Barisan Panjang 19 Orang Tim Sukses Jokowi yang Jadi Komisaris BUMN


Kamis, 17 Desember 2020 - 07:23:35 WIB
Barisan Panjang 19 Orang Tim Sukses Jokowi yang Jadi Komisaris BUMN Presiden Joko Widodo

JAKARTA, HARIANHALUAN.COM - Bank Syariah Indonesia sudah resmi dibentuk. Bank Syariah Indonesia merupakan gabungan tiga bank syariah milik bank BUMN yakni BNI Syariah, Bank Syariah Mandiri (BSM) dan BRISyariah.

Struktur kepengurusan bank itu ditata ulang mulai dari dewan komisaris hingga dewan direksi. Salah satu komisaris yang diangkat adalah relawan atau eks Timses Presiden Joko Widodo (Jokowi) saat pemilihan presiden periode 2019 lalu. Sebelum itu, sudah ada beberapa nama timses Jokowi yang diangkat sebagai komisaris BUMN.

Baca Juga : Menantu Nurhadi Dituntut 11 Tahun Penjara dalam Kasus Suap-Gratifikasi

Dilansir dari detikcom, kini totalnya mencapai 19 orang timses Jokowi yang diangkat sebagai komisaris BUMN. Berikut daftarnya:

1. M. Arief Rosyid Hasan
Eks Relawan atau eks Timses Jokowi, M Arief Rosyid Hasan menjadi Komisaris Independen di Bank Syariah Indonesia. Dia sebelumnya pernah menjadi relawan Presiden Joko Widodo (Jokowi) pada Pilpres 2019.

Baca Juga : BLT UMKM Rp2,4 Juta Cair Bulan Ini, Simak Cara dan Syarat Mendapatkannya

Sebelum menjabat sebagai Komisaris Independen di Bank Syariah Indonesia, aktif di sejumlah organisasi misalnya sebagai Ketua Umum Pengurus Besar Himpunan Mahasiswa Islam (2013-2015), Ketua Pemuda di Dewan Masjid Indonesia (2017-sekarang), Wasekjen BPP HIPMI (2019-sekarang), dan menginisiasi sejumlah kolaborasi dengan anak muda di Masjid hingga di Lembaga Pemasyarakatan.

2. Rizal Malaranggeng
Politisi Partai Golkar ini diangkat sebagai komisaris PT Telekomunikasi Indonesia (Persero) Tbk (TLKM) pada Juni 2020 lalu. Adik Andi Malaranggeng ini tercatat mendapat penugasan khusus dalam tim kampanye nasional Jokowi-Ma'ruf.

Baca Juga : Bersyukur Lampiran Perpres Miras Dicabut, Yusuf Mansyur: Alhamdulillah Doa Kita Dikabulkan Allah SWT

3. Lukman Edy
Lukman menjabat sebagai wakil komisaris utama merangkap komisaris independen PT Hutama Karya (Persero). Politikus PKB ini sebelumnya wakil direktur saksi Tim Kampanye Nasional Jokowi-Ma'ruf.

4. Zulnahar Usman
Mantan bendahara umum Partai Hanura ini ditunjuk sebagai komisaris PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BBRI) pada Februari 2020. Dia sebelumnya pernah menjabat direktur logistik & APK dalam Tim Kampanye Nasional Jokowi-Ma'ruf.

Baca Juga : Bantah Tudingan Manfaatkan Kunjungan Online, Edhy Prabowo: Itukan Pas Waktu Zoom

5. Arya Sinulingga
Arya saat ini menjabat sebagai Staf Khusus Menteri BUMN. Arya yang juga merupakan komisaris BUMN, yaitu PT Inalum (Persero) pernah menjadi juru bicara tim kampanye Jokowi.

6. Arif Budimanta
Politisi PDI Perjuangan ini kini menjabat sebagai komisaris PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (BMRI). Sama dengan Arya, ia sempat jadi juru bicara tim kampanye Jokowi.

7. Irma Suryani Chaniago
Irma menjabat sebagai komisaris independen PT Pelindo I (Persero) sejak 20 April 2020. Mantan politikus Partai Nasdem ini juga pernah menjadi juru bicara tim kampanye Jokowi.

8. Dudy Purwagandhi
Dudy saat ini menjabat sebagai komisaris PT PLN (Persero). Namanya tercatat sebagai wakil bendahara III Tim Kampanye Nasional Jokowi-Ma'ruf Amin.

