HRS Angkat Bicara, Terkait Sengketa Lahan PTPN VIII dengan Ponpes Markaz Syariah


Jumat, 25 Desember 2020 - 10:46:41 WIB
HRS Angkat Bicara, Terkait Sengketa Lahan  PTPN VIII  dengan Ponpes  Markaz Syariah Ilustrasi. Net

JAKARTA,HARIANHALUAN.COM-Habib Rizieq Shihab (HRS) angkat bicara tentang sengketa lahan Pondok Pesantren Alam Agrokultural Markaz Syariah dengan PT Perkebunan Nusantara (PTPN) VIII.

HRS menilai pihak PTPN telah menelantarkan lahan puluhan ribu hektare (ha) di Megamendung, Kabupaten Bogor, Jawa Barat selama 30 tahun. Selama ini lahan tersebut digarap oleh masyarakat setempat.

Baca Juga : Kasus Pembunuhan Berencana, Mahasiswa Ini Terancam Hukuman Mati

"Selama 30 tahun tanah ini ditelantarkan, tidak lagi berkebun di sini. Jadi HGU-nya seharusnya batal," tega Rizieq Shihab seperi dilansir Inews.id, Jumat (25/12/2020) mengutip pernyataan HRS melalui akun Youtube FPI, Front TV, Rabu (23/12/2020).

Dia menjelaskan, berdasarkan Undang-Undang (UU) Agraria, jika selama 20 tahun lahan kosong masyarakat yang menggarap lahan itu berhak membuat sertifikat HGU.

Baca Juga : Penyekatan Mudik Berakhir Jumat Malam

Selain itu, kata dia sesuai UU Agraria, sertifikat HGU atas lahan tidak bisa diperpanjang atau akan dibatalkan jika lahan ditelantarkan oleh pemilik HGU atau pemilik HGU tidak menguasai secara fisik lahan tersebut.

"Itu UU, saudara. Tanah ini HGU PTPN, tapi selama 30 tahun PTPN tidak menguasai secara fisik, saudara," katanya.

Menurutnya, hak garap lahan tersebut telah dibeli dari masyarakat setempat sebelum pondok pesantren didirikan dan diketahui RT, RW dan lurah setempat.

"Jadi tanah ini semua ada suratnya. Itu namanya saya membeli over garap," ucapnya.

Diketahui, sengketa lahan Pondok Pesantren Alam Agrokultural Markaz Syariah seluas 31,91 hektare di Desa Kuta, Kecamatan Megamendung, Kabupaten Bogor bermula dari surat bernomor SB/I.1/6131/XII/2020 tertanggal 18 Desember 2020 yang dilayangkan PTPN VIII (Persero).

Surat berperihal somasi pertama dan terakhir ditujukan kepada Pimpinan Pondok Pesantren Alam Agrokultural Markaz Syariah. Surat somasi ditandatangani oleh Direktur PTPN VIII Mohammad Yudayat. Surat ini ditembuskan ke sejumlah pihak. (*)

Editor : Dodi | Sumber : Inews.id
Logo Bawah
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing, Jalan Hamka Padang, Sumbar
Email: [email protected]