Presiden Jokowi: Penegakan Hukum untuk Lindungi Masyarakat


Senin, 14 Desember 2020 - 08:51:48 WIB
Presiden Jokowi: Penegakan Hukum untuk Lindungi Masyarakat Presiden Joko Widodo (Jokowi)

JAKARTA,HARIANHALUAN.COM- Akhirnya Presiden Joko Widodo (Jokowi) angkat bicara soal penembakan laskar Front Pembela Islam (FPI) pengawal Habib Rizieq Shihab. Jokowi menegaskan aparat dan masyarakat harus sama-sama mengikuti aturan karena Indonesia merupakan negara hukum.

Hal itu disampaikan Jokowi usai bersepeda di kawasan Istana Bogor, Jawa Barat, Minggu (13/12/2020). Presiden menegaskan sudah menjadi kewajiban bagi aparat untuk menegakkan hukum secara adil. 

Baca Juga : Moeldoko Kudeta PD, Prof Hendry: Mudah-mudahan SBY dan AHY Tak Demo Istana

"Saya tegaskan bahwa Indonesia adalah negara hukum. Hukum harus dipatuhi dan ditegakkan untuk melindungi kepentingan masyarakat, melindungi kepentingan bangsa dan negara. Sudah merupakan kewajiban aparat penegak hukum untuk menegakkan hukum secara tegas dan adil. Aparat hukum dilindungi oleh hukum dalam menjalankan tugasnya," katanya. 

Berdasarkan hal itu, masyarakat tidak diperbolehkan untuk bertindak semena-mena dan melakukan perbuatan melanggar hukum yang merugikan masyarakat, apalagi bila perbuatannya itu sampai membahayakan bangsa dan negara. Aparat hukum juga tidak boleh gentar dan mundur sedikitpun dalam melakukan penegakan. 

Baca Juga : Viral Wali Kota Blitar Bernyanyi dan Berjoget Tanpa Masker, Begini Penjelasannya

Namun Jokowi juga meminta aparat penegak hukum melindungi hak asasi manusia (HAM) dan menggunakan kewenangannya secara wajar dan terukur. Dia mengatakan aparat harus mengikuti aturan hukum dalam menjalankan tugasnya. 

"Aparat wajib mengikuti aturan hukum dalam menjalankan tugas, melindungi HAM, dan gunakan kewenangannya secara wajar dan terukur," ucapnya.

Baca Juga : Batik Air Tujuan Jambi-Jakarta Mendarat Darurat di Bandara Sultan Thaha, Apa Sebabnya?

Lebih lanjut Jokowi mengingatkan mekanisme hukum telah mengatur sejumlah prosedur hingga proses peradilan dengan keputusannya yang harus dihargai. Apabila memerlukan keterlibatan lembaga independen, maka Indonesia juga memiliki Komisi Nasional Hak Asasi Manusia di mana masyarakat dapat menyampaikan pengaduannya.

"Jika terdapat perbedaan pendapat tentang proses penegakan hukum, saya minta agar gunakan mekanisme hukum. Kita harus menjaga tegaknya keadilan dan kepastian hukum di negara kita, menjaga fondasi bagi kemajuan Indonesia," ucapnya. 

Baca Juga : Belajar Tatap Muka di Sekolah, Siswa dan Guru Perlu Dites Covid-19 dengan GeNose

Turut mendampingi Presiden saat menyampaikan keterangan pers yaitu Komandan Paspampres Mayjen TNI Agus Subiyanto. (*)

Editor : Dodi | Sumber : Inews.id
TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
Logo Bawah
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing, Jalan Hamka Padang, Sumbar
Email: [email protected]