Bagaimana Perkembangan Corona di 2021? Begini Ramalan Bill Gates


Jumat, 01 Januari 2021 - 09:15:48 WIB
Bagaimana Perkembangan Corona di 2021? Begini Ramalan Bill Gates Bill Gates

JAKARTA, HARIANHALUAN.COM - Tahun 2021 telah tiba dan situasi pandemi Corona masih runyam. Bagaimana kira-kira perkembangan pandemi di tahun ini? Berikut berbagai ramalan dari Bill Gates yang berkecimpung secara aktif dalam mendukung pengembangan vaksin Corona:

1. Pandemi Corona Memburuk Terlebih Dahulu

Baca Juga : 10 Juta Orang Menjomblo di Rusia, Pemerintah Wajibkan Pria Miliki Dua Istri atau Lebih

Sebelum situasi normal berkat diberikannya vaksin Corona, warga masih harus menghadapi situasi yang buruk. Penderita Corona di AS misalnya, masih terus bertambah, demikian pula dengan angka kematian.

"Dalam 4 atau 5 bulan mendatang sebenarnya akan terlihat cukup suram, kecuali kita sungguh-sungguh menggandakan sikap kita," kata Gates di awal Desember.

Baca Juga : Bill Gates Peringatkan Cuaca di Bumi Bakal Makin Gila

Maksud Bill Gates adalah orang harus tetap patuh pada protokol kesehatan, bahkan lebih memperketat lagi. Termasuk memakai masker, menjaga jarak, rutin cuci tangan atau menggunakan hand sanitizer.

Apalagi AS beranjak ke musim dingin. Berkaca pada penelitian bahwa virus Corona kurang mampu bertahan dalam temperatur tinggi di musim panas saat ini, maka suhu makin rendah berpotensi menambah penderita.

Baca Juga : Satu Orang Tewas Saat Polisi Bubarkan Demonstran di Myanmar

"(Pandemi Corona) di musim gugur akan jadi lebih buruk daripada musim panas," kata sang pendiri Microsoft. "Seluruh angka (penderita Corona) meningkat dan selalu ada peluang besar di saat orang berada di dalam ruangan dan suhu makin dingin, bahwa kita akan melihat lebih banyak penularan,"

2. Vaksin Corona Ampuh Menangkal Pandemi

Baca Juga : WHO Pusing, Ada Ancaman Baru ke Vaksin Covid

Saat ini, beberapa vaksin Corona sudah disetujui setelah terbukti efektif, yaitu buatan Pfizer, Moderna dan terakhir AstraZeneca yang baru lolos regulasi di Inggris. Vaksin lainnya pun bakal menyusul.

Saat berbicara di event DealBook Online Summit yang diadakan oleh The New York Times beberapa waktu lalu, Bill Gates meyakini vaksin dari perusahaan lain juga akan terbukti ampuh.

"Dengan kabar baik dari Pfizer dan Moderna, kami pikir sekarang kemungkinan AstraZeneca, Novavax dan Johnson & Johnson juga akan menunjukkan keampuhan yang kuat," kata Gates.

Gates mengatakan vaksin virus Corona buatan AstraZeneca, Novavax dan Johnson & Johnson lebih mudah untuk diproduksi lebih banyak dengan biaya yang rendah dan tidak memiliki ketentuan temperatur yang sama seperti dua vaksin lainnya.

Menurut Bill Gates ada kemungkinan persediaan vaksin di seluruh dunia pada tahun 2021 akan terbatas, tapi jika vaksin lainnya juga berhasil akan sangat membantu proses manufaktur dan distribusi, terutama di negara berkembang.

3. Pandemi Corona Bisa Tamat di Akhir 2021

Bill Gates meyakini jika pandemi Corona sudah dapat dikendalikan pada akhir tahun 2021. Adapun alasan keyakinannya pandemi Corona selesai di akhir 2021 adalah lantaran vaksin yang sudah cukup efektif telah dapat diproduksi dalam skala besar.

Kemudian cukup banyak populasi dunia yang telah mendapatkan imunisasi. Saat ini, beberapa negara terutama negara maju telah memulai proses vaksinasi para penduduknya.

Untuk memperlambat pandemi Corona dan akhirnya menghentikannya, Gates menyebut tidak perlu melakukan imunisasi pada semua orang. Di Amerika Serikat ia mencontohkan, seandainya 30 sampai 60% populasi diberi vaksin Corona, persentase itu sudah cukup.

