Mengerikan! Area Es Terakhir di Artik Diprediksi Menghilang


Rabu, 13 Januari 2021 - 01:31:34 WIB
Mengerikan! Area Es Terakhir di Artik Diprediksi Menghilang Global warming yang terjadi Kutub Utara.

SAINS, HARIANHALUAN.COM - Hamparan es Arktik yang berada di antara Greenland dengan Kepulauan Arktik Kanada yang selama ini disebut sebagai Area Es Terakhir diprediksi bisa lenyap karena pemanasan global dan krisis iklim. Para ilmuwan melalui penelitian terbaru mendapati tingginya potensi untuk tidak bertahan menghadapi krisis iklim hingga menghilang.

Itu adalah bentangan es tertua dan paling tebal di kawasan Arktik. Hingga saat ini, lapisan tersebut berhasil bertahan bahkan pada musim panas terhangat yang pernah tercatat. Sebelumnya, diharapkan es tersebut dapat bertindak sebagai fondasi dari kawasan Arktik yang menyebar untuk membuat Bumi mulai mendingin lagi.

Baca Juga : Terungkap! Kehidupan di Bumi Ternyata Bisa Bertahan di Mars

Namun, menurut analisis baru data satelit yang secara khusus mengamati lengkungan es di sepanjang Selat Nares, kemungkinan Area Es Terakhir tidak dapat bertahan. "Selat Nares dan lengkungannya dapat memainkan peran penting dalam menentukan apakah Area Es Terakhir bertahan melalui puncak pemanasan global atau tidak," tulis para ilmuwan dalam makalah di Nature Communications seperti dikutip dari HiTekno, Rabu (13/1/2021).

Data menunjukkan bahwa durasi pembentukan lengkungan telah menurun selama 20 tahun terakhir, sementara area es dan volume fluks di sepanjang Selat Nares meningkat. Dengan kata lain, lengkungan es Selat Nares menahan Area Es Terakhir menjadi kurang stabil. Ini dapat mencairkan lapisan es tertua tersebut dan membuatnya pecah serta mengambang ke selatan, menuju daerah yang lebih hangat sehingga mempercepat proses pencairan.

Baca Juga : Terungkap! Ilmuwan Klaim Penyebab Kematian Firaun

"Es yang sangat tua inilah yang kami khawatirkan. Harapannya, wilayah ini akan bertahan hingga pertengahan abad ini atau bahkan lebih lama lagi sehingga kita bisa mendinginkan planet ini. Es akan mulai muncul lagi dan daerah ini bisa menjadi semacam benih," ucap Kent Moore, fisikawan dari Universitas Toronto, Kanada.

Hilangnya Area Es Terakhir akan berdampak besar pada ekosistem di sekitarnya, mulai dari beruang kutub hingga ganggang es yang menghasilkan karbon, oksigen, dan nutrisi lain ke lingkungan. Dikhawatirkan es Arktik akan menghilang paling cepat 2035.

Baca Juga : Teori Kemusnahan Dinosaurus yang Terbaru Diungkap Ilmuwan

Para ahli mengatakan, jika ingin menghindari kerusakan lebih lanjut, solusi satu-satunya yang bisa dilakukan adalah mengurangi emisi gas rumah kaca dan mulai menghentikan kenaikan suhu rata-rata di seluruh dunia. (*)

Editor : Agoes Embun | Sumber : HiTekno
TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
  • Sabtu, 27 Februari 2021 - 01:47:41 WIB

    Terungkap! Kehidupan di Bumi Ternyata Bisa Bertahan di Mars

    Terungkap! Kehidupan di Bumi Ternyata Bisa Bertahan di Mars NASA kembali menunjukkan penelitian terbarunya yang mengungkapkan kehidupan dari Bumi dapat bertahan sementara di atmosfer mirip Mars. Temuan ini membantu para ilmuwan untuk lebih memahami kemungkinan mengeksploitasi lingkung.
  • Senin, 22 Februari 2021 - 01:14:14 WIB

    Terungkap! Ilmuwan Klaim Penyebab Kematian Firaun

    Terungkap! Ilmuwan Klaim Penyebab Kematian Firaun Ilmuwan dalam penelitian baru mengklaim telah berhasil mengungkap kematian Firaun Mesir Seqenenre Taa II. Salah satu penguasa penting di masanya. Menurut hasil dari penelitian terbaru ini, ilmuwan mengklaim kalau Firaun Mesir.
  • Rabu, 17 Februari 2021 - 22:58:28 WIB

    Teori Kemusnahan Dinosaurus yang Terbaru Diungkap Ilmuwan

    Teori Kemusnahan Dinosaurus yang Terbaru Diungkap Ilmuwan Para ilmuwan sebelumnya telah bersepakat akan teori kemusnahan dinosaurus dengan nama "penabrak Chicxulub". Namun kini muncul teori baru terkait musnahnya makhluk raksasa ini. Teori "penabrak Chicxulub" ini dipercayai dengan .
  • Selasa, 16 Februari 2021 - 11:15:20 WIB

    Dinosaurus Punah Karena Asteroid Tabrak Bumi & Jupiter? Ini Kata Peneliti

    Dinosaurus Punah Karena Asteroid Tabrak Bumi & Jupiter? Ini Kata Peneliti Pelaku baru yang berhasil memusnahkan dinosaurus di Bumi telah ditemukan oleh para peneliti. Menurut peneliti, Amir Siraj, ini seperti mesin permainan pinball dan ada kerja Jupiter di dalamnya..
  • Sabtu, 13 Februari 2021 - 06:39:46 WIB

    Heboh NASA Bilang Matahari Akan Terbit dari Barat, Benarkah?

    Heboh NASA Bilang Matahari Akan Terbit dari Barat, Benarkah? Matahari bisa terbit dari barat. Itu isi sebuah postingan Facebook yang dibagikan belasan ribu kali dan mengklaim bahwa hal itu diumumkan oleh lembaga antariksa NASA. Benarkah demikian?.
Logo Bawah
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing, Jalan Hamka Padang, Sumbar
Email: [email protected]