Populasi Pinguin Terancam Usai Terbelahnya Gunung Es Terbesar di Dunia


Rabu, 23 Desember 2020 - 23:36:50 WIB
Populasi Pinguin Terancam Usai Terbelahnya Gunung Es Terbesar di Dunia ilustrasi gunung es.

SAINS, HARIANHALUAN.COM - Gunung es terbesar di dunia pecah menjadi dua bongkahan es seukuran Queens (280 km) dan Bronx (110 km). Gunung es yang dijuluki A-68a itu pertama kali terbelah dari lapisan es Larsen C Antartika pada 2017. Bongkahan raksasa itu telah mengapung ke utara sejak saat itu dan memiliki tebing menjulang hingga 30 meter di atas permukaan laut.

Baru-baru ini, daratan es terapung ini bertabrakan dengan Pulau Georgia Selatan, tempat perlindungan satwa liar di Samudera Atlantik Selatan yang berisi populasi penguin, anjing laut, dan jutaan satwa liar lainnya. Tidak jelas persis mengapa gunung es itu retak, tetapi menurut Badan Antariksa Eropa (ESA), tabrakan ke dasar laut dangkal beberapa puluh mil dari garis pantai Georgia Selatan mungkin telah menyebabkan keretakan.

Baca Juga : Terungkap! Kehidupan di Bumi Ternyata Bisa Bertahan di Mars

Misi Copernicus Sentinel-3 ESA menangkap A-68a menuju Georgia Selatan dalam serangkaian gambar antara 29 November dan 17 Desember. Tampaknya, dalam beberapa hari terakhir gunung es itu berputar searah jarum jam, menggerakkan salah satu ujungnya ke perairan dangkal. Di wilayah itu, dasar laut hanya sedalam 200 meter, cukup dekat ke permukaan untuk menggesek bagian bawah gunung es.

Saat bergesekan, bagian yang lebih kecil kemungkinan rusak. Ada kekhawatiran bahwa jika A-68a tetap berada di lepas pantai terlalu lama, hal itu dapat menghalangi perairan terdekat tempat penguin yang hidup di pulau tersebut untuk mencari makan. Sebelumnya pada 2004, gunung es lainnya yang disebut A38-B kandas di pulau tersebut dan menewaskan banyak anak anjing laut serta penguin muda.

Baca Juga : Terungkap! Ilmuwan Klaim Penyebab Kematian Firaun

"Jarak sebenarnya yang harus ditempuh hewan untuk menemukan makanan benar-benar penting," kata Geraint Tarling, ahli ekologi dari British Antarctic Society, seperti dikutip dari HiTekno, Rabu (23/12/2020).

Setelah A-68a pecah, gunung es lainnya yang terletak lebih jauh ke selatan di Laut Weddell Antartika, sekarang menjadi yang terbesar di dunia dengan luas 4.000 km persegi. Laporan tersebut melaporkan gunung itu dinamai A-23a. (*)

Baca Juga : Teori Kemusnahan Dinosaurus yang Terbaru Diungkap Ilmuwan

Reporter : Agoes Embun | Editor : Agoes Embun
TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
  • Sabtu, 27 Februari 2021 - 01:47:41 WIB

    Terungkap! Kehidupan di Bumi Ternyata Bisa Bertahan di Mars

    Terungkap! Kehidupan di Bumi Ternyata Bisa Bertahan di Mars NASA kembali menunjukkan penelitian terbarunya yang mengungkapkan kehidupan dari Bumi dapat bertahan sementara di atmosfer mirip Mars. Temuan ini membantu para ilmuwan untuk lebih memahami kemungkinan mengeksploitasi lingkung.
  • Senin, 22 Februari 2021 - 01:14:14 WIB

    Terungkap! Ilmuwan Klaim Penyebab Kematian Firaun

    Terungkap! Ilmuwan Klaim Penyebab Kematian Firaun Ilmuwan dalam penelitian baru mengklaim telah berhasil mengungkap kematian Firaun Mesir Seqenenre Taa II. Salah satu penguasa penting di masanya. Menurut hasil dari penelitian terbaru ini, ilmuwan mengklaim kalau Firaun Mesir.
  • Rabu, 17 Februari 2021 - 22:58:28 WIB

    Teori Kemusnahan Dinosaurus yang Terbaru Diungkap Ilmuwan

    Teori Kemusnahan Dinosaurus yang Terbaru Diungkap Ilmuwan Para ilmuwan sebelumnya telah bersepakat akan teori kemusnahan dinosaurus dengan nama "penabrak Chicxulub". Namun kini muncul teori baru terkait musnahnya makhluk raksasa ini. Teori "penabrak Chicxulub" ini dipercayai dengan .
  • Selasa, 16 Februari 2021 - 11:15:20 WIB

    Dinosaurus Punah Karena Asteroid Tabrak Bumi & Jupiter? Ini Kata Peneliti

    Dinosaurus Punah Karena Asteroid Tabrak Bumi & Jupiter? Ini Kata Peneliti Pelaku baru yang berhasil memusnahkan dinosaurus di Bumi telah ditemukan oleh para peneliti. Menurut peneliti, Amir Siraj, ini seperti mesin permainan pinball dan ada kerja Jupiter di dalamnya..
  • Sabtu, 13 Februari 2021 - 06:39:46 WIB

    Heboh NASA Bilang Matahari Akan Terbit dari Barat, Benarkah?

    Heboh NASA Bilang Matahari Akan Terbit dari Barat, Benarkah? Matahari bisa terbit dari barat. Itu isi sebuah postingan Facebook yang dibagikan belasan ribu kali dan mengklaim bahwa hal itu diumumkan oleh lembaga antariksa NASA. Benarkah demikian?.
Logo Bawah
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing, Jalan Hamka Padang, Sumbar
Email: [email protected]