Menurutnya sampai vaksin bisa didistribusikan secara luas, saat ini yang terpenting adalah menjaga protokol kesehatan seperti memakai masker atau social distancing.

"Akhir dari pandemi Corona, skenario terbaik mungkin adalah di 2022. Namun selama 2021, angkanya seharusnya bisa kita turunkan, jika kita mengambil pendekatan global," cetusnya.

4. Situasi di 2021 Bisa Cukup Normal

Bill Gates memprediksi kehidupan warga khususnya di Amerika Serikat, akan mulai kembali pulih seperti sebelumnya di musim semi 2021, berarti antara bulan Maret sampai Mei.

Ramalan itu telah beberapa kali ia utarakan. "Pada musim panas mendatang, AS akan mulai kembali ke normal. Dan pada akhir tahun (2021) itu, aktivitas juga akan cukup normal, jika kita juga membantu negara-negara lain," katanya.

Dalam blog terbarunya, Gates juga membahas kita boleh optimis tahun 2021 situasi bisa menjadi lebih baik. Sudah adanya vaksin Corona merupakan kabar yang menggembirakan.

"Pada musim semi 2021, vaksin dan perawatan yang Anda baca di berita akan mulai menjangkau skala yang berdampak secara global," tulisnya.

"Meskipun akan masih ada beberapa pembatasan, misalnya kerumunan besar publik, angka kasus dan kematian akan mulai banyak menurun, setidaknya di negara-negara kaya, dan kehidupan akan jauh lebih mendekati normal daripada sekarang," tambah Bill Gates.(*)

Editor : Nova Anggraini | Sumber : detik.com
TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
  • Ahad, 28 Februari 2021 - 16:31:51 WIB

    10 Juta Orang Menjomblo di Rusia, Pemerintah Wajibkan Pria Miliki Dua Istri atau Lebih

    10 Juta Orang Menjomblo di Rusia, Pemerintah Wajibkan Pria Miliki Dua Istri atau Lebih Bagi Anda kaum Adam yang ingin memiliki istri lebih dari satu, tak ada salahnya mencoba pindah kewarganegaraan ke Rusia. Sebab, di sana populasi yang tidak seimbang antara perempuan dan laki-laki membuat pemerintahnya mengelu.
  • Ahad, 28 Februari 2021 - 16:20:38 WIB

    Bill Gates Peringatkan Cuaca di Bumi Bakal Makin Gila

    Bill Gates Peringatkan Cuaca di Bumi Bakal Makin Gila Belakangan ini seolah tak hentinya Bill Gates melontarkan peringatan tentang bahaya perubahan iklim. Salah satunya terkait kondisi cuaca yang bisa jadi akan semakin ekstrim pada masa-masa mendatang..
  • Ahad, 28 Februari 2021 - 12:46:25 WIB

    Satu Orang Tewas Saat Polisi Bubarkan Demonstran di Myanmar

    Satu Orang Tewas Saat Polisi Bubarkan Demonstran di Myanmar Kepolisian Myanmar kembali melepaskan tembakan untuk membubarkan para demonstran antikudeta yang memadati jalan-jalan di Myanmar pada Minggu (28/2). Seorang pengunjuk rasa dilaporkan tewas tertembak sementara yang lain mengal.
  • Sabtu, 27 Februari 2021 - 11:23:47 WIB

    WHO Pusing, Ada Ancaman Baru ke Vaksin Covid

    WHO Pusing, Ada Ancaman Baru ke Vaksin Covid Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) tengah 'pusing'. Ini terkait pasokan vakin corona (Covid-19) yang adil ke seluruh dunia..
  • Jumat, 26 Februari 2021 - 14:51:11 WIB

    Joe Biden Beri Kepastian Amankan Saudi

    Joe Biden Beri Kepastian Amankan Saudi Presiden Amerika Serikat (AS) Joe Biden melakukan pembicaraan dengan Raja Arab Saudi Salman pada Kamis (25/2). Dalam percakapan perdana sejak Biden resmi menjadi pemimpin negara adidaya itu, ia menekankan komitmen AS untuk me.
Logo Bawah
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing, Jalan Hamka Padang, Sumbar
Email: [email protected]