Diet Tidak Makan Nasi atau Karbohidrat, 5 Bahaya Ini Mengintai


Selasa, 12 Januari 2021 - 06:43:30 WIB
Diet Tidak Makan Nasi atau Karbohidrat, 5 Bahaya Ini Mengintai Ilustrasi

JAKARTA, HARIANHALUAN.COM - Belum lama ini ada kabar mengejutkan dari Juwita Bahar. Ia mengalami koma karena diet tanpa nasi atau sumber karbohidrat. Diet yang dilakukan anak penyanyi dangdut Annisa Bahar ini bahayakan kesehatan.

Karbohidrat merupakan nutrisi penting bagi tubuh. Karbohidrat adalah sumber energi dan tenaga agar tubuh beserta organ di dalamnya dapat bekerja maksimal.

Baca Juga : Pria Lajang Lebih Berisiko Terkena Penyakit Mematikan Ini

Terdapat sejumlah bahaya yang dapat muncul jika tubuh tidak cukup atau bahkan sama sekali tidak mengonsumsi karbohidrat, baik dari nasi maupun sumber karbohidrat lain.

"Diet tanpa nasi harusnya aman bila peran nasi bisa digantikan oleh sumber karbohidrat lain," kata Profesor ahli gizi FKUI Saptawati Bardosono, Kamis (8/1).

Baca Juga : Dokter Maxi: Percepatan Vaksinasi Butuh Peran Seluruh Elemen Masyarakat

Berikut bahaya diet tanpa nasi atau karbohidrat seperti dikutip detikcom dari CNN Indonesia (11/1).

1. Kelelahan
Pada tahap awal tubuh bakal mengalami kelelahan karena tak ada sumber tenaga yang masuk ke dalam tubuh. Akibatnya tubuh lemas dan tak sanggup melakukan aktivitas.

Baca Juga : Sumbar 155 Kasus, Jabar dan DKI Terbanyak Penambahan Positif Covid-19 Sabtu Ini

2. Ketosis
Dikutip dari SF Gate, ketosis terjadi saat tubuh kehabisan karbohidrat dan memecah lemak sebagai energi. Gejala ketosis meliputi sakit kepala, mual, sulit berkonsentrasi, dan mengalami bau mulut.

3. Kehilangan berat badan
Saat tubuh tidak mengonsumsi karbohidrat, tubuh akan kehilangan berat badan. Namun, kehilangan berat badan ini bukanlah hal yang baik karena tubuh terus-terus merasa lelah.

Baca Juga : Ini Tips Mencegah Dehidrasi Kulit saat Berpuasa

Organ di dalam tubuh juga tak bisa bekerja maksimal karena kurang pasokan energi. Dalam jangka waktu yang lama berisiko menyebabkan kerusakan organ.

4. Kadar gula darah yang rendah
Karbohidrat diolah menjadi gula oleh tubuh sebagai sumber tenaga. Profesor ahli gizi FKUI Saptawati Bardosono menjelaskan karbohidrat yang tidak terpenuhi dapat menyebabkan kadar gula darah menurun.

5. Koma
Kadar gula darah yang rendah dapat menyebabkan seseorang menjadi koma.

"Biasanya koma karena diet yang ketat dikaitkan dengan kadar gula darah yang turun drastis sehingga sangat rendah dan mengakibatkan koma tersebut," kata Saptawati, Kamis (8/1).

Oleh karena itu hindari diet tanpa nasi atau sumber karbohidrat lainnya. Sebaiknya jalani diet dengan tetap memenuhi kebutuhan nutrisi dan gizi. Tambahkan pula dengan olahraga agar diet semakin maksimal.  (*)

Editor : Rahma Nurjana | Sumber : detik.com
Logo Bawah
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing, Jalan Hamka Padang, Sumbar
Email: [email protected]