17 Tahun Kabupaten Dharmasraya, Sutan Riska: Tonggak Awal Menuju Dharmasraya Sejahtera Maju dan Berbudaya


Kamis, 07 Januari 2021 - 06:31:03 WIB
17 Tahun Kabupaten Dharmasraya, Sutan Riska: Tonggak Awal Menuju Dharmasraya Sejahtera Maju dan Berbudaya Bupati Dharmasraya Sutan Riska Tuanku Kerajaan SE, didampingi Ny Dewi Sutan Riska saat melakukan prosesi tabur bunga di makam Pj Bupati Pertama Kabupaten Dharmasraya, Alm Drs. H. Ahmad Munawar, MM, sebagai rangkaian peringatan HUT Kabupaten Dharmasraya ke-17 Tahun, 07 Januari 2003 - 07 Januari 2021

DHARMASRAYA, HARIANHALUAN.COM - Peringatan 17 tahun berdirinya Kabupaten Dharmasraya pada 07 Januari 2021, terasa memiliki nuansa berbeda dari tahun-tahun sebelumnya. Dirayakan di tengah masih merebaknya wabah virus pandemi COVID-19 di seluruh belahan dunia tak terkecuali di Dharmasraya adalah salah satunya. 

Tak hanya itu, angka 17 tahun yang sangat keramat dan penuh makna spiritual bagi bangsa Indonesia tentu menjadi pembeda yang membuat perayaan kali ini terasa istimewa meskipun harus diperingati sederhana. 

Baca Juga : Butuh Dana Rp900 Miliar Beli Pupuk Non Subsidi untuk Petani Sumbar

Nuansa yang menyentuh langi-langit nurani masyarakat Dharmasraya itu tentu juga menghampiri relung kalbu Sutan Riska Tuanku Kerajaan SE, sosok bupati muda yang kembali dipercaya memimpin daerah itu yang merupakan bentuk kecintaan para pemilih hebat di daerah itu untuk lima tahun ke depan.

Sebuah perwujudan cinta dari rakyat terhadap sosok pemimpinnya dengan niat semata-mata ingin menghidupkan kembali babak baru sebagai salah satu pusat peradaban seperti pernah dicapai pada zaman dahulu kala. 

Baca Juga : Awas, Gelombang Tinggi hingga 3 Meter Ancam Laut Sumbar

Bagaimana pandangan dan dedikasi serta cita-cita Kabupaten Dharmasraya ke depan setelah dimekarkan 17 tahun silam? Berikut petikan wawancara harianhaluan.com dengan sosok Bupati muda fenomenal yang sukses membuktikan kinerja baiknya pada periode pertama kepemimpinannya sejak 2015 hingga 2020, Sutan Riska Tuanku Kerajaan SE.

Assalamu'alaikum Tuanku, Apa kabar?

Baca Juga : Daerah Ini juga akan Diguyur Hujan Lebat Disertai Angin Kencang

Waalaikumsalam, Alhamdulillah sehat dan tetap semangat meskipun harus beraktifitas dengan menerapkan standar protokol Adaptasi Kebiasaan Baru bebas COVID-19. 

Alhamdulillah, sebuah tugas, ujian dan tanggung jawab cukup berat bagi setiap pemimpin di belahan dunia manapun saat ini

Baca Juga : Vaksinasi Covid-19 Tahap II di Sumbar Dimulai Besok

Ya Benar.. Tapi bukan berarti kita harus menyerah kalah. Insha Allah dengan kekuatan keikhlasan dan kebersamaan kita semua bisa melewatinya dengan baik. 

Baik Tuanku, sebelum memasuki pertanyaan inti sekaitan dengan perayaan HUT Kabupaten Dharmasraya ke-17 tahun, ada pertanyaan menggelitik yang mungkin juga dirasakan sebagian orang khususnya generasi muda tentang bagaimana rasanya memimpin daerah dengan karakteristik budaya dan kebiasaan masyarakat yang beragam seperti Kabupaten Dharmasraya ini? 

Setiap orang khususnya kaum pria pasti ditakdirkan sebagai pemimpin, yang membedakan hanyalah skala besar kecilnya lingkungan yang dipimpin, fakta inilah yang mendasari tekad saya untuk maju mencalonkan diri sebagai Bupati dengan niat semata-mata ingin memberikan pengabdian terbaik bagi negeri tempat saya lahir dan dibesarkan. 

Kiat lainnya Tuanku? 

