Begini Jurus Merawat Tanaman Hias yang Berharga Fantastis


Ahad, 17 Januari 2021 - 10:18:40 WIB
Begini Jurus Merawat Tanaman Hias yang Berharga Fantastis Penampakan tanaman yang dibarter rumah. (Foto: detikcom)

GARUT, HARIANHALUAN.COM - Masa pandemi banyak orang yang akhirnya punya hobi baru, mengoleksi tanaman hias. Tanaman hias saat ini menjadi fenomena lantaran ada beberapa jenis yang harganya fantastis. Bahkan, ada beberapa orang yang rela menukar barang berharga demi tanaman-tanaman tersebut.

Beberapa waktu lalu, seorang pecinta tanaman asal Garut bernama Hidmat Syamsudin menukar rumah seharga Rp 500 juta miliknya dengan sejumlah tanaman hias. Sebelum Hidmat, ada seorang pecinta tanaman lain bernama Iqbal Akbar yang melakukan hal serupa. Warga Jawa Timur itu menukar mobil dengan beberapa tanaman hias.

Baca Juga : Kenali 5 Tanda Terlalu Banyak Konsumsi Lemak

Bukan perkara mudah untuk mengurus tanaman-tanaman 'sultan' itu agar tetap bertahan di segala situasi. Ada beberapa hal yang harus dilakukan agar tanaman tetap segar dan berkembang.

seperti dilansir detikcom beberapa waktu lalu di Garut, Hidmat Syamsudin yang juga berbisnis tanaman hias itu sempat mengatakan dia tidak sembarang menjual tanaman hias yang harganya mahal. "Meski ada orang yang mau beli dengan harga tinggi, tapi kalau saya lihat dia tidak bisa ngurusnya, saya enggak akan kasih," kata Hidmat.

Baca Juga : Ini 4 Fakta Buah Alpukat yang Tidak Diketahui Banyak Orang, Apa Saja?

Terkait hal itu, Hanny Hidayati, dosen Agroteknologi Fakultas Pertanian Universitas Garut mengatakan, ada jurus tersendiri untuk merawat tanaman hias agar tetap bertahan. Untuk bisa bertahan di musim hujan dan kemarau, menurut Hanny, tanaman tersebut perlu mendapat perhatian dan penanganan khusus.

"Caranya gunakan media tanam yang lebih mengikat air namun tetap porous (tanah yang mempunyai pori-pori sehingga mampu menyerap air tinggi)," kata Hanny.

Baca Juga : Lagi PDKT Tapi di-Ghosting? Ini Artinya

Dia menjelaskan ada racikan media tanam yang bisa digunakan agar tanaman bisa berkembang dengan baik. Yakni dengan menggunakan sekam, tanah dan pupuk kandang.

"Contohnya seperti pupuk kandang, tanah dan sekam. Perbandingannya 2-2-1," tutur Hanny. (*)

Baca Juga : Wajib Tahu! Ini Dia Jenis-jenis SIM yang Ada di Indonesia

Editor : Rahma Nurjana | Sumber : detik.com
TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
Logo Bawah
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing, Jalan Hamka Padang, Sumbar
Email: [email protected]