Reaksi Serius Dialami Petugas Kesehatan Usai Divaksin Corona


Kamis, 17 Desember 2020 - 08:34:35 WIB
Reaksi Serius Dialami Petugas Kesehatan Usai Divaksin Corona Ilustrasi

JAKARTA, HARIANHALUAN.COM - Seorang petugas kesehatan di Alaska, Amerika Serikat menderita reaksi alergi yang serius setelah mendapatkan vaksin Covid-19 dari Pfizer-BioNTech. Sebuah laporan yang dikutip dari AFP Kamis (17/12) menyatakan sekarang ia dirawat di rumah sakit dalam kondisi stabil.

The New York Times melaporkan orang tersebut menerima suntikan vaksin pada Selasa (15/12). Sementara itu, Pfizer mengonfirmasi bahwa pihaknya bekerja dengan otoritas lokal untuk menyelidiki insiden tersebut.

Baca Juga : Mengupas Pasukan Pembungkam Aktivis di Saudi, Pembunuh Jamal Khashoggi

Sebelumnya, dua petugas kesehatan di Inggris memiliki reaksi alergi yang serupa. Reaksi itu menyebabkan pemerintah di sana memberitahu orang-orang untuk menghindari suntikan jika mereka memiliki riwayat alergi parah.

Regulator AS mengeluarkan persetujuan darurat dengan peringatan bahwa orang yang diketahui alergi terhadap bahan di dalam vaksin harus menghindarinya.

Baca Juga : 10 Juta Orang Menjomblo di Rusia, Pemerintah Wajibkan Pria Miliki Dua Istri atau Lebih

"Kami belum memiliki semua rincian laporan dari Alaska tentang kemungkinan reaksi alergi yang serius tetapi secara aktif bekerja dengan otoritas kesehatan setempat untuk menilai. Kami akan memantau dengan cermat semua laporan yang menunjukkan reaksi alergi serius setelah vaksinasi dan memperbarui bahasa pelabelan jika diperlukan," kata juru bicara Pfizer.

Relawan untuk uji klinis Pfizer terhadap 44 ribu orang dikeluarkan jika mereka memiliki riwayat reaksi alergi terhadap vaksin atau komponen vaksin Covid-19.

Baca Juga : Bill Gates Peringatkan Cuaca di Bumi Bakal Makin Gila

Secara keseluruhan, uji coba tidak menemukan masalah keamanan yang serius. Meski demikian regulator dan perusahaan terus memantau efek samping setelah vaksinasi.

AS sedang memvaksinasi corona terhadap sekitar 3 juta orang warga mereka pada minggu ini dengan vaksin Pfitzer. Mereka berharap program tersebut bisa ditingkatkan menjadi 20 juta orang pada bulan ini jika vaksin lain yang dikembangkan oleh Moderna disetujui.(*)

Baca Juga : Satu Orang Tewas Saat Polisi Bubarkan Demonstran di Myanmar

Editor : Nova Anggraini | Sumber : cnnindonesia
TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
Logo Bawah
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing, Jalan Hamka Padang, Sumbar
Email: [email protected]