Mulyadi-Ali Mukhni Ditersangkakan, Pengamat: Ada Upaya Politik untuk Menjegal


Sabtu, 05 Desember 2020 - 16:06:02 WIB
Mulyadi-Ali Mukhni Ditersangkakan, Pengamat: Ada Upaya Politik untuk Menjegal Mulyadi

HARIANHALUAN.COM - Pengamat Politik Sumatera Barat Arifki Caniago menilai penetapan tersangka terhadap pasangan Mulyadi-Ali Mukhni sebagai bentuk penjegalan kepada lawan politik. Dia heran kenapa ditetapkan menjelang masa tenang yang membuat pertanyaan besar bagi seluruh lapisan masyarakat.

Dia menyampaikan bahwa, Mulyadi-Ali Mukhni saat ini memang kandidat terkuat yang akan terpilih pada 9 Desember nanti. Dukungan besar dari seluruh masyarakat, menurut dia tentu tidak akan membuat para kompetitor senang.

Segala upaya akan dilakukan agar bisa membatalkan kemenangan Mulyadi-Ali Mukhni. Salah satu yang mereka cari adalah celah hukum tentunya dengan bantuan kekuatan politik.

"Kenapa skema ini dilakukan menjelang hari pemilihan, ini maksudnya apa? apakah dari beberapa lembaga survei menunjukkan Mualim ini tertinggi?. Jadi ada maksud lain menjegalnya," kata Arifki saat dihubungi.

Di sisi lain, kuasa hukum pelapor Maulana Bunggaran telah dikenal masyarakat sebagai kuasa hukum Badan Pemenangan Nasioal Prabowo-Sandi pada Pilpres 2019. Maulana saat ini juga menjadi kuasa hukum dari ponakan Prabowo Subianto yang maju pada Pilkada Tangsel yang diusung Partai Gerindra.

"Masyarakat juga harus melihat siapa yang mendukung pelapor. Harus ditelusuri latar belakang orang-orang ini. Biar informasinya jelas dan maksudnya apa," jelasnya. 

Menurut dia, upaya memang menjadikan tersangka Mulyadi-Ali Mukhni hanyalah cara untuk mempermainkan opini publik. Pasal yang disangkakan pun bukan tindak pidana besar.

Menurut dia, Mulyadi-Ali Mukhni tidak berpolitik uang, atau tindakan yang mencoreng demokrasi lainnya. Di sisi lain, Mulyadi juga diundang bukan secara aktif menjajalkan untuk hadir di acara televisi tersebut.

"Yang terpenting kasus ini bukan politik uang, ini hanya mekanisme pemilu saja," tegasnya.

Dia melihat kasus yang ditujukan kepada Mulyadi-Ali Mukhni yang kental dengan aroma politik tidak akan mempengaruhi masyarakat. Pasalnya, masyarakat Sumbar adalah pemilih cerdas yang akan melihat sebuah kasus secara komprehensif. Menurut dia, Mulyadi-Ali Mukhni akan tetap menjadi kandidat terkuat yang akan memenangi Pilgub Sumbar.

"Menurut saya tidak akan berpengaruh, karena ini hanya persoalan administrasi kampanye saja. Masyarakat tetap ke Mulyadi-Ali Mukhni," pungkasnya. (*)

Editor : Heldi Satria

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
Logo Bawah
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing, Jalan Hamka Padang, Sumbar
Email: [email protected]