Jangan pernah berhenti mencari dan menerapkan keteladanan yang diwariskan oleh putra-putri terbaik yang dimiliki bangsa ini, dan khusus di Dharmasraya salah satu keteladanan itu sudah diperlihatkan oleh sosok Pj Bupati Pertama Kabupaten Dharmasraya, Alm Drs. H. Ahmad Munawar, MM yang sudah berhasil meletakkan tonggak sejarah baru pemerintahan daerah di Dharmasraya. 

Karena, bukanlah tugas yang ringan ketika harus menjalankan sebuah pemerintahan dalam kondisi sarana dan prasarana yang sangat terbatas pada periode awal lahirnya Kabupaten Dharmasraya. 

Kita masuk ke pertanyaan inti Tuanku, dengan umur Kabupaten ini yang sudah memasuki usia 17 tahun tentu memiliki nilai dan arti tersendiri, bagaimana menurut Tuanku tentang hal ini?

Ya.. Yang pasti dan mutlak harus ditanamkan oleh setiap masyarakat adalah keyakinan bahwa usia muda tidak menjadi halangan bagi Dharmasraya untuk tumbuh dan menjelma menjadi kawasan ikonik bagi Provinsi Sumatera Barat. 

Selama empat tahun terakhir, dalam perangkingan kinerja untuk pemerintahan tingkat kabupaten, saat ini Dharmasraya sudah menduduki peringkat pertama untuk kategori daerah dengan kinerja sangat tinggi dan sudah berada pada ranking 10 besar untuk tingkat nasional.

Pencapaian tersebut merupakan hasil kerja keras segenap elemen pemerintahan beserta do'a-do'a dan dukungan tulus dari seluruh masyarakat daerah itu.

Sedikit lebih spesifik Tuanku, kira-kira apa saja pencapaian tersebut? 

Selama kepemimpinan periode pertama saya, ada beberapa tunggakan pekerjaan yang diwariskan dari pemerintahan sebelumnya yang sudah berhasil dituntaskan seperti peningkatan ruas jalan dari Kecamatan Timpeh menuju Ibukota Kabupaten di Pulau Punjung, Jembatan Pulai yang menyatukan tiga kawasan kecamatan zona ekonomi yakni Padang Laweh, Timpeh dan Sitiung. 

Dibidang pendidikan, dalam menjawab semua tantangan ke depan khususnya bagi para generasi muda tak cukup hanya bermodalkan ijazah formal semata, melainkan harus dibekali kemampuan yang mumpuni guna memenangkan persaingan meraih kesempatan bekerja, berkarir dan berusaha. 

Dengan memperhatikan aspek tersebut, sejumlah program dan kebijakan telah dimulai pada masa kepemimpinan periode pertama yang merupakan tonggak untuk membangun peluang dan semangat generasi muda daerah itu demi menjawab tantangan ke depan yang semakin berat. 

Disamping meningkatkan kualitas pendidikan formal, sektor non formal dan informal juga menjadi perhatian saya untuk dikembangkan. 

Salah satunya adalah bagaimana basis keilmuan yang diperoleh itu bisa diterapkan dengan instan tanpa harus menunggu bisa bekerja di tempat lain demi mendapatkan predikat pengalaman kerja semata. 

Kemudian, dibidang kesehatan pondasi dasar peningkatan layanan kesehatan secara paripurna sudah dimulai dengan dituntaskannya pembangunan gedung baru RSUD Sungai Dareh yang saat ini sedang dikebut pembangunannya agar seluruh bagian gedung tersebut termasuk ruang rawat inap sudah bisa dioperasikan.

Sehingga, target untuk memberikan layanan tindakan pada instalasi medis rumah sakit tersebut, bisa dilaksanakan secara penuh tanpa harus merujuk ke rumah sakit lainnya maksimal pada 2023.

Hal itu merupakan rangkaian upaya pemenuhan hak masyarakat oleh pemerintah sebagaimana telah diatur lugas dalam Undang-Undang nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah. 

Terkait hak dasar lainnya yang sering memicu perdebatan publik, menurut Tuanku bagaimana karakteristik pemerintahan yang ingin diwujudkan ke depan? 

Sebenarnya para pendiri bangsa ini sudah mewariskan acuan pasti terkait hal tersebut dan sejauh ini saya bersama segenap unsur pemerintahan dan masyarakat sudah menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari bukan hanya sebagai simbol-simbol belaka melainkan sudah menjadi filosofi kehidupan sehari-hari. 

