Catatan Akhir Tahun (3): RAKYAT TAK MINTA BERLEBIHAN


Rabu, 30 Desember 2020 - 17:58:00 WIB
Catatan Akhir Tahun (3): RAKYAT TAK MINTA BERLEBIHAN Bustami Narda


Oleh: Bustami Narda 

Sebenarnya rakyat dalam kondisi sulit seperti sekarang ini tidaklah meminta yang muluk-muluk atau berlebihan kepada pemerintah. Rakyat tampaknya hanya mengiginkan, agar di tahun 2021 nanti pemerintah menciptakan situasi bangsa yang lebih kondusif dibandingkan tahun 2020, sehingga mereka bisa lebih tenang berusaha untuk penyambung hidup  bagi anak istrinya masing-masing. Selanjutnya  bisa beribadah dengan nyaman,  khusyuk, bisa hidup rukun dan damai dengan sesama saudara sebangsa se tanah air. 

Baca Juga : Hiruk Pikuk Soal Jilbab di SMKN 2 Padang, Meningkatkan Mutu Pendidikan di Saat Pandemi Jauh Lebih Urgen

Artinya, berbagai kejadian yang sangat tidak diinginkan rakyat terjadi di tahun 2021, yang diiringi oleh semakin susahnya kehidupan, semakin sulitnya ekonomi, semakin jauhnya rasa senasib sepenanggungan, semakin renggangnya rasa persatuan dan kesatuan, semakin dan lain sebagainya, tidak terjadi lagi di tahun 2021 nanti. 

Kalau saja ini sudah terpenuhi, rakyat kemungkinan telah puas dengan kinerja Pemerintah. Sebab kita melihat, inilah sekarang antara lain yang sangat dirindukan rakyat negeri ini. 
Kerinduan rakyat terhadap hal ini, tentu bukan tanpa alasan. Bukan pula hanya sekadar kerinduan yang  mengada-ada. 

Baca Juga : Orangtua, Terima Kasih Telah Bantu Kami di Rumah

Betapa pentingnya sebuah kenyamanan, sebuah situasi yang kondusif bagi rakyat dalam berusaha, dalam beraktivitas, sesuai dengan profesi atau pekerjaannya masing-masing. Bayangkan, betapa merisaukannya hidup dalam ketidaktenangan.

Betapa memuakkannya kalau setiap menonton televisi kita selalu disuguhi tontonan berita kegaduhan, penangkapan, debat-debat atau perang mulut penuh emosi, yang pada hakekatnya hanya untuk mengatakan dia yang benar, golongannya yang hebat, partainya yang hebat dan lain sebagainya.

Baca Juga : Kawasan 1000 Rumah Gadang Dilema antara Mimpi dan Kenyataan

Padahal rakyat sangat membutuhkan solusi tentang bagaimana memulihkan ekonomi, bagaimana agar tidak susah lagi membayar kontrak rumah, membayar uang sekolah anak yang tidak bisa terima rapor karena belum lunas. Termasuk mencarikan solusi terhadap anak yang tidak bisa mengikuti pelajaran karena orang tuanya tak mampu beli kuota android untuk belajar online karena terkena PHK bersama jutaan pekerja lainnya. 

Memang harus disadari juga,  tidak mudah mencarikan solusi yang walaupun hanya sekadar buat memenuhi kebutuhan pokok saja, tetapi akan lebih tidak mudah lagi jika fokusnya lebih banyak pada  hal-hal yang di luar ini. 

Baca Juga : Registrasi Perkara Konstitusi

Jadi, sebagai saran, agaknya dalam kondisi serba sulit sekarang ini, khusus di tahun 2021 nanti, kiranya bisalah masalah politik, masalah merebut dan mempertahankan kekuasaan dikesampingkan dulu, agar bisa lebih fokus pada pencapaian terhadap yang dirindukan rakyat tadi. Kalau bekerja selalu dikaitkan dengan tujuan politik praktis sesaat, ketulusan dan keikhlasan akan makin sulit diwujudkan.

Akibatnya, jika tidak ada kelihatan dampak politisnya, seperti untuk penambah suara pada Pemilu dan Pilpres 2024 atau buat Pilkada serentak mendatang, tidak akan dilakukan pekerjaan itu, meskipun sangat diperlukan oleh rakyat. Fenomena seperti inilah yang tidak diinginkan rakyat. 

Ketahuilah, bahwa kalau hidup rakyat sudah tenang, kalau rakyat sudah sejahtera, semua masalah politik akan turut tenang dengan sendirinya. Semoga tahun 2021 jauh lebih baik dari tahun 2020. Amin...!

Editor : Nova Anggraini

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
  • Rabu, 27 Januari 2021 - 12:39:00 WIB

    Hiruk Pikuk Soal Jilbab di SMKN 2 Padang, Meningkatkan Mutu Pendidikan di Saat Pandemi Jauh Lebih Urgen

    Hiruk Pikuk Soal Jilbab di SMKN 2 Padang, Meningkatkan Mutu Pendidikan di Saat Pandemi Jauh Lebih Urgen Hiruk pikuk soal pemakaian jilbab bagi siswi non muslim di SMKN 2 Padang, yang kini menjadi berita viral di berbagai media, baik itu di media online, media cetak maupun media elektronik, seperti televisi lokal dan nasional, t.
  • Rabu, 27 Januari 2021 - 12:15:51 WIB

    Orangtua, Terima Kasih Telah Bantu Kami di Rumah

    Orangtua, Terima Kasih Telah Bantu Kami di Rumah Sejak diberlakukannya PJJ atau pembelajaran jarak jauh selama masa pandemi Covid-19, dunia pendidikan adalah yang paling lama menerima dampak. Orangtua dipaksa menerima kenyataan bahwa anak-anak mereka harus menjalani proses .
  • Kamis, 21 Januari 2021 - 21:41:45 WIB

    Kawasan 1000 Rumah Gadang Dilema antara Mimpi dan Kenyataan

    Kawasan 1000 Rumah Gadang Dilema antara Mimpi dan Kenyataan Sebentar lagi akan selesai pekerjaan revitalisasi 33 Rumah Gadang dan penataan lingkungan beserta pembangunan Menara Pandang berikut Pentas Budaya beserta bangunan los etalase souvenir di Nagari Koto Baru, Kecamatan Sungai Pa.
  • Selasa, 19 Januari 2021 - 16:43:09 WIB

    Registrasi Perkara Konstitusi

    Registrasi Perkara Konstitusi Ada yang bersorak riang. Begitu membaca berita di media tentang Perselisihan Hasil Pemilihan Umum (PHPU) Gubernur dan Wakil Gubernur Sumbar. Seolah-olah Pemohon/Penggugat PHPU sudah menang di Mahkamah Konstitusi (MK). Yang me.
  • Senin, 11 Januari 2021 - 21:54:30 WIB

    Pembiasaan Karakter Pembelajaran Online Masa Pandemi Covid-19

    Pembiasaan Karakter Pembelajaran Online Masa Pandemi Covid-19 Sejak ditetapkannya masa Pandemi akibat serangan ganas Covid-19 maka seluruh aspek aktivitas manusia mengalami perubahan, sebagai dampak dari pemberlakuan Lock Down atau PSBB yang terus berlanjut sampat sekarang. Mulai dari k.
Logo Bawah
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing, Jalan Hamka Padang, Sumbar
Email: [email protected]