Siswa MA Jurusan Agama Tidak Bisa Masuk Politeknik, Ini Tanggapan Kemenag Sumbar


Ahad, 17 Januari 2021 - 10:46:55 WIB
Siswa MA Jurusan Agama Tidak Bisa Masuk Politeknik, Ini Tanggapan Kemenag Sumbar Ilustrasi

PADANG, HARIANHALUAN.COM - Terkait siswa lulusan Madrasah Aliyah (MA) jurusan keagamaan yang tidak bisa masuk dalam Seleksi Nasional Masuk Politeknik Negeri (SNMPN) memunculkan tanggapan dari Kepala Bidang (Kabid) Pendidikan Islam (Pendis) Kementerian Agama (Kemenag) Sumbar, Syamsul Arifin.

"Kita berharap Politeknik ke depannya juga menyediakan program studi keagamaan. Agar anak-anak kita dari Madarasah jurusan keagamaan bisa tertampung di Politeknik," kata Syamsul Arifin kepada Harianahaluan.com, Minggu (17/1/2021).

Baca Juga : Guru dan Pegawai SMPN 1 Luhak Nan Duo Pasaman Barat akan Lakukan Tes Swab

Bagi siswa Madrasah yang jurusan keagamaan, Syamsul Arifin menyarankan untuk mendaftar di Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (PTKIN). Seperti Universitas Islam Negeri (UIN), ataupun mendaftar kuliah di luar negeri.

"Mungkin mereka (jurusan keagamaan) yang berminat kuliah di Politeknik tidak tahu kalau di sana tidak menyediakan sesuai jurusannya. Jadi kita sarankan mereka kuliah di UIN ataupun perguruan tinggi Islam lainnya," saran Syamsul Arifin.

Baca Juga : Mengenal 8 Kisah yang Berkembang di Solsel Melalui Buku 'Mendulang Cerita Rakyat'

Syamsul Arifin pun menjelaskan, di Madrasah ada 4 (empat) jurusan yang disediakan. Yakni, Jurusan Agama, Ilmu Pengetahuan Alam (IPA) dan Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS), dan bahasa.

"Bagi anak-anak kita yang jurusan IPA tentu bisa masuk ke Politeknik. Buktinya banyak kok mereka yang kuliah di kedokteran, karena jurusan IPA ini kan sains," ulas Syamsul Bahri.

Baca Juga : Wabup Sabar AS Ingatkan Warga Manfaatkan Bantuan Baznas dengan Baik

Lebih lanjut, kata Syamsul Arifin, saat ini juga sudah banyak siswa Madrasah yang masuk perguruan tinggi  dengan berbagai seleksi masuk. Sebab Madrasah juga banyak menghasilkan kualitas siswa MA yang memenuhi syarat Perguruan Tinggi Negeri.

"Jurusan kita di Madrasah ada empat, banyak anak-anak kita yang sudah diterima di perguruan tinggi negeri," timpal Syamsul Arifin.

Baca Juga : Positif Corona di Sumbar Bertambah 106 Orang, Total 29.380 Kasus

Maka dari itu, Syamsul Arifin mendorong Politeknik Negeri untuk memberikan kesempatan kepada siswa MA berkuliah di pendidikan Vokasi. Salah satunya dengan membuka program studi agama.

"Kalau ada jurusan agama di Politeknik, mereka kan juga bisa ditampung. Apalagi bagi mereka yang sangat tertarik kuliah di pendidikan Vokasi," imbuh Syamsul Arifin.

Sebelumnya, Ketua Pelaksana Lembaga Tes Masuk Perguruan Tinggi (LTMPT), Budi Widyobroto mengatakan, yang diizinkan mengikuti Seleksi Nasional Masuk Politeknik Negeri (SNMPN) bagi Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (PTKIN) hanya Program Studi (Prodi) umum, untuk yang lulus dari lulusan keagamaan atau Madrasah tidak bisa masuk.

"Artinya yang lulusan jurusan keagamaan tidak diizinkan, kita mohon maaf dan termasuk adik-adik yang berkaitan dengan Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN) jika memilih program studi harus dilihat betul," ujar Budi dalam kegiatan Sosialisasi SNMPTN dan SNMPN Penerimaan Mahasiswa Baru 2021 seperti ditayangkan melalui Youtube Dirjen Jenderal Pendidikan Vokasi, dilansir Harianhaluan.com, Sabtu (16/1/2021). (*)

Reporter : Milna Miana | Editor : Rahma Nurjana
TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
Logo Bawah
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing, Jalan Hamka Padang, Sumbar
Email: [email protected]