Menarik sekali, kalau boleh tahu kira-kira warisan seperti apa itu?

Pancasila dan Undang-undang Dasar 1945, jujur saya katakan sebenarnya inilah kunci utama saya untuk merancang program-program pembangunan di Dharmasraya sejak lima tahun terakhir dan untuk lima tahun kedepan. 

Dapat saya contohkan, sila pertama Ketuhanan Yang Maha Esa saya wujudkan dengan membangun semangat ukhuwah Islamiyah melalui sederetan program keagamaan. 

Tak sampai disitu, menggeliatkan pembangunan infrastruktur pada bidang tersebut juga digencarkan seperti pembangunan Masjid Agung Dharmasraya di Gunung Medan, yang diproyeksikan menjadi ikon syi'ar Islam dengan tetap mempertahankan kebutuhan sarana prasarana pendukung masyarakat untuk beribadah sekaligus menjadi pusat kajian Islam dengan kapasitas daya tampung yang besar, yakni sanggup menampung 10 ribu lebih jama'ah. 

Sementara perwujudan sila Kedua, Kemanusiaan yang adil dan beradab, dapat dilihat dari upaya membebaskan masyarakat dari seluruh bentuk keterisolasian baik itu tentang akses jalan, penerangan, hak untuk mengembangkan diri melalui usaha dan pekerjaan atau profesi yang digeluti lengkap dengan dukungan infrastruktur seperti Pembangunan Gardu Induk berkekuatan 20KV di Sungai Rumbai, pembangunan Sentra IKM Logam di Gunung Medan, pembangunan pasar rakyat,  serta pelaksanaan replanting perkebunan sawit seluas 5.063,29 hektare. 

Sementara itu dari sisi pemerintahan, Dharmasraya sudah menjadi kabupaten terbaik di Sumatera Barat dalam penyusunan LPPD semenjak tahun 2017 dan di bidang pengelolaan keuangan daerah, Kabupaten Dharmasraya sejak 2016 telah memperoleh opini wajar tanpa pengecualian (WTP) berturut-turut hingga 2019. 

Bagaimana dengan Sila Ketiga Persatuan Indonesia, kebetulan dilambangkan dengan kepala banteng

Untuk perwujudan sila ketiga itu, berbagai upaya juga telah dilakukan demi memayungi hak sosial kalangan masyarakat adat yang terdiri dari beragam suku dan latar belakang kebudayaan. 

Bahkan demi menjamin hak politik masyarakat adat dari Suku Anak Dalam yang keberadaan penyebarannya sampai ke wilayah Dharmasraya, juga menjadi perhatian pemerintah daerah. 

Disamping memenuhi pelayanan dalam memberikan hak dasar mereka, memberikan kepastian hukum sebagai bagian dari warga negara Indonesia melalui pemberian dokumen kependudukan sudah dipenuhi. 

Dampak positif dari semua itu, dalam kehidupan sosial kemasyarakatan masyarakat Dharmasraya tidak ada lagi terjadi yang namanya perpecahan antar ras dan suku, semua hidup berdampingan secara damai dalam bingkai Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). 

Ada yang menarik bagi saya terkait penerapan sila Keempat, bagaimana pemahaman Tuanku dengan sila dimaksud? 

Menurut saya tidak salah jika menganggap nilai yang terkandung dari sila tersebut sebagai bagian dari landasan pelaksanaan kehidupan berdemokrasi berazaskan musyawarah dan mufakat. 

Namun lebih dalam dari itu, pada kalimat Kerakyatan yang dipimpin oleh Hikmat/Kebijaksanaan merupakan kata kunci yang bisa dijadikan kiat bagi rakyat Indonesia dalam memilih pemimpin. 

Sebagaimana kita ketahui kata Hikmat memiliki makna yang jika diresapi adalah menuju pada sosok pemimpin yang memiliki budi pekerti yang baik serta sanggup berdiri tegak membela kepentingan masyarakatnya dengan tekad yang kuat diiringi sikap serta kualitas mental yang teruji dengan menjadikan nilai-nilai kebijaksanaan sebagai landasan dalam mengambil suatu keputusan. 

Menjadi sosok pemimpin seperti itulah yang menjadi garis perjuangan saya dalam konsep kepemimpinan yang selalu berpihak pada kepentingan masyarakat luas. 

