Batam Gempar, Pengusaha Haji Permata Meninggal Diduga Karena Tertembak


Jumat, 15 Januari 2021 - 19:49:58 WIB
Batam Gempar, Pengusaha Haji Permata  Meninggal Diduga Karena Tertembak Haji Pertama saat menjalani sidang di Pengadilan Negeri Karimun, Selasa, 17 Februari 2015. (Dok.Ilham/haluankepri.com)

BATAM, HARIANHALUAN.COM - Haji Permata, seorang pengusaha Haji Permata, seorang pengusaha di Kota Batam, provinsi Kepri, dibarkan meninggal dunia yang diduga karena tertembak di Batam, provinsi Kepri, dibarkan meninggal dunia yang diduga karena tertembak.

Berdasarkan informasi yang dihimpun Haluankepri.com, seperti dilansir Jumat (15/1/2021), pengusaha kontroversial di kalangan Bea Cukai ini diduga tewas terkena 3 luka tembak di bagian dada di Tembilahan, provinsi Riau.  Dia diduga melakukan aktivitas penyelundupan secara ilegal. 

Baca Juga : Dibangun dengan Dana Rp60 Miliar, Dermaga II Telaga Punggur Diresmikan Menhub

Kematian Haji Permata, pengusaha asal Makassar inimenyisakan duka mendalam bagi keluarga, termasuk masyarakat Tanjung Sengkuang, Batu Ampar, Batam. 

Mengenai kronologi hingga pengusaha tersebut tertembak, hingga kini belum ada penjelasan lebih rinci baik dari pihak keluarga maupun aparat.

Baca Juga : Resmi Dilantik, Ansar-Marlin Percepat Pemulihan Ekonomi Kepri

Informasi meninggalnya Haji Permata itu juga beredar luas di grup media sosial di paguyuban Kerukunan Keluarga Sulawesi Selatan (KKSS).

Sejumlah kerabat dan orang dekat Haji Permata mengonfirmasi meninggalnya tokoh Sulsel dan mantan Ketua KKSS Batam tersebut.

Baca Juga : Besok, Ansar Ahmad dan Marlin Agustina Dilantik Jadi Gubernur dan Wagub Kepri

Beberapa kerabat dan pengurus KKSS Kepri dan Batam menyampaikam ucapan duka cita atas meninggalnya Haji Permata itu.

Pantauan Haluankepri.com, di pelabuhan tempat usaha almarhum di Tanjung Sengkuang, ramai didatangi oleh masyarakat untuk menunggu kedatangan jenazah Haji Permata tersebut.

Baca Juga : Pengangkatan Calon Gubernur dan Wagub Kepri Resmi Dimumkan DPRD

“Kabarnya jenazah datang ke Batam sore ini bang, tapi untuk jam pastinya belum tahu juga,” ucap salah seorang warga kepada Haluankepri.com di lokasi pelabuhan tempat usaha almarhum di Tanjung Sengkuang. 

Haji Permata dikenal sebagai pengimpor barang-barang bekas (ballpress) dari Singapura ke Batam. Dia pernah mengalami masa kejayaan menjalani bisnis tersebut pada 2008 silam.

Diduga, dalam menggeluti ‘bisnis’ itu, dia sering main kucing-kucingan dengan aparat Bea Cukai. Puncaknya, dia pernah ditahan di Rutan Kelas IIB Tanjungbalai Karimun selama 5 bulan. Sama dengan vonis yang dijatuhi majelis hakim kepadanya saat sidang putusan di pengadilan Negeri Tanjungbalai Karimun, Jumat, 17 April 2015 sore yang dibacakan Ketua Majelis Hakim, Hotnar Simarmata.

Kala itu, Haji Permata didampingi pengacara kondang, Eggy Sudjana. (*)

Editor : Dodi | Sumber : Haluankepri.com
TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
Logo Bawah
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing, Jalan Hamka Padang, Sumbar
Email: [email protected]