Tingkatkan Ekonomi Masyarakat Lunang Silaut, Program Integrasi Pemeliharaan Sapi dengan Perkebunaan Sawit Dioptimalkan


Jumat, 04 Desember 2020 - 17:56:12 WIB
Tingkatkan Ekonomi Masyarakat Lunang Silaut, Program Integrasi Pemeliharaan Sapi dengan Perkebunaan Sawit Dioptimalkan Peternakan sapi di Pesisir Selatan

PESSEL, HARIANHALUAN.COM - Program integrasi pemeliharaan sapi dengan perkebunan sawit di Kecamatan Silaut dan Lunang mesti dioptimalkan untuk meningkatkan ekonomi masyarakat. Hal itu disampaikan Pjs Bupati Pesisir Selatan, Mardi. Dijelaskan, dua kecamatan itu sangat potensial untuk pengembangan sektor peternakan, khususnya sapi karena miliki wilayah yang luas dengan ketersediaan pakan ternak yang memadai. 

Sedangkan perkebunan sawit juga terus berkembang ditiga kecamatan tersebut. Dengan demikian, program integrasi usaha peternakan sapi dengan pekerbunaan sawit yang digulirkan akan memberikan dampak positif terhadap perekonomian masyarakat.

Baca Juga : Pasien Sembuh Covid-19 di Sumbar Mencapai 24.080 Kasus

"Oleh karena itu program integrasi usaha peternakan sapi dengan perkebunan sawit tersebut, kedepan mesti dioptimalkan. Kemudian masyarakat hendaknya diberikan pembinaan secara intensif terhadap usaha peternakan dengan penerapan teknologi tepat guna," ucapnya, Jumat (4/12).

Selain kecamatan itu sebagai lokasi  progam integrasi sapi dengan perkebunan sawit, beberapa kecamatan lainnya seperti Kecamatan Linggo Sari Baganti, Ranah Pesisir, Lengayang dan Sutera dikemas pula menjadi sentra sapi pesisir dan diprioritaskan untuk pelestarian plasma nutfah sapi pesisir.

Baca Juga : Kasus Positif Covid-19 di Sumbar Bertambah 112 Orang

Sedangkan wilayah bagian utara meliputi Kecamatan Koto XI Tarusan, Bayang, Bayang Utara dan IV Jurai digulirkan program pengembangan ternak unggul dan beragam yaitu sapi bali, sapi brahman, sapi simental dan unggas. Selanjutnya, pengembangan daerah pemeliharaan itik bayang dan membentuk penangkar serta pemilihan antara hasil produksi telur itik untuk konsumsi dan bibit.

Penangkar pasca panen telur itik untuk konsumsi yang lebih diarahkan untuk kuliner spesifik lokasi telus asin yang sasarannya lokasi wisata. Lalu, mengoptimalkan pemanfaatan dana desa ke arah pemberdayaan bidang peternakan sesuai aturan yang belaku. Sedangkan investasi berupa aset sarana dan prasarana penunjang kegiatan peternakan serta SDM peternak dan pedagang ternak.

Baca Juga : Pengurus HIPMI 3 Daerah Dilantik Serentak di Payakumbuh

"Program peternakan dekat dengan keluarga mempunyai nilai positif bagi masyarakat dan juga peternak sapi. Kedepan program itu akan terus dikembangkan. Terkait hal itu, maka diharapkan semua pihak memberikan dukungan penuh, sehingga program itu betul-betul berdampak terhadap ekonomi masyarakat," ucapnya. (*)

Reporter : Merinda Faradianti | Editor : Rahma Nurjana

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
Logo Bawah
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing, Jalan Hamka Padang, Sumbar
Email: [email protected]