Diduga Cabuli Remaja Lelaki, Arifin Ditangkap di Payakumbuh


Jumat, 15 Januari 2021 - 20:08:06 WIB
Diduga Cabuli Remaja Lelaki, Arifin Ditangkap di Payakumbuh Ilustrasi. Net

PEKANBARU, HARIANHALUAN.COM-Petugas polisi dari Polsek Tenayan Raya, Pekanbaru, provinsi Riau membekuk Arifin alias Ari (47) yang diduga telah mencabuli seorang anak laki-laki inisial RA (15).

Kapolresta Pekanbaru Kombes Pol Nandang Mu’min Wijaya melalui Kapolsek Tenayan Raya AKP Mana para Situmeang, Jumat (15/1/2021), membenarkan Ari diringkus pada Senin (11/1/2021) ) di Payakumbuh, Sumatera Barat.

Baca Juga : Tim Pengacara Bakal Dampingi Tiga Mahasiwa Unilak yang Dipecat

“Pelaku ini mencabuli korban dengan cara ‘spong’ korban, pelaku ini berdalih melakukan pengobatan terhadap korban yang merasa sakit dada,” kata Manapar saat ekspos di Mapolsek Tenayan Raya seperti ;ansir Haluanriau.co.

Terjadinya pencabulan itu, jelas Manapar, berawal dari orang tua korban yang hendak berobat dan tetangga korban menyarankan agar orang tua korban berobat kepada pelaku.

Baca Juga : FKPMR Dorong Percepatan Pembangunan Infrastruktur di Riau

Orang tua korban mengiyakan saran dari tetangga tersebut, lalu tetangga korban itu menelpon pelaku yang saat itu masih di Payakumbuh dan akhirnya datang ke Pekanbaru.

“Kasus ini berawal dari November 2020, saat orang tua korban minta berobat dan disarankan tetangga untuk berobat ke pelaku, dan tetangga itu menelpon dan mendatangkan ke Pekanbaru,” jelas Manapar.

Baca Juga : Jumat, Tiga Kepala Daerah Terpilih Dilantik Gubernur

Usai mengobati orang tua korban, pelaku membujuk orang tua korban agar anaknya itu diobati olehnya. Yang sebelumnya, korban mengeluhkan sakit dada.

“Nanti anakmu saya obati juga ya, dia (korban, red) anak keluhan sakit dada,” ucap Manapar menirukan bujukan yang diucapkan pelaku saat membujuk orang tua korban.

Baca Juga : Riau Kebut Produksi Beras Hingga Capai Taget 331.237 Ton

Di Pekanbaru, saat mengobati korban, pelaku meminta orang tua korban untuk keluar dari rumah dan menunggu diluar rumah.

“Pada saat mengobati, orang tua korban suruh tunggu di luar,” jelasnya.

Pada saat itulah pelaku melakukan pencabulan terhadap korban dengan cara memegang kemaluan korban sampai mengeluarkan sperma.

Tak hanya di Pekanbaru, untuk melancarkan aksinya, pelaku membujuk orang tua korban agar korban dibawa ke Payakumbuh guna proses pengobatan lebih lanjut.

“Di Payakumbuh selama empat hari, disana korban juga mendapat perlakuan yang sama oleh pelaku. Sepulang dari sana, korban menceritakan apa yang dilakukan pelaku terhadapnya,” tukasnya.

Pelaku sendiri mengaku bahwa apa yang dilakukannya itu merupakan treatment refleksi untuk menyembuhkan sakit dada yang dialami korban.  (*)

Editor : Dodi | Sumber : Haluanriau.co
TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
Logo Bawah
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing, Jalan Hamka Padang, Sumbar
Email: [email protected]