Menelisik Pentingnya Peran Serta Niniak Mamak, Alim Ulama dan Tokoh Adat dalam Pembangunan


Jumat, 04 Desember 2020 - 18:19:18 WIB
Menelisik Pentingnya Peran Serta Niniak Mamak, Alim Ulama dan Tokoh Adat dalam Pembangunan Jubir tim pemenangan Irwandi-David, Yovaldri Riki

PADANG, HARIANHALUAN.COM - Pembangunan partisipatif mensyaratkan keterlibatan masyarakat dalam proses pembangunan, hal ini memang penting karena adalah untuk masyarakat pembangunan itu ditujukan dan masyarakat yang tahu kebutuhannya sendiri. Pembangunan partisipatif itu berasal dari masyarakat dan untuk masyarakat. Bapak Irwandi dan Bapak David Chalik menyadari pentingnya konsep pembangunan yang seperti ini diterapkan untuk Kota Bukittinggi.

 

Baca Juga : Kawasan 1000 Rumah Gadang Dilema antara Mimpi dan Kenyataan

Laporan: Yovaldri Riki - Jubir tim pemenangan Irwandi-David

Peran niniak mamak, alim ulama dan tokoh adat di masyarakat Minangkabau sangat vital, tokoh-tokoh tersebut didahulukan salangkah di masyarakat Minangkabau. Merangkul niniak mamak, alim ulama dan tokoh adat dalam pembangunan adalah merangkul kepentingan masyarakat Bukittinggi.

Baca Juga : Registrasi Perkara Konstitusi

Keterlibatan niniak mamak, alim ulama dan tokoh adat dalam pembangunan sama dengan mewakili kaumnya dalam proses pembangunan Kota Bukittinggi, ruang-ruang di rumah gadang bisa menjadi ruang wacana pembangunan Kota Bukittinggi yang membuat pembangunan kota sejalan dengan adat dan agama yang dipedomani oleh masyarakat Minangkabau, dengan cara seperti itu pembanguan yang berdasarkan pada adat dan agama bisa diciptakan di Kota Bukittinggi.

Ruang-ruang wacana baru yang bisa dibuka di rumah gadang akan membuat koneksi dan sinergi antara sesama masyarakat dan pemerintah Kota Bukittinggi. Hal yang paling penting yang disadari oleh pasangan Irwandi dan David Chalik adalah bahwa pelegitimasian gagasan dari adat yang termanifestasikan lewat niniak mamak, alim ulama dan tokoh agama bisa diwujudkan, bukan hanya tentang pembangunan fisik tapi juga pembanguan cara pandang dan cara hidup masyarakat Minangkabau.

Baca Juga : Pembiasaan Karakter Pembelajaran Online Masa Pandemi Covid-19

Kita tahu bahwasanya agama dan adat mengatur cara hidup masyarakat Minangkabau, dalam hal ini tokoh-tokoh inilah yang bekerja dalam mengatur tatanan tersebut. Bapak Irwandi dan Bapak David Chalik bertekad untuk merangkul gagasan dan tatanan tersebut yang juga dilegitimasi oleh otonomi daerah. Bukittinggi butuh pemimpin yang berkomitmen merangkul kepentingan segala pihak untuk dan cerdas dalam manajemen kepentingan banyak pihak.(*)

Reporter : Merinda Faradianti | Editor : Heldi Satria

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
  • Kamis, 21 Januari 2021 - 21:41:45 WIB

    Kawasan 1000 Rumah Gadang Dilema antara Mimpi dan Kenyataan

    Kawasan 1000 Rumah Gadang Dilema antara Mimpi dan Kenyataan Sebentar lagi akan selesai pekerjaan revitalisasi 33 Rumah Gadang dan penataan lingkungan beserta pembangunan Menara Pandang berikut Pentas Budaya beserta bangunan los etalase souvenir di Nagari Koto Baru, Kecamatan Sungai Pa.
  • Selasa, 19 Januari 2021 - 16:43:09 WIB

    Registrasi Perkara Konstitusi

    Registrasi Perkara Konstitusi Ada yang bersorak riang. Begitu membaca berita di media tentang Perselisihan Hasil Pemilihan Umum (PHPU) Gubernur dan Wakil Gubernur Sumbar. Seolah-olah Pemohon/Penggugat PHPU sudah menang di Mahkamah Konstitusi (MK). Yang me.
  • Senin, 11 Januari 2021 - 21:54:30 WIB

    Pembiasaan Karakter Pembelajaran Online Masa Pandemi Covid-19

    Pembiasaan Karakter Pembelajaran Online Masa Pandemi Covid-19 Sejak ditetapkannya masa Pandemi akibat serangan ganas Covid-19 maka seluruh aspek aktivitas manusia mengalami perubahan, sebagai dampak dari pemberlakuan Lock Down atau PSBB yang terus berlanjut sampat sekarang. Mulai dari k.
  • Senin, 04 Januari 2021 - 13:07:17 WIB

    Prabowo dan Habib Rizieq Bagai Santan Berbalas Tuba

    Prabowo dan Habib Rizieq Bagai Santan Berbalas Tuba HARIANHALUAN.COM - Partai Gerindra sungguh seperti berkayuh di antara dua karang dalam bersikap terhadap kasus yang dialami Habib Rizieq Sihab (HRS), Ormas dan pengikutnya sekarang ini. .
  • Rabu, 30 Desember 2020 - 17:58:00 WIB

    Catatan Akhir Tahun (3): RAKYAT TAK MINTA BERLEBIHAN

    Catatan Akhir Tahun (3): RAKYAT TAK MINTA BERLEBIHAN Sebenarnya rakyat dalam kondisi sulit seperti sekarang ini tidaklah meminta yang muluk-muluk atau berlebihan kepada pemerintah. Rakyat tampaknya hanya mengiginkan, agar di tahun 2021 nanti pemerintah menciptakan situasi bangs.
Logo Bawah
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing, Jalan Hamka Padang, Sumbar
Email: [email protected]