Kesehatan Bermasalah, Banyak Pejabat dan Tokoh Gagal Disuntik Vaksin Covid-19


Jumat, 15 Januari 2021 - 23:23:02 WIB
Kesehatan Bermasalah, Banyak Pejabat dan Tokoh Gagal Disuntik Vaksin Covid-19 Ilustrasi. Net

PEKANBARU,HARIANHALUAN.COM-Banyak pejabat dan tokoh masyarakat di Kabupaten Kampar, Kepri  tidak jadi mengikuti vaksinasi Covid-19 karena masalah kesehatan. Namun demikian penyelenggaraan vaksinasi perdana  tetap berjalan lancar.

 Sebelumnya diagendakan sebanyak 15 tokoh masyarakat di Kabupaten Kampar, termasuk Bupati Kampar dilakukan vaksinasi hari ini, Jumat (15/1) di Puskesmas Kuok. Namun seperti dilansir Haluanriau.co,  hanya dua tokoh masyarakat saja dilakukan vaksinasi

Baca Juga : Tim Pengacara Bakal Dampingi Tiga Mahasiwa Unilak yang Dipecat

Adapun tokoh masyarakat yang batal di vaksin hari ini yakni, Bupati Kampar Catur Sugeng Susanto beserta istri, Dandim 0313/KPR Letkol Inf Leo Octavianus Sinaga, Kapolres Kampar AKBP Mohammad Kholid, Kejari Kampar Suhendri, Danyon Mayor Inf M Syafii Nasution.

Kemudian, Sekretaris Daerah Kabupaten Kampar Yusri, Wakil Sekretaris PMI Dr Nurzammi M.Kes, Kasi Promosi Kesehatan Dinas Kesehatan Kampar Ejon Asmanto, Kepala Pelaksana BPBD Kampar Afrudin Amga dan Kepala Kemenag Kampar Alfian tidak dapat di vaksinasi.

Baca Juga : FKPMR Dorong Percepatan Pembangunan Infrastruktur di Riau

Selain itu dari sejumlah tokoh yang dijadwalkan melakukan vaksinasi ada beberapa tokoh masyarakat yang tidak hadir. Seperti Ketua Pengadilan Negeri Bangkinang Riska Widiana, dan Ketua MUI Mawardi Muhammad Saleh tidak tampak hadir dilokasi acara.

Sementara itu, dua tokoh masyarakat yang jadi di vaksin hari ini yakni Ketua IDI Kampar Nur Aisyah, IBI Kampar Satiti Rahayu dan Ketua IDI Nur Aisyah, serta salah seorang tokoh muda sekaligus Ajudan Pribadi Bupati Kampar menerima vaksinasi hari ini.

Baca Juga : Jumat, Tiga Kepala Daerah Terpilih Dilantik Gubernur

Dalam arahannya Bupati Kampar Catur Sugeng mengatakan, pemberian vaksin serentak secara nasional sudah dilaksanakan pada tanggal 13 Januari kemaren yang diadakan di Istana Negara dan diawali oleh Presiden, ini merupakan pertanda bahwa penyuntikan vaksin kepada seluruh masyarakat sudah dimulai.

Namun pada kesempatan itu, Catur mengatakan dirinya gagal menerima vaksin karena tidak memenuhi syarat yang ditentukan oleh petugas medis di karenakan mengalami hipertensi, batuk serta pilek. (*)

Baca Juga : Riau Kebut Produksi Beras Hingga Capai Taget 331.237 Ton

Editor : Dodi | Sumber : Haluanriau.co
TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
Logo Bawah
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing, Jalan Hamka Padang, Sumbar
Email: [email protected]