Survei Terakhir Poltracking: Elektabilitas Mualim Tertinggi


Sabtu, 05 Desember 2020 - 20:46:27 WIB
Survei Terakhir Poltracking: Elektabilitas Mualim Tertinggi Survei Poltracking Indonesia

HARIANHALUAN.COM - Poltracking Indonesia menyelenggarakan survei pada 25–30 November 2020 dengan menggunakan metode stratified multistage random sampling. Jumlah sampel dalam survei ini adalah 1.200 responden dengan margin of error +/- 2.8% pada tingkat kepercayaan 95%.

Klaster survei ini menjangkau 19 kabupaten/kota di seluruh Provinsi Sumatera Barat secara proporsional berdasarkan data jumlah populasi pemilih terakhir. Sedangkan stratifikasi survei ini adalah proporsi jenis kelamin pemilih. Metode sampling ini meningkatkan representasi seluruh populasi pemilih secara lebih akurat.

Pengumpulan data dilakukan oleh pewawancara terlatih melalui wawancara tatap muka dengan kuesioner terhadap responden yang telah terpilih secara acak. Setiap pewawancara mewawancarai 10 responden untuk setiap satu kelurahan terpilih. Sebanyak 25 persen dari total sampel didatangi dan diwawancarai kembali untuk memastikan kebenaran data dan seluruh responden (100%) dikontak kembali lewat telepon guna keperluan konfirmasi dan verifikasi validasi data.

Adapun tujuan survei ini adalah untuk mengukur popularitas, akseptabilitas, dan elektabilitas kandidat Gubernur dan Wakil Gubernur Sumatera Barat dan mengukur potensi partisipasi dan kemantapan pemilih. Temuan pokok dan analisis hasil survei ini dapat dijelaskan bahwa dalam survey ini menemukan tingkat popularitas Nasrul Abit (86.6%) menjadi kandidat dengan popularitas paling tinggi dibandingkan kandidat lainnya, diikuti Mulyadi (83.9%), Mahyeldi Ansharullah (82.6%), Ali Mukhni (66.0%), Indra Catri (54.6%), Fakhrizal (54,3%), Audy Joinaldy (53.6%), dan Genius Umar (48,6%).

Pada tingkat akseptabilitas kandidat, Mulyadi (72.7%) menjadi kandidat dengan tingkat kedisukaan paling tinggi dibandingkan kandidat lainnya, diikuti Nasrul Abit (65.0%), Mahyeldi Ansharullah (63.1%), Ali Mukhni (57.5%), Audy Joinaldy (46.8%), Indra Catri (46.0%), Fakhrizal (43,0%), dan Genius Umar (38,8%).

Survey ini juga menunjukkan bahwa berdasarkan pertanyaan dengan simulasi surat suara, pasangan Mulyadi – Ali Mukhni dengan angka elektabilitas sebesar (37.2%), menjadi yang  tertinggi dibandingkan dengan pasangan calon lainnya, diikuti Nasrul Abit – Indra Catri sebesar (27.5%), Mahyeldi Ansharullah – Audy Joinaldy sebesar (25.2%) dan Fakhrizal – Genius Umar sebesar (5.4%), dengan undecided voters sebesar (4.7%). Model pertanyaan dengan responden mencoblos simulasi surat suara mempunyai validasi jawaban lebih baik dibandingkan jawaban responden yang disampaikan kepada interviewer survei.

Selanjutnya juga ditemukan tingkat pengetahuan publik terhadap pilkada serentak Sumatera Barat sebesar (91.7%), masih ada sebagian publik (2.9%) yang tidak mengetahui Pilkada Sumatera Barat 2020.

Pada tingkat potensi partisipasi publik, mayoritas publik pasti mencoblos pada pilkada Provinsi Sumatera Barat (60.9%) Desember nanti, sebanyak (12.2%) belum pasti mencoblos dan (2.9%) tidak akan mencoblos. Sementara publik yang sudah mantap dengan pilihannya (77.0%) pemilih dan yang masih mungkin mengubah pilihannya (13.2%) pemilih.

Temuan ini merupakan potret terbaru peta kekuatan elektoral masing-masing pasangan Calon Gubernur – Wakil Gubernur Sumatera Barat (dalam rentang survei tanggal 25 – 30 November 2020). Jika tidak ada perubahan peta politik signfikan, kemungkinan besar Mulyadi-Ali Mukhni akan unggul pada hasil Pilkada Sumatera Barat 2020. (*)

Editor : Heldi Satria

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
Logo Bawah
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing, Jalan Hamka Padang, Sumbar
Email: [email protected]