9. Fadjroel Rachman
Juru bicara Presiden Jokowi ini sekarang menjabat sebagai komisaris BUMN, yaitu di PT Waskita Karya (Persero) Tbk (WSKT). Pada tahun 2014 lalu, Fadjroel mengaku sebagai tim media sosial untuk Jokowi-JK.

10. Andi Gani Nena Wea
Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia ( KSPSI ) Andi Gani saat ini menjabat sebagai presiden komisaris BUMN di PT PP (Persero) Tbk (PTPP). Pada 2014 lalu, ia mendeklarasikan dukungannya terhadap Jokowi mewakili elemen buruh.

11. Ulin Ni'am Yusron
Ditunjuknya Ulin sebagai komisaris ITDC menjadi sorotan belakangan ini. Ulin sendiri dikenal sebagai pegiat media sosial pendukung Jokowi. Dia juga pernah menjadi sorotan ketika menyebarkan data zpribadi seseorang yang semula dia duga sebagai pria yang mengancam penggal Jokowi. Ternyata tuduhannya salah.

12. Eko Sulistyo
Penunjukan Eko sebagai komisaris PLN baru-baru ini juga membuat publik heboh. Eko diketahui merupakan tim pemenangan Pilpres Jokowi-JK pada 2014. Namanya tercatat sebagai salah satu tim relawan. Tak hanya itu, dia juga pernah menjabat sebagai deputi IV Kantor Staf Presiden.

13. Dyah Kartika Rini
Terbaru yang menyita perhatian ialah diangkatnya Dyah Kartika Rini sebagai komisaris independen Jasa Raharja. Dyah Kartika Rini sebelumnya dikenal sebagai Koordinator Jokowi Advanced Social Media Volunteers alias Jasmev. Dia juga merupakan relawan Jokowi dalam pemilihan gubernur DKI Jakarta di 2012 dan Pilpres 2014.

14. Kristia Budiarto
Pria yang akrab disapa Kang Dede itu diangkat menjadi Komisaris Independen PT Pelni (Persero). Kang Dede dikenal sebagai influencernya Jokowi.

Dalam salinan surat Keputusan Menteri BUMN disebutkan bahwa posisi Marwanto Harjowiryono selaku Komisaris digantikan oleh Iwan Taufiq Purwanto dan Widodo Hario Mumpuni selaku Komisaris Independen digantikan oleh Kristia Budiarto.

15. Zuhairi Misrawi
Zuhairi dilantik sebagai komisaris independen PT Yodya Karya (Persero) pada 16 November 2020. Politikus PDI Perjuangan ini pernah tercatat sebagai Anggota Tim Kampanye Nasional (TKN) Jokowi-Ma'ruf sebelum menjadi komisaris BUMN.

16. Victor S Sirait
Viktor S Sirait sebelumnya dikenal sebagai Ketua Umum Barisan Relawan Jokowi Presiden (Bara JP). Saat Pilpres 2019 lalu, Viktor juga sempat menjabat sebagai Ketua Panitia Rapat Umum Relawan Jokowi.

Kini Viktor menduduki posisi komisaris di Waskita Karya sejak April 2015, tepat beberapa bulan setelah Jokowi menjadi presiden di periode 2014-2019.

17. Mustar Bona Ventura
Mustar Bona Ventura baru-baru ini didapuk sebagai Komisaris PT Dahana, sebuah perusahaan BUMN yang bergerak di bidang bahan peledak.

Sebelumnya, Mustar Dia merupakan pendiri dari Posko Perjuangan Rakyat (Pospera), salah satu organisasi pengusung Jokowi di Pilpres.

18. Paiman Raharjo
Paiman Raharjo kini tercatat memegang jabatan sebagai Komisaris PGN. PGN merupakan bagian dari holding BUMN di bawah Pertamina.

Sebelumnya, Paiman merupakan Ketua Umum Sedulur Jokowi.

19. Dwi Ria Latifa
Bersama dengan Zulnahar, Dwi Ria merupakan politikus dari partai pendukung Jokowi yaitu PDIP, juga masuk ke jajaran komisaris PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BBRI). Sebelum jadi komisaris BUMN, Dwi Ria menjabat sebagai anggota DPR periode 2014-2019 dari fraksi PDIP.(*)

Editor : Nova Anggraini | Sumber : detik.com
TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
Logo Bawah
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing, Jalan Hamka Padang, Sumbar
Email: [email protected]