Hari Ini, Ada Dua Jenazah Perempuan Korban Sriwijaya Air SJ-182 Teridentifikasi


Rabu, 13 Januari 2021 - 23:30:17 WIB
Hari Ini, Ada Dua Jenazah Perempuan Korban Sriwijaya Air SJ-182 Teridentifikasi Petugas mensterilisasi sejumlah bagian pesawat yang ditemukan. (Kompas.com)

JAKARTA, HARIANHALUAN.COM - Tim Disaster Victim Identification (DVI) RS Polri Kramat Jati Jakarta berhasil mengidentifikasi dua jenazah korban jatuhnya pesawat Sriwijaya Air SJ-182 rute Jakarta-Pontianak. Jenazah yang teridentifikasi atas nama Indah Halimah Putri dan Agus Minarni. Kabid Topol Pusinafis Bareskrim Polri Kombes Sriyanto mengatakan, jenazah Indah bernomor label 0027. Sementara itu, jenazah Agus bernomor label 0027C. 

Indah tinggal di Dusun 4 RT 7, Kelurahan Sungai Pinang 2, Kecamatan Sungai Pinang, Provinsi Sumatera Selatan. Pekerjaan Indah pelajar/mahasiswa dan berstatus belum kawin. “Indah nomor manifes 24. Tempat lahir Sungai Pinang. Tanggal lahir 01-10-1994, jenis kelamin perempuan, agama Islam,” ujar dia saat konferensi pers di Rumah Sakit Polri Kramat Jati, Jakarta Timur, Rabu (13/1/2021) sore. 

Baca Juga : Dicari Segera 5 Ribu Petani Milenial, Diberi Lahan 2 Ribu Meter

Sementara, Agus Minarmi beralamat di Dusun Sukadamai RT 05/RW 02, Kecamatan Mempawah Hilir, Provinsi Kalimantan Barat. Agus bekerja sebagai Pegawai Negeri Sipil (PNS) dan berstatus kawin. “Agus Minarmi, nomor manifes 52. Tempat lahir Mempawah, tanggal lahir 01-08-1973. Jenis kelamin perempuan, agama Islam,” ujar dia. 

Kedua jenazah korban berhasil diidentifikasi lewat sidik jari tangan. Sidik jari dinilai sesuai setelah dicocokkan dengan data Pendudukan, Catatan Sipil (Dukcapil) Kementerian Dalam Negeri. Pesawat Sriwijaya Air SJ 182 hilang kontak di antara Pulau Laki dan Pulau Lancang pada Sabtu sekitar pukul 14.40 WIB atau 4 menit setelah lepas landas dari Bandara Soekarno Hatta, Tangerang. 

Baca Juga : Golkar Soroti Hasil Pemilu 2019 yang Memakan Banyak Korban

Pesawat mengangkut 62 orang yang terdiri dari 12 kru, 40 penumpang dewasa, tujuh anak-anak, dan tiga bayi. Pesawat Sriwijaya Air sempat keluar jalur, yakni menuju arah barat laut pada pukul 14.40. Pihak Air Traffic Controller (ATC) kemudian menanyakan pilot mengenai arah terbang pesawat. Namun, dalam hitungan detik, pesawat dilaporkan hilang kontak. 

Sebelumnya, Tim DVI RS Polri Kramat Jati, Jakarta Timur, telah menerima 136 kantong jenazah korban hingga Rabu. Selain itu, tim DVI RS Polri juga telah menerima sampel DNA dari keluarga korban serta kantong properti. “Tim telah menerima sampel DNA sebanyak 112. Kemudian juga tim telah menerima 136 kantong jenazah, dan juga telah menerima 35 kantong properti,” ujar Kabiro Penmas Mabes Polri, Brigjen Pol Rusdi Hartono, Rabu pagi. 

Baca Juga : Perizinan Kehutanan, Angota Komisi IV DPR: Siti Nurbaya Kebagian Cuci Piring

Tim DVI RS Polri akan mengidentifikasi temuan kantong-kantong jenazah dan properti yang telah diterima. Hingga Rabu pukul 09.00 WIB, tim telah berhasil mengidentifikasi empat penumpang dari temuan-temuan di lapangan. Pada Selasa (12/1/2021), tim DVI Polri berhasil mengidentifikasi tiga korban, yakni atas nama Fadly Satrianto, Khasanah dan Asy Habul Yamin. 

Pada Selasa pukul 16.40 WIB, petugas yang tergabung di KRI Rigel 933 berhasil menemukan perangkat flight data recorder (FDR) yang menjadi satu dari dua perangkat yang terpasang di kotak hitam pesawat. FDR berisi rekaman data penerbangan. Hanya saja, temuan kotak hitam ini tidak lengkap. Masih ada bagian lain yang belum ditemukan, yakni cockpit voice recorder (CVR). (*)

Baca Juga : Proyek Tol Trans Sumatera Terancam Setop, Ini Penjelasan Dirjen Bina Marga

Editor : Agoes Embun

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
Logo Bawah
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing, Jalan Hamka Padang, Sumbar
Email: [email protected]