Tembak Mati Warga, Polisi di AS Ini Dipecat


Selasa, 29 Desember 2020 - 11:35:53 WIB
Tembak Mati Warga, Polisi di AS Ini Dipecat Ilustrasi. Net

JAKARTA,HARIANHALUAN.COM-Akibat kesalahannya menembak mati seorang pria kulit hitam, seorang polisi kulit putih di Columbus, Ohio, Amerika Serikat (AS), dipecat.

Polisi veteran itu dianggap menggunakan kekuatan mematikan tanpa alasan saat berhadapan dengan korban yang tidak bersenjata apapun.

Baca Juga : Covid-19 di India Makin Ganas, 4.000 Orang Tewas per Hari

Seperti dilansir Detik.com dari Reuters, Selasa (29/12/2020), Adam Coy merupakan polisi veteran yang sudah mengabdi 19 tahun pada Kepolisian Columbus.

Pemecatannya dilakukan atas rekomendasi Kepala Kepolisian Columbus, Thomas Quinlan. Quinlan dalam pernyataannya menyimpulkan bahwa pria kulit hitam bernama Andre Maurice Hill (47) merupakan korban dari 'tindakan kekerasan tidak masuk akal' saat dia ditembak mati oleh Coy pada Selasa (22/12) pekan lalu.

Baca Juga : Penasihat Gedung Putih Sebut AS akan Kembali 'Normal' dari Pandemi pada Mei 2022

Penembakan itu terjadi Hill tengah menginap sebagai tamu di sebuah rumah di Columbus, Ohio.

Dia ditembak beberapa kali oleh Coy yang datang ke lokasi setelah mendapat laporan adanya insiden kecil. Kematian Hill di tangan polisi setempat memicu kemarahan publik.

Coy awalnya dinonaktifkan setelah penembakan fatal itu. Pemecatan Coy diumumkan pada Senin (28/12) waktu setempat.

"Tindakan Adam Coy tidak menegakkan sumpah seorang polisi Columbus, atau standar yang kami, dan masyarakat, inginkan dari para polisi," sebut Direktur Keamanan Publik Kota Columbus, Ned Pettus, dalam pernyataan mengumumkan pemecatan Coy.

Keputusan memecat Coy ini menutup sidang disipliner yang digelar tiga hari setelah Quinlan mengumumkan kesimpulan peninjauannya sendiri, yang menyatakan Coy terlibat dalam 'kesalahan kritis' yang seharusnya membuatnya kehilangan pekerjaan. (*)

Editor : Dodi | Sumber : Detik.com
Logo Bawah
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing, Jalan Hamka Padang, Sumbar
Email: [email protected]