Traffic Situs Tiket dan Hotel Membaik, Dibarengi Peningkatan Penumpang Transportasi


Kamis, 14 Januari 2021 - 05:05:06 WIB
Traffic Situs Tiket dan Hotel Membaik, Dibarengi Peningkatan Penumpang Transportasi Ilustrasi

PADANG, HARIANHALUAN.COM - Imbas pandemi Virus Corona dirasakan seluruh industri di Indonesia, tak terkecuali industri pariwisata. Merosotnya perjalanan wisata dan anjloknya tingkat penghunian hotel berujung pada gulung tikarnya berbagai usaha terkait pariwisata.

Bisnis-bisnis digital dalam ekosistem pariwisata di Indonesia, seperti yang hendak soroti kali ini, yakni situs penjualan tiket transportasi dan hotel, juga terdampak. Beberapa melakukan pengurangan karyawan, sedangkan lainnya memangkas biaya pemasaran besar-besaran untuk dapat bertahan.

Baca Juga : Penting! PLN Selalu Ingatkan Pelanggan Bayar Listrik Tepat Waktu

Situs e-commerce penjual tiket transportasi dan hotel mengalami penurunan jumlah pengunjung dan penurunan omzet. Namun, meski sempat mencapai titik terendah pada Mei 2020, kunjungan ke situs-situs tersebut perlahan membaik.

Meski tak sepenuhnya berkaitan, perbaikan kunjungan situs-situs ini dibarengi dengan peningkatan jumlah penumpang yang melakukan perjalanan dari sejumlah bandara, pelabuhan utama, serta stasiun kereta.

Baca Juga : Wow, Harga Cabai Rawit Tembus Rp80.000 Per Kg di Pasar Nanggalo Padang

Traffic situs tiket transportasi dan hotel terus membaik meski belum pulih seperti sebelum pandemi

Data traffic di atas menunjukkan kunjungan terhadap situs-situs e-commerce tiket pesawat dan hotel terus mengalami perbaikan. Walau ada penurunan jumlah kunjungan pada bulan September 2020, namun kunjungan situs terlihat membaik pada bulan Oktober 2020. Bulan November 2020 merupakan puncak tertinggi kunjungan sejak  Mei 2020.

Baca Juga : Kopilo Lahir di Bukittinggi, Koperasi Simpan Pinjam Tanpa Riba bagi Pelaku UMKM

Meski mengalami pemulihan dari bulan ke bulan sejak Mei, jumlah kunjungan belum pulih seperti bulan sebelum pandemi hadir di Indonesia. Seperti kita ketahui bersama, pandemi Virus Corona dimulai pada bulan Maret 2020.

Jelang akhir tahun, peningkatan jumlah penumpang penerbangan di Bandara Polonia dan Hasanudin mencapai lebih dari 50 persen

Baca Juga : Peringati HUT ke-72, Garuda Indonesia Tebar Diskon Tiket Pesawat hingga 60%

Meski tak terkait langsung, ternyata peningkatan jumlah penumpang pesawat juga terlihat di sejumlah bandara utama Indonesia. Grafik di atas menunjukkan adanya pemulihan jumlah penumpang penerbangan domestik di beberapa bandara utama di Indonesia yaitu bandara Soekarno-Hatta, Polonia, Juanda, Ngurah Rai, dan Hasanudin. 

Senada dengan penurunan traffic situs penjualan tiket transportasi yang menyentuh titik terendah pada Mei, jumlah penumpang penerbangan domestik pun terlihat paling sedikit pada bulan tersebut, yakni mencapai -98% dari bulan Desember 2019.

Pemulihan perjalanan dengan kereta api belum mencapai 50 persen dari titik terendah

Perbaikan jumlah penumpang secara perlahan pada perjalanan kereta api di Jabodetabek, Non Jabodetabek (JAWA), dan Sumatera. Namun, perbaikannya belum mencapai 50% dibandingkan dari titik terendah di bulan Mei.

Peningkatan jumlah pengguna jasa pelayaran masih lemah

Jumlah penumpang pelayaran di beberapa pelabuhan utama di Indonesia yaitu Pelabuhan Belawan, Tanjung Priok, Tanjung Perak, Balikpapan, dan Makassar, juga memperlihatkan perbaikan. Namun, pemulihannya masih lemah, belum mencapai 50%.(*)

Reporter : Buliza Rahmat | Editor : Merinda Faradianti

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
Logo Bawah
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing, Jalan Hamka Padang, Sumbar
Email: [email protected]