Debat Pilkada Sumbar, Mulyadi-Ali Mukhni Komitmen Utamakan Kepentingan Masyarakat


Kamis, 03 Desember 2020 - 19:46:58 WIB
Debat Pilkada Sumbar, Mulyadi-Ali Mukhni Komitmen Utamakan Kepentingan Masyarakat Cagub-Cawagub Sumbar, Mulyadi-Ali Mukhni.

PADANG, HARIANHALUAN.COM - Calon Gubernur dan Wakil Gubernur Sumbar nomor urut 1, Mulyadi-Ali Mukhni (MuAlim) menyampaikan, salah satu permasalahan dalam mewujudkan SDM berakhlak mulia adalah minimnya keteladanan dari aparatur negara. Karena itu kata MulAlim yang paling utama adanya komitmen dari para pemimpin dalam memberikan contoh kepada seluruh aparatur yang ada.

Pertanyaan itu sebagai jawaban yang dilontarkan panelis dalam debat publik putaran kedua antar Pasangan Calon Gubernur dan Wakil Gubernur Sumatera Barat 2020 disiarkan langsung oleh salah satu TV swasta nasional, Kamis (3/12/2020). Debat langsung dipandu oleh moderator, Tysa Novenny.

Baca Juga : Tak Ada Gugatan Hasil Pilkada, KPU Tetapkan Zul Elfian Sebagai Walikota Solok

"Maka dari itu kami Insya Allah akan melepaskan segala kepentingan yang bertentangan dengan kepentingan masyarakat," kata Mulyadi.

Mulyadi juga menyampaikan bahwa pemimpin harus menghindarkan dari konflik kepentingan dalam membangun pelayanan kepada masyarakat sehingga semua bisa terlayani dengan baik oleh pemerintah.

Baca Juga : Sujud Syukur Usai Penetapan oleh KPU Pasbar, Ini Janji Paslon Pemenang Pilkada Pasbar 2020

Lebih lanjut, Mulyadi menekankan pentingnya leadership bagi pemimpin Sumbar dalam membangun birokrasi dan sebagai yang diberi amanah, menurut Mulyadi harus dikontrol secara utuh oleh gubernur.

"Tidak boleh ada ‘conflict of interest’ dan harus memiliki ‘leadership’ yang kuat sebagai pemimpin," kata Cawagub Ali Mukhni menambahkan.

Baca Juga : KPU Pasbar Tetapkan Hamsuardi dan Risnawanto Pemenang Pilkada 2020

Mulyadi-Ali Mukhni berkomitmen memberikan contoh sebagai pemimpin kepada seluruh struktur birokrasi. Dia yakin jika pemimpin telah memegang komitmen dan memberikan keteladanan, struktur di bawah akan mengikuti dan jika tidak harus diberi sanksi.

"Yang paling penting adalah pemimpinnya harus merubah mindset, siap merubah dirinya dan perubahan itu dimulai dari dirinya sendiri," kata Mulyadi. (*)

Baca Juga : Siap-siap! 35 Sengketa Pilkada Mulai Disidangkan di MK pada 26 Januari

Reporter : Milna Miana | Editor : Milna Miana

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
Logo Bawah
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing, Jalan Hamka Padang, Sumbar
Email: [email protected]