Kasus Corona Makin Melonjak, Satgas Covid-19 MUI Ingatkan Umat Jangan Berkerumun


Sabtu, 05 Desember 2020 - 05:39:58 WIB
Kasus Corona Makin Melonjak, Satgas Covid-19 MUI Ingatkan Umat Jangan Berkerumun Juru Bicara Satgas Covid-19 MUI, KH Muhammad Cholil Nafis

JAKARTA, HARIANHALUAN.COM -- Kasus baru Covid-19 pada Kamis (3/12) mencapai angka 8.369 kasus membuat Satgas Covid-19 Majelis Ulama Indonesia (MUI) makin khawatir. Juru Bicara Satgas Covid-19 MUI, KH Muhammad Cholil Nafis mengingatkan lagi umat untuk tidak berkerumun agar terhindari dari bahaya Covid-19. 

Berdasarkan data Satgas Penanganan Covid-19 kasus baru Covid-19 pada Kamis (3/12) mencapai angka 8.369 kasus dan total jumlah orang meninggal dunia dengan status positif Covid-19 mencapai 17.355 orang.

"Kita tidak henti-hentinya menyampaikan jangan berkerumun, saya berkali-kali menolak untuk ceramah Maulid Nabi di daerah DKI Jakarta, Depok dan di luar kota (untuk menghindari kerumunan)," kata Juru Bicara Satgas Covid-19 MUI, KH Muhammad Cholil Nafis, Jumat (4/12)

Kiai Cholil mengatakan bahwa tidak terhindarkan masyarakat sekarang masih ada yang membuat acara dan berkerumun. Hal ini terjadi karena masyarakat sudah terbiasa dengan kehidupan di masa pandemi Covid-19, mereka merasa sudah tidak ada lagi Covid-19.

Padahal Covid-19 masih merajalela dan angka yang positif Covid-19 masih naik terus. Baru-baru ini angka positif Covid-19 harian tembus di angka 8.369 kasus padahal sebelumnya hanya di kisaran 4.000 kasus.

KPK Amankan 16 Orang Terkait OTT Bupati Banggai Laut
Ia menjelaskan, tapi karena masyarakat sudah terbiasa dengan kasus Covid-19, mereka tidak begitu terkejut dengan lonjakan kasus positif Covid-19 dan kematian akibat Covid-19. "Orang juga sudah jenuh jadi orang mencari pelampiasan termasuk berkenaan dengan masalah (kebutuhan) ekonomi mereka, yang kadang-kadang harus berkerumun," ujarnya.

Kiai Cholil menyampaikan, masyarakat Indonesia sendiri punya tradisi berkerumun, mereka merasa tidak enak kalau tidak berkerumun. Satgas Covid-19 MUI masih melihat beberapa tempat yang dipakai berkerumun. Karena itu tidak boleh berhenti untuk mengingatkan masyarakat dan umat agar tidak berkerumun saat pandemi Covid-19 masih berlangsung.

"Jika terpaksa kita harus mengikuti protokol kesehatan seperti menjaga jarak, memakai masker dan mencuci tangan, dan kita berharap juga kalau tidak sangat penting tidak perlu mengadakan kerumunan," jelasnya. (*)

Editor : Rahma Nurjana

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
Logo Bawah
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing, Jalan Hamka Padang, Sumbar
Email: [email protected]