Dan yang tak kalah pentingnya, dengan penerapan nilai-nilai tersebut maka indikator terlaksananya pelaksanaan Pilkada yang berintegritas melalui tangan-tangan masyarakat pemilih yang tidak sudi memperjualbelikan hak suaranya dan mengedepankan kejujuran terhadap nurani saat menentukan pilihan secara perlahan bisa diwujudkan  dan hal itu akan menjadi bukti keberhasilan pembinaan sikap politik masyarakat untuk menggunakan hak pilihnya secara bijak dan benar. 

Jika setiap pemimpin di negeri ini mampu menghayati dan melaksanakannya mulai dari lingkungan terkecil yakni keluarga, maka hampir dipastikan amanat sila Kelima, Keadilan Sosial Bagi Seluruh Rakyat Indonesia bisa terwujud dan Dharmasraya sebagai bagian yang tak terpisahkan dari bangsa Indonesia akan menjadi suatu daerah yang makmur, sejahtera, maju dan berbudaya. 

Itulah tujuan akhir dari semua yang saya sudah dan akan lakukan sebagai bentuk pengabdian tertinggi selaku pemimpin yang diberikan amanah dan kepercayaan oleh masyarakat. 

Terakhir Tuanku, apa yang ingin disampaikan pada peringatan 17 tahun berdirinya Kabupaten Dharmasraya? 

Pada kesempatan ini saya mengucapkan terimakasih kepada seluruh masyarakat Dharmasraya atas segala sumbangsih yang sudah dipersembahkan untuk kemajuan daerah ini sesuai tugas dan peranan masing-masing. 

Mari kita sama-sama meneruskan perjuangan ini dengan cara-cara yang benar dan terhormat, untuk menjadikan Dharmasraya yang bermartabat sebagai pencapaian yang akan diwariskan kepada generasi berikutnya. 

Selamat Ulang Tahun Dharmasraya. Jaga Martabatnya, Nikmati Pembangunannya. (*)

Reporter : Rully Firmansyah | Editor : Rahma Nurjana

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
  • Rabu, 27 Januari 2021 - 19:12:42 WIB

    Butuh Dana Rp900 Miliar Beli Pupuk Non Subsidi untuk Petani Sumbar

    Butuh Dana Rp900 Miliar Beli Pupuk Non Subsidi untuk Petani Sumbar Dinas Tanaman Pangan Hortikultura dan Perkebunan Sumbar menyatakan untuk mencukupi pupuk bagi petani dengan menggunakan pupuk non subsidi membutuhkan dana sebesar Rp900,93 miliar, jika tidak ada penambahan alokasi pupuk bersu.
  • Rabu, 27 Januari 2021 - 18:49:21 WIB

    Awas, Gelombang Tinggi hingga 3 Meter Ancam Laut Sumbar

    Awas, Gelombang Tinggi hingga 3 Meter Ancam Laut Sumbar Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Maritim Teluk Bayur mengeluarkan peringatan dini gelombang tinggi hari ini di Sumatera Barat (Sumbar). Berlaku mulai Rabu (27/1/2021), waspada angin kencang lebih dari 27 kno.
  • Rabu, 27 Januari 2021 - 18:15:03 WIB

    Daerah Ini juga akan Diguyur Hujan Lebat Disertai Angin Kencang

    Daerah Ini juga akan Diguyur Hujan Lebat Disertai Angin Kencang Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Minangkabau Padang Pariaman memperkirakan ada potensi hujan dengan intensitas lebat disertai petir di sejumlah wilayah Sumatera Barat (Sumbar). Masyarakat dimbau tetap waspa.
  • Rabu, 27 Januari 2021 - 18:10:14 WIB

    Vaksinasi Covid-19 Tahap II di Sumbar Dimulai Besok

    Vaksinasi Covid-19 Tahap II di Sumbar Dimulai Besok Penyuntikan vaksin Covid-19 tahap kedua di Sumatera Barat (Sumbar) akan dimulai Kamis (29/1/2021) besok kepada sejumlah pejabat di provinsi itu..
  • Rabu, 27 Januari 2021 - 16:38:24 WIB

    10 Pejabat di Pasaman Divaksin Perdana Jumat Lusa

    10 Pejabat di Pasaman Divaksin Perdana Jumat Lusa Pemerintah Kabupaten Pasaman menjadwalkan pemberian vaksinasi Covid-19 untuk ribuan tenaga kesehatan di daerah itu dimulai pada Jumat (21/1/2021). Demikian dikatakan Plt Kepala Dinas Kesehatan setempat, dr Rahadian Suryanta L.
Logo Bawah
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing, Jalan Hamka Padang, Sumbar
Email: [email protected]