Tak Menyerah pada Pandemi Covid-19, Penghasilan Jutaan Rupiah Diraup Penjual Tanaman


Ahad, 06 Desember 2020 - 08:01:01 WIB
Tak Menyerah pada Pandemi Covid-19, Penghasilan Jutaan Rupiah Diraup Penjual Tanaman Aglonema merah, salah satu jenis tanaman hias yang diburu pembeli. Net.

FEATURE,HARIANHALUAN.COM- Musim pandemi Covid-19  yang entah kapan berakhirnya,  tidak harus membuat manusia  berputus asa  dalam mencari rezki yang halal lagi baik dari Allâh Subhanahu wa Ta'ala.

Semangat tidak menyerah, menapaki terjalnya jalan kehidupan telah  membuat penghasilan jutaan rupiah perhari sukses diraup penjual tanaman hias.

"Karena banyak waktu di rumah itulah mulanya merawat dan berkebun bunga. Karena dinilai ada peluang bisnisnya kami mencoba menjadikannya sebagai ladang usaha," kata  Jonel Eka Putra salah satu penjual tanaman hias di Batusangkar, Kabupaten Tanah Datar,  dikutip antara  pada Sabtu.
 
Padahal berjualan tanaman hias tersebut baru ditekuni semenjak beberapa bulan belakangan atau semenjak mewabahnya virus COVID-19 di daerah itu.

Munculnya kasus Corona menyebabkan semua aktivitas dibatasi sehingga banyak waktu yang dimiliki untuk tetap berada di rumah.

Ia mengatakan meski awalnya hanya sekedar hobi untuk merawat bunga di pekarangan rumah miliknya, kini usaha itu sudah menjadi prioritas utama bagi dia.

Tidak saja jenis tanaman hias, usaha yang dinamai "street golden MJ" yang terpampang di lapak jualannya itu juga menyediakan media tanam atau pot serta bibit buah-buahan.

"Kalau jualan utamanya memang tanaman hias, tapi bertahap kita menyediakan bibit buah-buahan. Kendalanya kalau bibit buah ini tidak bisa diangkat dibawa kesana kemari dan dimasukkan ke dalam kotak seperti bunga ini," katanya.

Ia mengaku hingga saat ini tanaman hias miliknya sudah mulai banyak permintaan dari masyarakat, baik yang datang langsung ke lapak miliknya di kawasan lapangan Cindua Mato Batusangkar ataupun permintaan secara online.

Untuk jenis tanaman yang paling banyak pemesanan adalah tanam hias jenis kaladium, tanaman itu cukup populer dan banyak dicari empat bulan terakhir.

Bahkan untuk mendapatkan pasokan bunga untuk memenuhi kebutuhan pasar dia memasok bunga jenis itu dari luar daerah seperti Aceh dan Jambi dengan cara online.

"Ya karena banyak permintaan itu kami harus memasok bunga dari daerah lain yang dibeli secara online untuk menutupi kebutuhan permintaan pasar," katanya.

Sementara untuk harga jual bunga ia menjual dengan harga yang bervariasi, mulai dari Rp10 ribu hingga Rp600 ribu, tergantung ukuran dan jenis bunga tersebut.

Bahkan dalam kondisi ramai pembeli biasanya ia bisa meraup omset hingga Rp2 juta per hari.

"Kalau untuk harga bunga tergantung dari ukuran bunga dan banyak helai daun bunga itu. Kalau dalam kondisi ramai seperti dihari pasar bisa meraup Rp2 juta per hari," ujarnya. (*)

Editor : Dodi

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
Logo Bawah
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing, Jalan Hamka Padang, Sumbar
Email: [email protected]