Buntut Komentar Kotor di IG Polresta Padang, Tersangka GN Mengaku Kesal kepada Polisi


Kamis, 03 Desember 2020 - 19:31:43 WIB
Buntut Komentar Kotor di IG Polresta Padang, Tersangka GN Mengaku Kesal kepada Polisi Tersangka GN mengaku kesal kepada Polisi

PADANG, HARIANHALUAN.COM-- Kasus dugaan ujaran kebencian yang dilontarkan pemuda tanggung terus berlanjut. Pasalnya, pemuda berinisial GN (19) itu telah ditetapkan sebagai tersangka oleh pihak Kepolisian Resor Kota (Polresta) Padang, Kamis (3/12/2020).

Dalam penetapan tersangka, GN sebelumnya telah dimintai keterangan terkait pesan kotor yang ditulisnya di kolom komentar dalam postingan video operasi yustisi di Instagram Polresta Padang. 

Baca Juga : Sekitar 16 Sepeda Motor Disita Polisi di Jalanan Pesisir Selatan

Komentar tak pantas yang ditulis tersangka adalah buntut dari rasa kesal dan benci kepada pihak kepolisian, karena ia sering terjaring razia di kawasan GOR H Agus Salim. Tidak hanya di GOR, ternyata tersangka juga pernah terjaring di pinggir jalan karena tidak memakai masker.

Diakui GN, dia ingin pihak kepolisian berlaku adil, tidak hanya menindak orang-orang yang berada di tempat tongkrongan, tetapi diberlakukan juga kepada kegiatan kampanye. "Kepolisian juga melakukan operasi terhadap kegiatan kampanye, apakah memakai masker atau tidak," sebutnya.

Baca Juga : Rugi Rp3,4 Miliar, PT Balairung Diragukan Keberlangsungan Operasionalnya

Lagian, kata dia, saat nongkrong ketika polisi mendatangi lokasi untuk melakukan operasi, kebetulan masker disimpan nya di dalam saku. "Ketika di razia, masker saya simpan di dalam saku dan saya minta maaf kepada petugas kepolisian," tukasnya lagi.

Sementara sebelumnya tersangka telah menjalani pemeriksaan terkait prilaku dugaan ujar kebencian yaitu mengomentari postingan itu dengan kata-kata kotor. Postingan itu berupa video operasi yustisi yang dilaksanakan jajaran Polresta Padang untuk menekan penyebaran covid-19. 

Baca Juga : Mahyeldi: Tugas Tim Penggerak PKK Membantu Kesuksesan Bupati/Walikota

"Tersangka mengaku Kesal kerena sebelumnya pernah terjaring razia dikawasan GOR H Agus Salim beberapa waktu lalu, sehingga berani mengomentari video tersebut dengan kata-kata tak pantas. Sesuai undang-undang ITE pasal 27 dengan ancaman hukuman selama 4 tahun penjara," ujar Kasat Reskrim Polresta Padang, Kompol Rico Fernanda. (*)
 

Reporter : Buliza Rahmat | Editor : Rahma Nurjana
TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
Logo Bawah
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing, Jalan Hamka Padang, Sumbar
Email: [email protected]