Fraksi PKS DPR Desak Malaysia Usut Tuntas Pembuat Parodi Lagu Indonesia Raya


Senin, 28 Desember 2020 - 18:27:43 WIB
Fraksi PKS DPR Desak Malaysia Usut Tuntas Pembuat Parodi Lagu Indonesia Raya Ketua Fraksi PKS DPR Jazuli Juwaini

JAKARTA, HARIANHALUAN.COM - Ketua Fraksi PKS DPR Jazuli Juwaini mengecam parodi lagu kebangsaan Indonesia Raya yang diunggah melalui ymYoutube dan diduga dilakukan oleh warga negara Malaysia. 

Parodi tersebut dinilainya jelas merupakan pelecehan dan penghinaan terhadap simbol negara Indonesia. Oleh karena itu harus disikapi secara serius oleh pemerintah Indonesia dan Malaysia.

Baca Juga : Penyidik Terus Usut Kasus Dugaan Suap Benih Lobster, 4 Saksi Dipanggil KPK

"Pelecehan dan penghinaan ini harus disikapi secara serius oleh pemerintah Indonesia dan Malaysia. Pemerintah RI harus protes keras karena menyangkut marwah dan martabat Indonesia. Di sisi lain, Pemerintan Malaysia harus merespon cepat dan serius permasalahan ini. Jangan sampai menggganggu hubungan bilateral kedua negara yang selam ini terjalin sangat baik sebagai bangsa serumpun," tegas Jazuli melalui keterangan tertulisnya diterima Harianhaluan.com, Senin (28/12/2020).

Anggota Komisi I DPR ini mendapatkan informasi bahwa otoritas Infonesia di Malaysia telah menyerahkan penyelidikan kasus ini kepada pemerintah Malaysia. Karena itu dia dengan tegas meminta agar penyelidikan dilakukan dengan serius dan memastikan pelakunya mendapat hukuman yang setimpal.

Baca Juga : Tanah Bergerak di Purwakarta, 120 Rumah Dilaporkan Rusak

"Kita menunggu hasil investigasi Pemerintah Diraja Malaysia, semoga bisa diusut tuntas. Dan jika terbukti oknum warga negara Malaysia yang melakukannya tentu sudah sewajarnya, selain proses hukum yang tegas, otoritas Malaysia berbesar hati menyampaikan permintaan maaf kepada Indonesia agar suasana kondusif dan persahabatan semakin erat," pungkas Jazuli.

Video yang diunggah dua minggu lalu oleh seorang individu di YouTube "My Asean" ini menampilkan lagu kebangsaan Indonesia dengan lirik yang diubah yang menghina republik, dengan latar bendera Merah Putih dan lambang burung garuda yang diubah dengan kartun ayam. (*)

Baca Juga : Investasi Miras Justru Bebani Ekonomi Rp256 Triliun

Reporter : Sam | Editor : Heldi Satria
TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
Logo Bawah
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing, Jalan Hamka Padang, Sumbar
Email: [email protected]