Hampir 80% Penyebaran Covid-19 di Sumbar Berasal dari Orang Luar


Sabtu, 16 Januari 2021 - 18:52:34 WIB
Hampir 80% Penyebaran Covid-19 di Sumbar Berasal dari Orang Luar Juru bicara Gugus Tugas Covid-19 Sumbar, Jasman Rizal. Ist

PADANG, HARIANHALUAN.COM - Juru Bicara Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Sumbar, Jasman Rizal mengungkapkan, hampir 80% penyebab penyebaran virus Corona atau Covid-19 di provinsi ini berasal dari orang imported case atau dari luar datangnya.

"Apalagi sekarang adanya rapid test antigen, sekarang orang naik transportasi darat lagi. Banyak yang ke Jakarta menggunakan jalur darat, apalagi dengan jalan tol Palembang sudah bagus," kata Jasman dalam diaglog detak Sumbar "Efektifkah Penutupan Objek Wisata" dilansir Harianhaluan.com, Sabtu (16/1/2021).

Baca Juga : Mengenal 8 Kisah yang Berkembang di Solsel Melalui Buku 'Mendulang Cerita Rakyat'

Jasman menyebutkan, kondisi itu lah yang membuat kekhawatiran Pemerintah Provins Sumbar. Jika diperketat di perbatasan tentu akan menciptakan persoalan baru lagi. Tidak mungkin orang yang masuk ke provinsi itu satu per satu diperiksa.

"Di Pergub nomor 41 sudah diatur itu bagaimana penerapan Covid-19 dimasing-masing zonasi tapi itu tidak efektif. Karena setiap libur orang luar masuk terus," ujar Jasman.

Baca Juga : Wabup Sabar AS Ingatkan Warga Manfaatkan Bantuan Baznas dengan Baik

Jasman pun menyebutkan, dengan banyaknya orang luar yang masuk ke Sumbar banyak petugas di perbatasan yang terinfeksi Covid-19. Sebab mereka minim pelindungan diri, karena Alat Pelindungan Diri (APD) yang membutuhkan biaya besar.

"Sebetulnya kuncinya cuma satu bagaimana masing-masing kita taat dengan protokol kesehatan. Itu saja kuncinya, tetapi kenapa kita malas menerapkannya?," tanya Jasman.

Baca Juga : Positif Corona di Sumbar Bertambah 106 Orang, Total 29.380 Kasus

Lebih lanjut, kata Jasman, khusus Sumbar setiap orang yang datang melalui jalur udara wajib swab. Daerah lain masih menggunakan rapid test, Sumbar sudah lebih dulu menerapkan swab test. Setiap hari ada di pesawat yang positif Covid-19. Ini pasti mengerikan.

"Dalam situasi pandemi jangan berpikir normatif lagi. Hari ini kita buka besok bisa jadi tutup. Bisa jadi hari ini kebijakan A, bisa jadi besok B. Jadi ini hal-hal yang biasa dalam pandemi," ulas Jasman. (*)

Baca Juga : Sebanyak 27.665 Orang di Sumbar Dinyatakan Sembuh dari Covid-19

Reporter : Milna Miana | Editor : Milna Miana
TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
Logo Bawah
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing, Jalan Hamka Padang, Sumbar
Email: [email protected]