Benarkah Pemerintah Jerman Siap Bantu Bebaskan Rizieq Shihab? Yuk Cek Faktanya


Selasa, 22 Desember 2020 - 09:24:15 WIB
Benarkah Pemerintah Jerman Siap Bantu Bebaskan Rizieq Shihab? Yuk Cek Faktanya Fakta Jerman siap bantu bebaskan Rizieq Shihab (Turnbackhoax.id)

HARIANHALUAN.COM - Beredar narasi yang menyebutkan Pemerintah Jerman siap memberikan bantuan untuk membebaskan Rizieq Shihab dari dalam penjara.

Narasi tersebut diunggah oleh akun Facebook bernama Denny Rifandie. Akun tersebut membagikan video Youtube berjudul 'Mengejutkan! Berita Hari Ini, Prabowo, Kedubes Jerman, Bebaskan Habib Rizieq FPI, Polisi Kapolri'.

Baca Juga : Viral Wali Kota Blitar Bernyanyi dan Berjoget Tanpa Masker, Begini Penjelasannya

Berikut narasi yang diunggah oleh akun tersebut:

"Ketika TV mainstream tidak bisa diandalkan sebagai sumber informasi yang kredibel, YouTube jadi alternatif yang lengkap dan informatif".

Baca Juga : Batik Air Tujuan Jambi-Jakarta Mendarat Darurat di Bandara Sultan Thaha, Apa Sebabnya?

Benarkah klaim tersebut?

Penjelasan

Baca Juga : Belajar Tatap Muka di Sekolah, Siswa dan Guru Perlu Dites Covid-19 dengan GeNose

Dikutip dari Suara.com, Selasa (22/12/2020), klaim yang menyebutkan pemerintah Jermab siap bantu bebaskan Rizieq Shihab adalah klaim yang salah.

Setelah ditelusuri, tidak ada satupun artikel pemberitaan dari media manapun yang melaporkan pemerintah Jerman siap bantu membebaskan Imam Besar FPI itu.

Baca Juga : KLB Demokrat Pilih Moeldoko Jadi Ketum, Pengamat: Tontonan Demokrasi Palsu

Kedatangan diplomat Jerman ke markas FPI di Petamburan, Jakarta Pusat merupakan inisiatif pribadi, bukan utusan resmi dari Kedubes Jerman.

Dikutip dari siaran pers Kementerian Luar Negeri RI, Kementerian Luar Negeriu telah memanggil Kepala Perwakilan Kedutaan Jerman di Jakarta untuk meminta klarifikasi.

Dalam pernyataan resminya, Kemlu mengatakan bahwa kunjungan staf Kedubes Jerman dilakukan atas inisiatif pribadi.

Sedikitnya ada tujuh poin yang disampaikan Kemlu dalam pernyataannya tersebut.

“Kepala Perwakilan Kedubes Jerman menyampaikan bahwa keberadaan staf Kedubes Jerman di tempat tersebut dan pertemuan yang dilakukan adalah atas inisiatif pribadi tanpa mendapatkan perintah atau sepengetahuan pimpinan Kedubes Jerman,” kata Kemlu.

Kemlu menyampaikan bahwa staf tersebut telah diminta untuk kembali ke Jerman.

“Kedubes Jerman menyampaikan bahwa staf diplomatik tersebut telah diminta kembali segera untuk mempertanggungjawabkan tindakannya dan memberikan klarifikasi kepada pemerintahnya,” kata pernyataan tersebut.

Sementara itu, Kedutaan Besar Jerman untuk RI menjelaskan kunjungan salah seorang stafnya ke markas FPI untuk memastikan situasi keamanan terkait aksi pendukung Habib Riziq Shihab pada 18 Desember 2020. Pihak kedubes tegaskan tidak ada niatan politik di balik kunjungan tersebut.

“Sehubungan dengan pemberitahuan mengenai demonstrasi yang berlangsung pada hari Jumat, 18 Desember 2020, salah seorang pegawai Kedutaan Jerman berusaha untuk mendapatkan gambaran tersendiri mengenai situasi keamanan yang bersangkutan karena demonstrasi juga dapat melintasi kawasan kedutaan,” demikian bunyi pernyataan Kedubes Jerman.

Kedutaan mengaku menyesal atas kesan yang ditimbulkan terkait pemberitaan berita tersebut dan menegaskan tidak ada niatan politik di balik kunjungan itu.

“Kedubes Jerman menyesali kesan yang telah ditimbulkan peristiwa ini di mata publik serta mitra-mitra Indonesia kami. Kami menegaskan bahwa tidak ada tujuan politik apa pun di balik kunjungan tersebut,” kata pernyataan tersebut.

Dari penjelasan di atas, dapat disimpulkan klaim yang menyebut pemerintah Jerman siap bantu bebaskan Rizieq Shihab adalah klaim keliru.

Klaim tersebut masuk dalam kategori konten yang menyesatkan. (*)

Editor : Heldi Satria | Sumber : Suara.com
TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
Logo Bawah
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing, Jalan Hamka Padang, Sumbar
Email: [email protected]