Divonis 3,5 Bulan Penjara, Satu Terdakwa Moge Pikir-pikir


Kamis, 03 Desember 2020 - 17:13:05 WIB
Divonis 3,5 Bulan Penjara, Satu Terdakwa Moge Pikir-pikir ABH atas nama Bambang mendengarkan putusan majelis hakim, PN Bukittinggi yang menjatuhkan hukuman penjara  3,5 bulan penjara di PN Bukittinggi, Kamis (3/12). YURSIL

BUKITTINGGI, HARIANHALUAN.COM - Majelis hakim Pengadilan Negeri (PN) Bukittinggi menvonis BS (16) anggota Harley Owner Group (HOG) Siliwangi Bandung Chapter dengan hukuman selama 3,5 bulan penjara di Lembaga Pembinaan Khusus (LPK)  Anak Kelas II B di Tanjung Pati, Kab. 50 Kota.

BS Anak Berhadapan dengan Hukum (ABH) divonis terbukti dan meyakinkan bersalah oleh majelis hakim karena terlibat pengeroyokan anggota Intel Kodim 0304 Agam di Simpang Tarok Bukittinggi, Jumat (30/10).

Vonis dibacakan dalam sidang pembacaan putusan oleh majelis hakim yang di ketuai Efendi, SH,  dan hakim anggota Meri Yenti, SH. MH, Melki Salahuddin, SH di Pengadilan Negeri Bukittinggi, Kamis (3/12).

"Menyatakan anak, atas nama Bambang telah terbukti dan meyakinkan bersalah tindak pidana dengan terang terangan dan tenaga bersama melakukan kekerasan terhadap korban yang menyebabkan luka sebagai mana dakwaan. Menjatuhkan pidana selama 3 bulan 15 hari di LPK Anak Tanjung Pati dan dipotong masa tahanan," kata Efendi.

Kemudian majelis hakim menyatakan barang bukti milik BS harus dikembalikan kepada Penuntut Umum yang akan dipergunakan kembali sebagai Barang Bukti untuk perkara Michael Simon dan kawan kawan dalam kasus yang sama 

Sebelumnya, penuntut umum Zulhelda, SH dan Syahreini Agustin, SH menuntut terdakwa selama 6 bulan penjara tanpa menjalani hukuman dengan syarat menjalani pembinaan diluar penjara selama satu tahun.

Sementara yang memberatkan terdakwa karena tindakan terdakwa telah meresahkan masyarakat luas dengan melakukan tindakan kekerasan terhadap aparat negara yang sedang menjalankan tugas. 

Sedangkan yang meringankan terdakwa adalah terdakwa menyesali perbuatannya, terdakwa masih bisa dibina dan terdakwa mengakui perbuatannya, sehingga tidak menyulitkan persidangan. Selain itu, terdakwa masih berstatus pelajar.

Menanggapi vonis majelis hakim tersebut, baik terdakwa maupun Jaksa Penuntut Umum menyatakan pikir pikir. 

Terpisah, Penasehat Hukum terdakwa, Wawan Suryawan usai sidang mengatakan, putusan hakim sangat berat untuk anak. Atas putusan itu dia masih menyatakan pikir pikir. "Terlalu berat hukuman 3 bulan 15 hari itu, bagi anak yang masih sekolah. Untuk itu kami masih pikir pikir dulu," ungkapnya. (*)

 

Reporter : Yursil | Editor : Heldi Satria

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
Logo Bawah
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing, Jalan Hamka Padang, Sumbar
Email: [email protected]