadap Pelaku Perjalanan hingga saat ini sudah berjumlah sebanyak 11.339 jiwa, 548 orang diantaranya masih dalam proses dan sisanya sebanyak 10.791 jiwa sudah selesai diproses," ungkapnya. 

Pihaknya mengimbau, dengan masih terjadinya penambahan jumlah masyarakat terpapar virus Covid-19 maka diminta kepada seluruh lapisan masyarakat agar senantiasa meningkatkan kewaspadaan dan kedisiplinan untuk menerapkan standar adaptasi kebiasaan baru yakni memakai masker, mencuci tangan dan menjaga jarak. 

Standar tersebut, jelasnya, sudah diterbitkan dalam bentuk peraturan daerah provinsi Sumatera Barat tentang Adaptasi Kenormalan Baru, tegas diatur salah satunya tentang penggunaan masker bagi setiap individu selama berada diluar rumah dan tempat keramaian, menyediakan sarana mencuci tangan dan lain sebagainya. 

"Bagi yang kedapatan melanggar maka akan dikenakan sanksi berupa denda hingga kurungan serta penutupan sementara bagi tempat-tempat umum seperti pertokoan, kedai, cafe dan warung yang tidak menyediakan fasilitas cuci tangan atau hand sanitizer akan dikenakan sanksi denda hingga penutupan sementara tempat usahanya, " tutupnya. (*)

Reporter : Rully Firmansyah | Editor : Heldi Satria

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
Logo Bawah
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing, Jalan Hamka Padang, Sumbar
Email: [email protected]