Nelayan Diminta Waspada Gelombang Tinggi 2,5 Meter di Perairan Sumbar


Kamis, 17 Desember 2020 - 05:18:53 WIB
Nelayan Diminta Waspada Gelombang Tinggi 2,5 Meter di Perairan Sumbar Ilustrasi

PADANG, HARIANHALUAN.COM - Cuaca di wilayah Sumatera Barat (Sumbar) bulan Desember masih tidak menentu, masyarakat diminta untuk terus waspada terhadap kondisi cuaca ekstrem, termasuk gelombang tinggi hingga mencapai 2.5 meter.

Berdasarkan pantauan Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Maritim Teluk Bayur melaporkan, prakiraan kondisi cuaca Maritim untuk Kamis, 17 Desember 2020 pukul 07.00 WIB sampai pukul 19.00 WIB.

Baca Juga : Angka Kematian Karena Covid-19 di Sumbar Mencapai 2,22% % atau 634 Kasus

Prakirawan BMKG Maritim Teluk Bayur, Ferdy Gustian Utama mengatakan, terdapat potensi gelombang dengan ketinggian 0.75 - 1.50 meter berpeluang terjadi di wilayah Perairan Barat Sumatera Barat, dan Perairan Timur Kabupaten Kepulauan Mentawai.

"Waspadai potensi gelombang dengan ketinggian 1.00 - 2.00 meter berpeluang terjadi di wilayah Perairan Utara Siberut, dan Perairan Barat Kabupaten Kepulauan Mentawai," kata Ferdy, kemarin.

Baca Juga : Kesembuhan Pasien Covid-19 di Sumbar Mencapai 27.229 Kasus

Selain itu, masyarakat juga perlu mewaspadai potensi gelombang dengan ketinggian 1.25 - 2.5 meter berpeluang terjadi di wilayah Perairan Bengkulu, Perairan Timur Enggano, Samudera Hindia Barat Kabupaten Kepulauan Mentawai dan Samudera Hindia Barat Bengkulu.

"Waspadai juga potensi angin kencang dengan kecepatan mencapai 20 knots berpeluang terjadi di wilayah Perairan Mentawai, Perairan Bengkulu, Samudera Hindia Barat Kabupaten Kepulauan Mentawai dan Samudera Hindia Barat Bengkulu," imbau Ferdy.

Baca Juga : Kasus Positif Corona di Sumbar Bertambah, Positivity Rate 7,49 %

Sementara, prakiraan pasang surut Teluk Bayur, Kamis 17 Desember 2020 pukul 07.00 WIB sampai pukul 19.00 WIB, yakni waspada pasang dengan ketinggian 1.3 meter pada pukul 19.00 WIB. Terdapat surut ketinggian 0.2 meter pukul 14.00 WIB.

"Harap diperhatikan resiko tinggi terhadap keselamatan pelayaran adalah untuk perahu nelayan waspadai ketinggian gelombang lebih dari 1.25 meter. Untuk kapal tongkang mewaspadai ketinggian gelombang lebih dari 1.50 meter," ujar Ferdy mengingatkan.

Baca Juga : Usai Dilantik, Mahyeldi-Audy akan Tempati Rumah Dinas di Jalan Sudirman dan Raden Saleh

Untuk kapa ferry perlu mewaspadai ketinggian gelombang lebih dari 2.50 meter, dan untuk kapal ukuran besar (kargo/pesiar) harus waspada ketinggian gelombang lebih dari 4.00 meter. Informasi lebih lanjut bisa pantau di IG:@stamar_tlkbayur, E-mail:[email protected], web:maritim.bmkg.go.id. (*)

Reporter : Milna Miana | Editor : Milna Miana
TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
Logo Bawah
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing, Jalan Hamka Padang, Sumbar
Email: [email protected]