Waspadai Gejala Kolesterol Tinggi, Kesemutan Hingga Nyeri Dada Kiri


Sabtu, 16 Januari 2021 - 21:47:47 WIB
Waspadai Gejala Kolesterol Tinggi, Kesemutan Hingga Nyeri Dada Kiri Dok Viva.co.id

JAKARTA, HARIANHALUAN.COM – Kadar kolesterol tinggi biasanya tidak menimbulkan gejala apa pun. Tetapi sebenarnya, ada serangkaian gejala fisik tertentu  yang menunjukkan kadar kolesterol tinggi dalam tubuh. Apa saja itu?.

Sangat penting bagi setiap orang untuk memantau kadar kolesterol mereka secara teratur untuk menurunkan risiko penyakit jantung dan penyumbatan di pembuluh darah.

Baca Juga : 4 Maret Hari Obesitas Sedunia, 1 dari 3 Orang Indonesia Mengalami Obesitas

Tak hanya itu, mengenali gejala secara fisik juga bisa menjadi deteksi dini pencegah komplikasi dari kolesterol. Jika Anda mengalami salah satu dari empat gejala fisik ini, ada kemungkinan kadar kolesterol Anda tinggi.

Berikut gejala fisik yang perlu diwaspadai, dikutip dari Viva.co.id melalui laman Express UK, Sabtu (16/1/2021).

Baca Juga : Gejala Awal Penyakit Ginjal pada Anak-anak, Tubuh Sering Sembab

Sakit di Tangan dan Kaki

“Akumulasi kolesterol bisa menyumbat pembuluh darah kaki dan tangan,” kata Rumah Sakit Medicover.

Situs kesehatan tersebut melanjutkan bahwa penumpukan kolesterol ini dapat terjadi terus menerus dan membuat tangan dan kaki sakit. Jadi, jika tangan dan kaki terasa sakit yang tak biasa, segera waspadai kadar kolesterol Anda.

Baca Juga : Untuk Lansia di Indonesia Lho! Vaksinasi Covid-19 Bisa Drive-Thru, Begini Caranya

Sering kesemutan

Masih senada dengan gejala pertama, di mana gangguan aliran darah ke bagian tubuh tertentu membuat tangan dan kaki terasa kesemutan. Sebab, kolestrol secara tak langsung dapat menimbulkan pengaruh pada saraf yang memicu kesemutan.

“Kadar kolesterol yang tinggi dalam darah membuat aliran darah menjadi kental dan mempengaruhi aliran normal darah di saraf dan menyebabkan kesemutan," lanjut situs tersebut.

Baca Juga : Ini Masker yang Disarankan Ahli untuk Tangkal Corona B117

Nyeri Dada di Sisi Kiri

Nyeri dada terutama di sisi kiri menandakan penyumbatan pembuluh darah di sekitar jantung dan bisa menimbulkan rasa sakit. Terkadang, rasa sakitnya bahkan bisa menjalar ke leher.

“Tingginya kadar kolesterol dalam darah bisa menyebabkan nyeri dada dan juga bisa menjadi tanda serangan jantung," tulis laman itu.

Sakit di belakang kepala

Penyumbatan pembuluh darah di daerah sekitar kepala menyebabkan sakit kepala di bagian belakang kepala. Ini terjadi ketika pembuluh darah tersumbat oleh plak kolesterol.

"Jika ini dibiarkan, pembuluh darah bisa pecah dan menyebabkan stroke," tutup situs tersebut.

Pencegahan

Makan lemak jenuh, yang ditemukan dalam produk hewani, dan lemak trans, yang ditemukan di beberapa kue yang dipanggang kerupuk, dapat meningkatkan kadar kolesterol seseorang. Makanan yang tinggi kolesterol, seperti daging merah dan produk olahan susu berlemak, juga akan meningkatkan kolesterol.

Direkomendasikan agar selalu mengonsumsi sayur dan buah sebagai sumber serat. Selain itu, batasi jenis-jenis makanan di atas untuk mencegah kadar kolesterol meninggi. Olahraga juga merupakan kunci dalam membantu menurunkan level dan mengurangi risiko kesehatan yang serius. 

Serta, memonitor kesehatan secara menyeluruh dengan cara praktis seperti Smartwatch Amazfit GTS 2. Jam pintar GTS 2 mini ini dapat melacak detak jantung, saturasi oksigen darah, kualitas tidur, tingkat stres, siklus menstruasi wanita, serta berbagai metrik kesehatan.

Fungsi pemantauan detak jantung yang beroperasi selama 24-jam dengan tingkat akurat tinggi untuk mendukung pemantauan mendalam terkait kesehatan jantung. (*)

Editor : Milna Miana | Sumber : Viva.co.id
TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
Logo Bawah
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing, Jalan Hamka Padang, Sumbar
Email: [email protected]