Bejat! Kakek AS Perkosa Gadis Desa, Celana Dalam Bermotif Bunga Jadi Bukti


Ahad, 17 Januari 2021 - 14:25:24 WIB
Bejat! Kakek AS Perkosa Gadis Desa, Celana Dalam Bermotif Bunga Jadi Bukti Ilustrasi. Net

PEKANBARU,HARIANHALUAN.COM-Siang itu, kesepian Desa dibuncahkan oleh tragedi seorang gadis berinisial MI yang menjadi korban nafsu buas Kakek bernisial AS berusia 65 tahun.

Berdasarkan laporan orang tua korban dan sejumlah barang bukti termasuk celana dalam warga orange bermotif bunga, akhirnya sang kakek AS dicokok petugas polisi dari Polsek Gaung, Kabupaten Inhil, Riau pada Jumat (15/1/2021).

Baca Juga : Tim Pengacara Bakal Dampingi Tiga Mahasiwa Unilak yang Dipecat

Aksi bejat terhadap korban MI diketahui pada hari Kamis, 14 Januari 2021, sebelum pukul 13.00 WIB di dalam kamar rumah korban.

Dijelaskan Kapolres Inhil AKBP Dian Setyawan, bahwa aksi bejat itu terungkap setelah kakak kandung korban pulang ke rumah di Desa Pungkat, Kecamatan Gaung.

Baca Juga : FKPMR Dorong Percepatan Pembangunan Infrastruktur di Riau

“Kejadian tersebut terungkap setelah kakak korban TS (22) pulang ke rumah untuk mengambil uang milik orang tuanya di kamar. Sampai di kamar, TS melihat MI sedang terduduk dan akan memakai celana dalam,” terang Kapolres, seperti dilansir Haluanriau.co, Minggu (17/1/2021).

Lebih lanjut Kapolres menerangkan, kakak korban, TS kaget dan tak bisa berkata apa-apa setelah melihat di belakang pintu ternyata ada pelaku AS yang sedang bersembunyi.

Baca Juga : Jumat, Tiga Kepala Daerah Terpilih Dilantik Gubernur

“Kakak korban kaget setelah melihat ada pelaku dibalik pintu, dengan santai Pelaku As berkata “aku nak balek” dan langsung ke luar kamar meninggalkan si kakak korban dan korbannya,” tambah Kapolres.

Usai pelaku keluar, TS bertanya kepada MI, “Kau ngape bedue di kamar dengan die.” dan MI tidak menjawab sepatah katapun, hanya bisa berdiam saja.

Baca Juga : Riau Kebut Produksi Beras Hingga Capai Taget 331.237 Ton

Karena belum ada jawaban, TS keluar rumah dan kemudian kembali lagi sekitar pukul 14.00 WIB dengan bertanya hal yang sama kepada korban. “Lalu korban menjawab “die yang mau,” ucap korban.

TS kembali bertanya “Kenape kau mau”, lalu MIn hanya diam saja. Atas kejadian tersebut, setelah orang tua korban pulang ke rumah sekitar pukul 16.00 WIB, TS lalu menceritakan semua kejadian yang dialami oleh korban.

Mengetahui hal itu, orang tua korban melaporkan aksi bejat As kepada Pak RT dan selanjutnya dilaporkan ke Polisi Sektor Gaung.

Setelah menerima laporan, Polsek Gaung langsung melakukan penangkapan terhadap AS tanpa perlawanan. Besok paginya pada Jum’at 15 Januari 2021, pelaku langsung digiring ke Mapolres Inhil untuk dilakukan penyelidikan lebih lanjut.

Saat ini pelaku tindak pemerkosaan paksa telah diamankan di Mapolres Inhil. Kemudian pelaku AS disangkakan telah melanggar pasal 285 atau pasal 289 KUHP, dengan ancaman paling lama 12 belas tahun penjara.

Adapun barang bukti yang juga ikut diamankan yakni berupa Baju Hitam, baju dalam jenis singlet, celana pendek dongker, dan celana dalam wanita bermotif bunga warna berwarna orange. (*)

Editor : Dodi | Sumber : Haluanriau.co
TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
Logo Bawah
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing, Jalan Hamka Padang, Sumbar
Email: [email protected]