Dizalimi Lawan Politik, Masyarakat Sumbar Bela Mulyadi


Sabtu, 05 Desember 2020 - 16:59:17 WIB
Dizalimi Lawan Politik, Masyarakat Sumbar Bela Mulyadi Mulyadi dan Ali Mukhni

HARIANHALUAN.COM - Calon Gubernur Sumatera Barat (Sumbar) Mulyadi ditetapkan tersangka oleh Bareskrim Polri. Penetapan tersangka tersebut mendapat penolakan besar-besaran dari masyarakat Sumbar. Masyarakat menilai penetapan Mulyadi sebagai tersangka sebagai bentuk kezaliman karena saat ini Mulyadi merupakan kandidat terkuat pada Pemilihan Gubernur (Pilgub) Sumbar.

Warga Kota Bukittinggi, Rita Dewi (45) menyebut tidak sekali ini Mulyadi dizalimi. Dia melihat perjuangan Mulyadi tidak pernah mudah dalam menuju pimpinan Sumbar. 

Baca Juga : Miko Kamal: Paslon Terlambat Laporkan Dana Kampanye Tapi Tidak Didiskualifikasi, Makanya Kami Serahkan ke MK

Dari awal menurut dia, Mulyadi sudah diterpa fitnah terus-menerus. Dia berdoa Mulyadi tetap tabah dan terus berjuang bagi masyarakat.

"Kenapa pemimpin baik ini selalu dizalimi, selalu difitnah, kami akan selalu mendukung. Semoga bapak tabah dan kami akan menjaga, dan semangat terus berjuang," kata Rita.

Baca Juga : Sama Seperti Asrinaldi, Miko Kamal Juga Sebut MK Wajib Periksa Gugatan Perkara Paslon Pilkada Sumbar

Warga Pasaman, Rosman (46) menilai penetapan Mulyadi sebagai bentuk kepanikan dari lawan politik. Dia mengatakan, saat ini Mulyadi memang sangat dicintai oleh masyarakat terutama di Bukittinggi.

"Pak Mul itu kandidat kuat sekarang, ya berbagai cara lah untuk menjatuhkan. Tapi saya yakin Pak Mul bisa melewatinya, kami tetap mendukung," kata Rosman saat dihubungi.

Baca Juga : Sekitar 80 Barang Bukti Dihadirkan Kuasa Hukum Paslon Hendrajoni-Hamdanus di Sidang MK

Selain itu, masyarakat lainnya Ridwan (29) juga tidak bisa menerima penetapan tersangka kepada Mulyadi. Dia menghubungkan bagaimana dari awal Mulyadi menolak dukungan partai penguasa.

Dia mengira akan ada efek dari penolakan tersebut. Dan dia mencurigai ini hanya permainan politik dari lawan politik Mulyadi.

Baca Juga : Jelang Sidang MK, NA-IC Sebut Hadirkan 10 Saksi, Dua Diantaranya Ahli

"Apalagi waktu itu dia menolak dukungan partai kan, ya Pak Mul bakal dicari terus kesalahannya. Tapi masyarakat sudah pintar," tegasnya.

Pedagang di Padang juga menyebut tidak masuk akal adanya penetapan Mulyadi jadi tersangka. Dedi (35) mengatakan Mulyadi dari awal memang telah menjadi sorotan. Ditambahlagi melawan kandidat yang notabenenya adalah petahana.

Dedi menyampaikan, dukungan masyarakat tidak akan goyah. Perubahan yang ditunggu bersama Mulyadi sudah tidak terbentung dengan cara-cara licik seperti itu.

"Dari awal kayaknya Pak Mul udah dicari-cari kesalahannya, mungkin soal perihal balikan dukungan itu. Lawan juga petahana di sini, partai penguasa semua. Masyarakat tidak akan terpengaruh, tentu kita akan berdoa supaya Pak Mul bisa melewati ini," tandas Dedi. (*)

Editor : Heldi Satria

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
Logo Bawah
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing, Jalan Hamka Padang, Sumbar
Email: [email protected]