Ini Daftar 10 Atlet Esports Dunia Berpenghasilan Tertinggi di 2020


Kamis, 24 Desember 2020 - 18:39:55 WIB
Ini Daftar 10 Atlet Esports Dunia Berpenghasilan Tertinggi di 2020 Daftar 10 Atlet Esports Dunia Berpenghasilan Tertinggi di 2020

HARIANHALUAN.COM - Bukan rahasia lagi bahwa atlet esports bisa kaya banget. Inilah 10 atlet esports dengan penghasilan tertinggi di tahun 2020.

Di Indonesia, masih ada anggapan bahwa menjadi pro player bukanlah pekerjaan yang menjanjikan. Di sisi lain, penghasilan pro player dunia bahkan sudah menyentuh angka jutaan dolar.

Baca Juga : Rang Sumando Resmi Kembali ke Semen Padang FC

Sempat disinggung oleh CEO Team RRQ, Andrian Pauline bahwa biaya transfer untuk salah satu pemain Team RRQ, yaitu RRQ Lemon, mungkin bisa mencapai Rp 15 miliar. Di lain tempat, Pak AP juga menyebutkan gaji pro player di Team RRQ bisa mencapai ratusan juta rupiah. Itu belum seberapa karena pro player dunia bahkan bisa menghasilkan pendapatan hingga triliunan rupiah.

Sepanjang 2020, situs Statista mencatat pro player dengan penghasilan tertinggi. Siapa saja mereka, ayo disimak:

Baca Juga : El Real Gagal Menyalip Atletico Madrid

10 Atlet Esports Terkaya 2020:

1. N0tail (Johan Sundstein)

Pemain DotA 2 dari tim OG ini mencatatkan pendapatan sebesar US$ 6,94 juta atau sekitar Rp 97,8 triliun! Jumlah ini didapat dari keseluruhan kariernya di industri esports dengan 123 turnamen tercatat pernah diikutinya. Terlepas dari usianya yang baru menginjak 26 tahun, N0tail bersama tim OG juga pernah memenangkan The International 2 kali berturut-turut pada 2018 dan 2019. Pada 2018, N0tail mencatatkan pendapatan US$ ,.2 juta, sedangkan pada 2019 mencapai US$ 3,1 juta.

2. JerAx (Jesse Vainikka)

Di posisi kedua, atlet esports pemain DotA 2 asal Finlandia, Jesse Vainikka alias JerAx, mencatatkan pendapatan keseluruhan sebesar US$ 6,47 juta atau sekitar Rp 91,3 triliun. Menyentuh pendapatan yang hampir sama dengan rekan setimnya di tim OG, total pendapatan terbesarnya didapatkan dari The International 2018 dan The International 2019. Sayangnya, pada Januari 2020 lalu JerAx memutuskan untuk pensiun dari dunia esports. Meski begitu, dia masih mengelola official store sendiri di situs jerax.gg.

3. ana (Anathan Pham)

Masih dari game DotA2, lagi-lagi pemain tim OG masuk dalam jajaran pro player dengan pendapatan tertinggi di dunia. Baru aktif di esports sejak 2016, ana langsung mendapatkan US$ 3,1 juta dan US$ 2,2 juta dari The International 2018 dan The International 2019, sama seperti rekan satu timnya, N0tail, JerAx, Ceb, dan Topson. Total pendapatannya kini tercatat sebanyak US$ 6 juta. Kerennya lagi, usianya saat ini baru 19 tahun!

4. Ceb (Sebastien Debs)

Posisi keempat juga masih diisi oleh anggota tim OG, yaitu Sebastien Debs alias Ceb. Pemain asal Prancis ini telah mengumpulkan sekitar US$ 5,5 juta dari 58 turnamen sepanjang kariernya di bidang esports, dengan 2 turnamen dengan terbesar adalah The International pada 2018 dan 2019. Saat ini, Ceb masih aktif bermain di OG bersama N0tail dan Topson.

5. Topson (Topias Taavitsainen)

Satu lagi pemain DotA 2 dengan pendapatan terbesar di dunia esports, yaitu Topias Taavitsainen alias Topson. Bermain di tim OG bersama N0tail, Ceb, ana, dan JerAx, Topson sudah mengantongi pendapatan sebesar US$ 5,4 juta dari hadiah turnamen saja. Menginjak usia 22 tahun, Topson telah bermain DotA sejak masih berusia 8 tahun dan mulai aktif sebagai pro player pada 2017. Total ada 26 turnamen yang pernah diikutinya hingga saat ini.

6. KuroKy (Kuro Takhasomi)

Sekarang, beralih ke tim lain, ada KuroKy yang merupakan mantan kapten Team Liquid. Pemain asal Jerman ini telah mengikuti turnamen DotA 2 sejak 2011, dengan karier terlamanya adalah di Team Liquid. Sepanjang kariernya, KuroKy telah menjadi pemain pertama yang memenangkan 1.000 pertandingan dan menjadi pemain yang paling banyak memainkan hero unik dalam pertandingan.

Total pendapatannya kini mencapai US$ 5,1 juta dengan US$ 4,4 juta didapatkan bersama Team Liquid yang memenangkan The International 2017. Kini KuroKy membentuk tim sendiri bernama Team Nigma yang berisi mantan player Team Liquid yang pernah bertanding bersamanya.

7. Miracle- (Amer Barqawi)

Miracle adalah mantan pro player Team Liquid yang saat ini ikut bergabung ke Team Nigma. Bersama Tem Liquid, Miracle- telah mengantongi US$ 4 juta dengan total pendapatan keseluruhan US$ 4,7 juta. Miracle- dikenal memecahkan beberapa rekor dalam pertandingan, di antaranya adalah rata-rata kills per game (KPG) tertinggi di The International 2016 dan The International 2018 serta MMR yang mencapai 10.000.

8. MinD_ContRol (Ivan Ivanov)

Di posisi 8 atlet esports dengan penghasilan terbesar masih ditempati oleh mantan anggota Team Liquid, yaitu Ivan Ivanov alias MinD_ContRol. Penghasilan keseluruhannya mencapai US$ 4,57 juta. Ivan kini bermain di Team Nigma.

9. GH (Maroun Merhej)

Selanjutnya di posisi 9 ada GH alias Maroun Merhej. Pro player asal Lebanon ini juga dari Team Nigma. Dia mengumpulkan duit sampai US$ 4,19 juta. Perlu dicatat, jumlah di atas merupakan penghasilan dari memenangkan turnamen.

10. Matumbaman (Lasse Urpalainen)

Di posisi 10 ada Matumbaman alias Lasse Urpalainen. Matumbaman adalah pemain DotA 2 asal Finlandia dari Team Secret. Dia mendapatkan penghasilan keseluruhan USD 3,75 juta. Penghasilan tambahan dari streaming hingga endorsement yang tentu tidak tercatat di sana. (*)

Editor : Heldi Satria | Sumber : detik.com
Logo Bawah
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing, Jalan Hamka Padang, Sumbar
Email: [email protected]